← Beranda
MLSC All-Stars 2026: Surabaya Takluk dari Kudus, Incar Podium Ketiga
Juliana ChristySenin, 29 Juni 2026 | 00.36 WIB
Duel pemain All-Stars Surabaya dan All-Stars Kudus pada semifinal MLSC All-Stars 2026. (Istimewa)

JawaPos.com – Langkah All-Stars Surabaya menuju final MilkLife Soccer Challenge (MLSC) All-Stars 2026 harus terhenti di tangan tuan rumah.

Dalam laga semifinal yang berlangsung sengit di Supersoccer Arena, Kudus, Sabtu (27/6), Surabaya kalah tipis 1-2 dari All-Stars Kudus.

Meski gagal melangkah ke partai puncak, tim asuhan Sai Dong tetap menunjukkan perlawanan sengit sepanjang pertandingan.

Bahkan, Surabaya menjadi salah satu tim yang mampu memberikan tekanan berarti kepada Kudus yang tampil dominan sejak fase grup tanpa menelan kekalahan.

Baca Juga: Siap Bertempur di 32 Besar Piala Dunia 2026, Kevin De Bruyne: Turnamen Sebenarnya Baru Dimulai!

Sejak menit awal, Surabaya tampil berani dengan menerapkan pressing ketat di area tengah lapangan.

Strategi garis pertahanan tinggi yang diterapkan juga cukup efektif membatasi kreativitas lini tengah Kudus dalam membangun serangan.

Namun, Kudus berhasil membuka keunggulan lebih dulu pada menit ke-17 melalui Renanthera Aluna Addya Putri. Keunggulan tersebut tak bertahan lama. Surabaya langsung merespons lewat situasi bola mati.

Berawal dari sepak pojok, Agnia Nurul Fadhila Rohman sukses menanduk bola ke gawang Kudus pada menit ke-21. Gol itu membuat skor kembali imbang 1-1 hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, Kudus langsung meningkatkan tempo permainan. Hasilnya, Rara Zenita Fatin memanfaatkan kemelut di depan gawang Surabaya untuk membawa timnya kembali unggul ketika babak kedua belum genap berjalan satu menit.

Baca Juga: Jadwal 32 Besar Piala Dunia 2026: Sajikan Banyak Laga Seru!

Tertinggal lagi, Surabaya mencoba mengubah pendekatan permainan. Tim Kota Pahlawan lebih sering mengirim umpan langsung ke lini depan, namun tetap mengombinasikannya dengan permainan bola pendek dari sisi lapangan.

Sejumlah peluang berhasil diciptakan. Salah satu peluang terbaik datang dari Anindita Nadia Lesmana. Sayangnya, sontekan sang top skor hanya melayang tipis di atas mistar gawang Kudus.

Hingga peluit panjang dibunyikan, Surabaya gagal menemukan gol penyeimbang. Skor 2-1 bertahan untuk kemenangan Kudus sekaligus mengantarkan mereka ke final.

Pelatih All-Stars Surabaya Sai Dong mengakui timnya menghadapi lawan dengan kualitas yang sangat baik. Menurut dia, para pemain sebenarnya telah berjuang maksimal sepanjang pertandingan.

“Kami sudah berusaha. Sayangnya kami seperti kehilangan keberanian untuk bermain build-up ketika mendapatkan tekanan. Itu yang mungkin menjadi salah satu kekurangan tim kami hari ini,” ujarnya.

Baca Juga: Lionel Messi Makin Tak Terkejar! Daftar Top Skor Piala Dunia 2026 Berubah, Erling Haaland dan Kylian Mbappe Tertinggal

Meski gagal mencapai final, Sai Dong tetap mengapresiasi perjuangan para pemainnya.

Bagi dia, MLSC All-Stars bukan sekadar soal hasil akhir, tetapi juga proses pembelajaran bagi pemain muda untuk memahami sepak bola yang sesungguhnya.

“Ketika datang ke MLSC All-Stars ini, kami membawa semangat pembinaan. Harapannya pemain-pemain yang muncul nantinya adalah pemain yang benar-benar mengerti cara bermain sepak bola. Bagi saya ini menjadi kesempatan dan pembelajaran yang sangat berharga untuk mengembangkan karakter mereka ke depan,” katanya.

Kekalahan tersebut membuat Surabaya harus mengalihkan fokus ke perebutan tempat ketiga.

Pada laga terakhir, Minggu (28/6), mereka akan menghadapi All-Stars Yogyakarta yang juga gagal melaju ke final setelah kalah 0-1 dari All-Stars Jakarta.

Baca Juga: Jadwal Lengkap 32 Besar Piala Dunia 2026: Lionel Messi Hadapi Ketangguhan Tembok Tanjung Verde!

EDITOR: Bayu Putra