JawaPos.com - Buriram United diprediksi mengalahkan Borneo FC dengan skor 2-1 pada Matchday 1 Grup A ASEAN Club Championship Shopee Cup 2026/2027 di Chang Arena, Thailand, Rabu (7/10) pukul 19.00 WIB.
Borneo FC menghadapi ujian berat karena Buriram United punya rekor kandang 23 pertandingan tanpa kekalahan.
Buriram United Punya Keunggulan Besar di Kandang
Buriram United lebih diunggulkan karena tampil di Chang Arena yang berkapasitas 32.600 penonton dan belum terkalahkan dalam 23 laga kandang terakhir di semua kompetisi sejak Maret 2026.
Catatan tersebut menjadi salah satu alasan utama Thunder Castle diprediksi mampu mengamankan tiga poin pada laga pembuka.
Buriram United juga datang dengan status penguasa sepak bola Thailand setelah menjuarai Thai League sembilan kali secara beruntun.
Dari sisi nilai pasar skuad, Buriram United berada di kisaran Rp 189 miliar, sedangkan Borneo FC memiliki nilai sekitar Rp 92 miliar.
Produktivitas Buriram United di kandang juga menjadi ancaman serius bagi Borneo FC.
Mereka mencetak rata-rata 2,4 gol per pertandingan kandang musim ini, sedangkan lini depan dipimpin Guilherme Bissoli yang sudah mengoleksi 11 gol dan 4 assist dalam sembilan pertandingan Thai League.
Bissoli menjadi salah satu pemain yang diprediksi paling menentukan jalannya pertandingan.
Striker asal Brasil itu punya kemampuan memanfaatkan ruang di kotak penalti, sementara transisi cepat Buriram United dari belakang ke depan bisa membuat pertahanan Borneo FC kesulitan menjaga jarak antarlini.
Borneo FC Punya Modal, tetapi Thailand Berbeda
Borneo FC sebenarnya tidak datang tanpa bekal positif menuju Thailand.
Pesut Etam sebelumnya bermain imbang 0-0 melawan Johor Darul Ta'zim dalam uji coba tertutup dan kemudian mengalahkan Persija dengan skor 2-1 di kompetisi domestik.
Namun, pertandingan tandang melawan Buriram United diprediksi menghadirkan tantangan berbeda.
Suhu sekitar 34 derajat Celsius dengan kelembapan mencapai 80 persen dapat menguras stamina pemain Borneo FC, terutama ketika pertandingan memasuki babak kedua.
Masalah kebugaran juga menjadi perhatian karena Mariano Peralta disebut baru pulih dari cedera hamstring.
Di sisi lain, Borneo FC hanya mengandalkan empat pemain asing, sementara Buriram United memiliki lima pemain asing dengan pengalaman dan kualitas yang dinilai lebih merata.
Dion Cools dan Goran Causic menjadi nama penting dalam komposisi Buriram United selain Bissoli.
Kedalaman tersebut membuat tuan rumah memiliki lebih banyak opsi ketika pertandingan membutuhkan perubahan ritme, terutama saat Borneo FC mulai kehilangan tenaga.
Menit 60-90 Bisa Jadi Penentu
Faktor stamina menjadi salah satu alasan kuat mengapa skor 2-1 lebih masuk akal dibanding kemenangan telak Buriram United.
Borneo FC kebobolan enam gol dalam lima laga tandang terakhir di kompetisi domestik, dan seluruh gol tersebut terjadi pada periode menit 60 hingga 90.
Situasi tersebut berpotensi menjadi celah yang dimanfaatkan Buriram United.
Mereka sudah mencetak delapan gol pada periode menit 60-90 musim ini, sehingga tekanan pada 30 menit terakhir pertandingan bisa menjadi penentu hasil akhir.
Borneo FC tetap memiliki peluang mencetak gol karena produktivitas mereka saat bermain tandang cukup menjanjikan.
Tim asal Samarinda itu memiliki xG 1,3 per pertandingan tandang musim ini dan selalu mencetak gol dalam tujuh laga terakhir.
Stefano Lilipaly dan Berguinho bisa menjadi sumber ancaman melalui serangan balik maupun bola mati.
Umpan Lilipaly menuju Christophe Nduwarugira juga diprediksi menjadi salah satu skema yang dapat membuka peluang Borneo FC mencetak gol di Chang Arena.
Prediksi Skor Buriram United vs Borneo FC
Buriram United diprediksi menang 2-1 dengan peluang kemenangan mencapai 55 persen, sedangkan kemungkinan pertandingan berakhir imbang berada di angka 25 persen dan peluang Borneo FC menang sebesar 20 persen.
Faktor kandang, rekor 23 laga tanpa kekalahan, kualitas skuad, serta kedalaman pemain membuat tuan rumah tetap berada di posisi favorit.
Peluang hasil imbang bisa meningkat jika Borneo FC memilih pendekatan bertahan dengan formasi 5-4-1 dan mengandalkan serangan balik.
Dengan skenario tersebut, peluang imbang diperkirakan naik menjadi 35 persen, sedangkan penggunaan formasi 4-3-3 secara terbuka dapat membuat peluang hasil imbang turun menjadi 15 persen.
Borneo FC juga punya peluang menang jika mampu mencetak gol cepat pada menit 1-15 dan mematikan pergerakan Bissoli.
Buriram United kemungkinan membuka keunggulan lewat Bissoli sekitar menit ke-35, sementara gol kedua dapat lahir dari penalti atau bola mati pada menit 75-85 ketika stamina Borneo FC mulai menurun.
Jadwal dan Siaran Langsung Buriram United vs Borneo FC
Pertandingan Buriram United vs Borneo FC akan berlangsung di Chang Arena, Buriram, Thailand, pada Rabu (7/10) pukul 19.00 WIB dalam Matchday 1 Grup A ASEAN Club Championship Shopee Cup 2026/2027.
Laga tersebut dijadwalkan disiarkan langsung RCTI secara gratis melalui siaran televisi digital serta live streaming Vision+.
Pertandingan ini juga dipimpin wasit asal Malaysia Muhammad Nazmi Nasaruddin dengan Sivakorn Pu-udom dari Thailand bertugas sebagai VAR.
Dengan seluruh faktor tersebut, Buriram United lebih layak ditempatkan sebagai favorit pada laga pembuka Grup A.
Borneo FC tetap berpeluang memberikan kejutan, tetapi mereka harus menjaga konsentrasi, menghemat stamina, serta memaksimalkan peluang bola mati jika ingin membawa pulang poin dari Chang Arena.
Prediksi skor: Buriram United 2-1 Borneo FC