← Beranda
PSS Sleman Benahi Lini Tengah di Jeda FIFA Match Day, Pieter Huistra Siapkan Formula Baru
Andre Rizal Hanafi• Selasa, 29 September 2026 | 17.19 WIB
Pelatih PSS Sleman Pieter Huistra benahi tim memanfaatkan jeda internasional. (Dok. PSS)

 

JawaPos.com - Tiga pertandingan awal BRI Super League 2026/2027 menjadi bahan evaluasi bagi PSS Sleman.

Pelatih PSS Sleman Pieter Huistra bersama jajaran pelatih memanfaatkan masa jeda kompetisi untuk mengevaluasi penampilan tim.

Struktur permainan, komposisi lini tengah hingga organisasi pertahanan menjadi beberapa bagian yang mendapat perhatian.

Baca Juga: John Herdman Anggap Kartu Merah Thom Haye Sebagai Berkah dalam Kesulitan

Evaluasi tersebut dilakukan agar PSS bisa menemukan formula permainan yang lebih sesuai dengan karakter pemain yang dimiliki.

Salah satu hal yang menjadi perhatian adalah penggunaan pemain bertahan di sektor tengah.

Dalam beberapa pertandingan awal musim, Christophe maupun Cleberson dimainkan di lini tengah.

Baca Juga: Persija Raih 3 Kemenangan Beruntun, Stjepan Loncar Akui Pemain Asing Masih Perlu Adaptasi

Menurut Pieter Huistra, keputusan tersebut diambil untuk memberi keseimbangan tambahan ketika PSS berada dalam situasi bertahan.

“Saat ini kami menempatkan Christophe atau Cleberson di lini tengah untuk membantu tim mendapatkan keseimbangan dalam bertahan. Namun, ketika tim sudah lebih stabil, kemungkinan tidak lagi membutuhkan tambahan pemain bertahan di posisi tersebut,” ujar Pieter.

Pieter menegaskan, penggunaan kedua pemain tersebut bukan menjadi komposisi yang ingin dipertahankan untuk jangka panjang.

Dia berharap lini tengah PSS nantinya kembali diisi pemain yang memiliki karakter natural sebagai gelandang.

Menurut dia, sejumlah opsi sudah tersedia untuk mengisi sektor tersebut.

PSS bisa memasangkan Dion dengan Moussa, Dion bersama Diyar, Moussa dengan Diyar, maupun memberikan kesempatan kepada Arda.

Baca Juga: Progres Apik Sandy Walsh! Kondisi Terbaru Bintang Persib Bandung dan Timnas Indonesia usai Cedera

“Pada akhirnya, kami ingin memainkan para gelandang murni di lini tengah. Komposisinya bisa Dion bersama Moussa, Dion bersama Diyar, Moussa bersama Diyar, atau Arda. Mereka memiliki karakter sebagai gelandang dan itu yang menjadi tujuan kami,” jelas Pieter Huistra.

Kembalinya Fred juga membuat pilihan Pieter Huistra semakin beragam.

Kehadiran pemain tersebut diharapkan bisa memberikan tambahan opsi sekaligus membantu PSS meningkatkan kualitas permainan setelah kompetisi kembali berjalan.

Baca Juga: Persib Bandung Siap Bawa Nama Indonesia di ASEAN Club Championship Shopee Cup

“Tentu saja, jika Fred sudah kembali, kehadirannya juga akan sangat membantu tim,” kata Pieter.

Dengan waktu tiga pekan yang tersedia, PSS Sleman masih memiliki kesempatan untuk mematangkan hasil evaluasi.

Pembenahan lini tengah menjadi salah satu pekerjaan yang diharapkan mampu membuat struktur permainan tim lebih solid pada lanjutan BRI Super League 2026/2027.

Baca Juga: Adhyaksa FC Bekasi Tumbang dari PSMS Medan, Widyantoro Akui Perlu Evaluasi

EDITOR: Latu Ratri Mubyarsah