Pertandingan tersebut tidak dapat terlaksana setelah izin pertandingan tidak dikeluarkan oleh pihak kepolisian setempat. Kondisi ini membuat PSIS Semarang gagal menjalani pertandingan sesuai jadwal meski manajemen, tim pelatih, pemain, hingga suporter telah berada di Yogyakarta.
Setelah keputusan pembatalan disampaikan, General Manager PSIS Semarang Wafa Amry menemui kelompok suporter Panser Biru yang berada di sekitar Stadion Sultan Agung. Ia datang bersama pelatih Widodo Cahyono Putro serta sejumlah pemain, di antaranya Hari Nur Yulianto dan Komang Tri.
Dalam pertemuan tersebut, Amry menjelaskan kronologi hingga pertandingan Persiku Kudus vs PSIS akhirnya batal.
Menurutnya, sempat digelar emergency meeting pada Minggu siang yang melibatkan manajemen tuan rumah, perangkat pertandingan, kepolisian, Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora), serta sejumlah pihak terkait.
"Target kami tidak main-main di hari ini. Kami ingin tiga poin di Stadion Sultan Agung Bantul," ujar Amry seperti dikutip dari video yang diunggah akun Instagram Ketua Panser Biru, @kepareng_wareng.
Amry menegaskan PSIS sebenarnya berada dalam kondisi siap bertanding. Manajemen juga mengklaim telah memenuhi berbagai kewajiban dan regulasi yang diperlukan dalam persiapan pertandingan.
"Kami menyampaikan kepada match commissioner bahwa kami dari PSIS Semarang sangat siap untuk bermain hari ini dengan segala regulasi dan kewajiban yang harus kami lakukan dari H-2 sampai hari pertandingan," katanya.
PSIS Tunggu Keputusan PT LIB
PSIS kemudian menyampaikan keberatan karena merasa dirugikan akibat pembatalan tersebut. Namun, Amry menyebut keputusan mengenai kelanjutan dan status pertandingan akan dikembalikan kepada PT Liga Indonesia Baru (LIB).
Manajemen PSIS memilih menunggu keputusan resmi terkait status laga sebelum memberikan informasi lebih lanjut kepada publik melalui kanal resmi klub.
Baca Juga: Prediksi Skor Singapura vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup: The Lions Terkam Harimau Bengal!
Di hadapan Panser Biru, Amry juga meminta suporter tetap menjaga sikap setelah pertandingan batal digelar. Ia mengajak seluruh pendukung PSIS menghormati keputusan serta regulasi yang berlaku, termasuk keputusan terkait perizinan dari kepolisian setempat.
Setelah agenda di Bantul selesai, skuad PSIS disebut akan menjalani latihan di Yogyakarta sebelum kembali ke Semarang. Amry berharap suporter tetap memberikan dukungan kepada tim sembari menunggu keputusan resmi mengenai pertandingan melawan Persiku.
"Kita kembali ke Semarang, kita jaga marwah nama PSIS dengan baik dan Kota Semarang," ujar Amry.
Dengan batalnya pertandingan tersebut, PSIS masih harus menunggu keputusan pihak terkait mengenai status laga kontra Persiku Kudus.
Keputusan tersebut nantinya menjadi dasar bagi klub untuk menentukan langkah berikutnya di Championship 2026/2027.
Baca Juga: Prediksi Skor Timnas Indonesia vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup: Garuda Tekuk Harimau Malaya