← Beranda
Tiga Laga Belum Sesuai Harapan, PSS Sleman Fokus Berbenah di Jeda FIFA Matchday
Andre Rizal Hanafi• Minggu, 27 September 2026 | 04.19 WIB
Jeda FIFA Matchday selama tiga pekan dimanfaatkan PSS Sleman untuk melakukan evaluasi dan meningkatkan kesiapan tim. (Dok. PSS)

JawaPos.com - PSS Sleman belum mendapatkan hasil maksimal dalam tiga pertandingan awal Super League 2026/2027. Namun, kondisi tersebut tidak membuat tim larut dalam kekecewaan. Jeda FIFA Matchday selama tiga pekan justru dimanfaatkan untuk melakukan evaluasi dan meningkatkan kesiapan tim.

Pelatih Kepala PSS Sleman, Pieter Huistra, memilih langsung mengarahkan pemain kembali ke lapangan setelah pertandingan terakhir. Skuad Super Elang Jawa hanya mendapat waktu istirahat selama dua hari sebelum kembali menjalani latihan.

Baca Juga: PSS Sleman Dapat Waktu Tiga Pekan, Pieter Huistra Siapkan Tim Hadapi PSM Makassar

Pieter mengatakan kondisi tersebut menunjukkan para pemain tetap memiliki motivasi untuk memperbaiki performa. Menurutnya, hasil dari tiga pertandingan awal tidak terlalu memengaruhi kondisi psikologis skuad.

“Mereka tampak tidak terpengaruh. Kami sudah mulai berlatih lebih awal. Sebagian besar tim memiliki waktu libur selama satu pekan, sementara kami memilih hanya dua hari. Jadi, kami sudah kembali berlatih sejak kemarin dan hari ini,” kata Pieter di Lapangan Pakembinangun, Jumat (25/9/2026) sore WIB, dikutip dari laman resmi PSS.

Pelatih asal Belanda tersebut menilai jeda tiga pekan menjadi kesempatan yang cukup penting bagi PSS Sleman. Waktu tersebut akan digunakan untuk meningkatkan kebugaran pemain sekaligus memperkuat pemahaman mengenai gaya permainan yang ingin diterapkan.

Hal ini juga berkaitan dengan kondisi beberapa pemain yang belum menjalani pramusim secara penuh. Pieter berharap tambahan waktu latihan membuat para pemain semakin terbiasa dengan sistem permainan tim.

“Bagi kami, ini penting. Kami memiliki waktu tiga pekan untuk meningkatkan kebugaran pemain dan memastikan mereka yang hanya menjalani pramusim dalam waktu singkat dapat semakin terbiasa dengan cara bermain yang kami inginkan,” ujarnya.

Pieter juga menyadari tiga pertandingan awal bukan perjalanan mudah bagi PSS Sleman. Dua dari tiga laga tersebut dimainkan di kandang lawan. Selain itu, lawan yang dihadapi dinilai memiliki kualitas dan target bersaing di papan atas.

Meski demikian, Pieter tetap melihat sisi positif dari penampilan tim. Ia menilai PSS masih menunjukkan permainan yang bisa dikembangkan untuk menghadapi pertandingan-pertandingan berikutnya.

Baca Juga: Persiba Balikpapan Kalah Tipis dari De Red FC, Sudirman Ungkap Masalah Koordinasi Pemain

“Kepercayaan diri kami tetap tinggi. Kami tahu tim ini memiliki kualitas. Kami juga sudah menghadapi tiga tim yang kuat. Dua pertandingan di antaranya berlangsung tandang. Jadi, secara permainan, kami sebenarnya tidak tampil terlalu buruk,” jelasnya.

Dengan kompetisi yang masih panjang, Pieter memilih menjadikan tiga laga pertama sebagai bagian dari proses. PSS Sleman kini memiliki waktu untuk memperbaiki kondisi fisik, meningkatkan pemahaman taktik, dan menjaga konsistensi permainan.

“Kami masih memiliki banyak kepercayaan diri untuk terus berkembang sepanjang kompetisi dan musim ini. Kami yakin bisa tampil baik bersama tim ini,” pungkas Pieter.

Jeda FIFA Matchday pun menjadi momentum bagi PSS Sleman untuk berbenah sebelum kembali menjalani persaingan BRI Super League 2026/2027.

EDITOR: Hendra