JawaPos.com - Persija U-18 terus mematangkan persiapan jelang bergulirnya kompetisi Elite Pro Academy (EPA) ONE 2026/2027.
Fokus dan konsistensi menjadi perhatian utama pelatih kepala Ramdani Lestaluhu dalam mempersiapkan para pemain muda Macan Kemayoran.
Ramdani meminta seluruh pemain Persija U-18 untuk tidak memandang sebelah mata setiap lawan yang akan dihadapi. Menurutnya, sikap tersebut penting agar para pemain selalu menjaga konsentrasi dan memberikan kemampuan terbaik sejak awal hingga akhir pertandingan.
“Sebenarnya saya selalu tekankan ke semua pemain bahwa jangan pernah menganggap remeh lawan, pikir semua pemain lawan itu berat. Agar semua pemain selalu fokus di setiap pertandingan dan bermain dengan penuh semangat dan kerja keras,” ujar Ramdani.
Pengalaman pada musim sebelumnya turut menjadi bahan evaluasi Persija U-18. Sejumlah aspek seperti intensitas permainan, penerapan taktik, hingga pemahaman pemain terhadap situasi di lapangan terus diperbaiki selama masa persiapan.
Ramdani juga melihat kondisi fisik dan mental para pemain saat ini sudah cukup baik. Ia berharap perkembangan tersebut bisa membantu tim tampil konsisten ketika kompetisi resmi dimulai.
Meski memiliki ambisi untuk meraih hasil positif, Persija Development tidak menjadikan gelar juara sebagai tujuan utama.
Program pembinaan tetap menjadi prioritas untuk menyiapkan pemain agar memiliki kualitas dan kemampuan yang dibutuhkan ketika nantinya mendapat kesempatan memperkuat tim utama maupun Timnas Indonesia.
“Persija Development dari dulu tidak pernah mengedepankan juara sebagai target, melainkan pembinaan untuk ke tim utama atau tim nasional. Jadi penekanan lebih ke bermain maksimal dan bagus di setiap pertandingan,” kata Ramdani.
Memasuki musim baru, Persija U-18 juga memberikan perhatian khusus terhadap aspek taktik. Salah satunya melalui penerapan team intention agar setiap pemain memahami tujuan permainan, baik secara individu maupun sebagai bagian dari tim.
Selain taktik, kondisi fisik menjadi bagian penting dalam program latihan. Para pemain dituntut mampu mempertahankan kualitas permainan hingga menit-menit akhir, termasuk dalam mengambil keputusan dan mengeksekusi peluang.
Dengan persiapan tersebut, Persija U-18 diharapkan mampu menunjukkan perkembangan sepanjang EPA ONE 2026/2027. Bagi Ramdani, setiap pertandingan menjadi bagian dari proses untuk membentuk pemain muda yang lebih siap menghadapi level sepak bola yang lebih tinggi.