← Beranda
Persija U-16 Matangkan Taktik dan Mental Jelang EPA ONE Musim 2026/2027
Andre Rizal Hanafi• Sabtu, 26 September 2026 | 17.00 WIB
Pelatih kepala Persija U-16, Ferdiansyah. (Istimewa)

 

JawaPos.com - Persija U-16 mulai memantapkan persiapan untuk menghadapi Elite Pro Academy (EPA) ONE 2026/2027. Kompetisi tersebut dijadwalkan mulai bergulir pada 3 Oktober 2026.

Pada pertandingan pertama, Persija U-16 akan menghadapi Dewa United. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung di Dewa Training Ground, Bogor.

Pelatih Persija U-16, Ferdiansyah, menyebut persiapan pramusim telah dimanfaatkan untuk membangun kesiapan tim secara menyeluruh. Berbagai aspek permainan, mulai dari menyerang, bertahan, hingga transisi, menjadi materi yang terus diasah.

Ferdiansyah bukan sosok baru dalam pembinaan pemain muda Persija. Musim lalu, ia berhasil meraih penghargaan sebagai Pelatih Terbaik EPA ONE.

Meski demikian, pengalaman tersebut tidak membuat Persija U-16 hanya berorientasi pada hasil pertandingan. Tim pelatih justru meminta para pemain untuk lebih memperhatikan perkembangan dari hari ke hari.

Hal tersebut menjadi penting karena sebagian besar pemain Persija U-16 akan merasakan atmosfer kompetisi resmi tingkat nasional untuk pertama kalinya. Karena itu, kesiapan mental menjadi salah satu perhatian utama selain kondisi fisik.

Ferdiansyah ingin para pemainnya tidak hanya berkembang sebagai pesepak bola, tetapi juga memiliki kebiasaan dan karakter yang baik dalam keseharian.

“Bagi kami di Persija Development, juara itu bukan hanya soal angkat piala, tapi juga mereka yang juara dalam hal melawan rasa malas, rasa ragu, rasa takut, disiplin, lifestyle yang hebat dan anak-anak ini harus mau berusaha menjadi lebih baik dari sebelumnya,” kata Ferdiansyah.

Menurutnya, setiap hasil pertandingan nantinya tetap menjadi bagian dari proses pembelajaran. Kemenangan, hasil imbang, maupun kekalahan diharapkan bisa menjadi pengalaman bagi para pemain untuk terus berkembang.

“ Kemenangan, hasil imbang, maupun kekalahan dipandang sebagai bagian dari proses belajar yang berharga, dengan target utama melaju ke babak akhir demi memastikan para pemain mendapatkan jumlah pertandingan serta menit bermain yang ideal,” ujarnya.

Target menembus fase akhir EPA ONE 2026/2027 pun menjadi bagian dari rencana Persija U-16.

Dengan semakin banyak pertandingan yang dijalani, pemain diharapkan memperoleh pengalaman kompetitif sekaligus kesempatan untuk meningkatkan kemampuan.

Bagi Persija Development, kompetisi usia muda bukan sekadar tempat mengejar trofi. Proses pembentukan pemain tetap menjadi prioritas agar mereka memiliki bekal yang cukup untuk melangkah ke level berikutnya.

EDITOR: Banu Adikara