← Beranda
28 Pemain Baru Jadi Tantangan Borneo FC, Mauro Jeronimo Bicara Pentingnya Chemistry Tim
Andre Rizal Hanafi• Jumat, 25 September 2026 | 14.09 WIB
Pelatih Borneo FC Mauro Jeronimo. (Istimewa)

 

JawaPos.com - Borneo FC Samarinda menghadapi tantangan tersendiri pada awal kompetisi Super League 2026/2027.

Pelatih kepala Mauro Jeronimo menyebut proses membangun chemistry menjadi salah satu pekerjaan penting yang harus dijalani Pesut Etam musim ini.

Hal tersebut tidak terlepas dari perubahan besar dalam komposisi skuad. Borneo FC memiliki 28 pemain baru yang harus disatukan dalam satu tim. Mauro memahami kondisi tersebut membuat performa tim pada awal musim masih bisa mengalami naik turun.

Menurut pelatih asal Portugal itu, chemistry antarpemain tidak mungkin terbentuk dalam waktu singkat. Para pemain membutuhkan kesempatan untuk saling mengenal, memahami karakter, serta mengetahui kelebihan dan kekurangan rekan setimnya.

Baca Juga: Prediksi Skor Hungaria vs Ukraina di Liga Nations UEFA: Magyarok Jungkalkan Tim Tamu di Puskás Aréna

“Kita berbicara tentang chemistry tim. Kami memiliki 28 pemain baru. Jadi kita mengerti untuk awal musim, itu akan naik turun. Kita harus realistis, tetap membumi, dan bekerja keras. Chemistry antara manusia, tidak terjadi dalam semalam,” ujar Mauro Jeronimo.

Mauro kemudian menggambarkan proses tersebut seperti hubungan personal. Menurutnya, seseorang membutuhkan waktu untuk mengenal orang lain sebelum akhirnya bisa memahami karakter dan kebiasaan masing-masing.

“Sama halnya ketika kamu punya pacar, kamu pergi ke bioskop, kamu pergi makan malam, kamu pergi ke tim sepak bola sama persis. Para pemain yang latihan setiap hari, mereka harus saling mengenal, mereka harus memahami kelemahan dan kekuatan mereka,” katanya.

Baca Juga: Timnas Indonesia Diprediksi Naik ke Peringkat 116 FIFA jika Menang Lawan Singapura

Meski membutuhkan waktu, Mauro menegaskan Borneo FC tetap memiliki tuntutan untuk meraih hasil positif. Baginya, proses membangun tim tidak bisa dijadikan alasan untuk mengabaikan target kemenangan.

“Kita harus terhubung, kita harus menang. Inilah kenyataan sepak bola. Kami tidak punya waktu untuk mengembangkan tim dan tidak menang. Karena jika kita tidak menang, maka tidak akan ada pertumbuhan,” tegasnya.

Mauro ingin proses perkembangan Borneo FC berjalan secara bertahap. Evaluasi terhadap performa tim akan terus dilakukan sembari para pemain semakin memahami sistem permainan yang diterapkan.

Ia juga berharap seluruh anggota tim tetap bekerja keras dan menjaga kerendahan hati sepanjang kompetisi. Dengan begitu, chemistry yang dibangun secara perlahan bisa membuat Borneo FC semakin solid.

“Semoga saja, seiring berjalannya waktu, dengan banyak kerja keras, dengan kerendahan hati semua orang, kami akan mengembangkan tim dan menjadi lebih baik,” tutup Mauro.

EDITOR: Banu Adikara