← Beranda
Kendal Tornado FC Tak Gentar Main Tanpa Penonton Lawan Barito Putera
Andre Rizal Hanafi• Jumat, 25 September 2026 | 06.00 WIB
Kendal Tornado FC menghadapi Barito Putera tanpa penonton di laga perdana Pegadaian Championship 2026/2027. Stefan Keeltjes tak mempermasalahkannya. (Dok. KTFC)

JawaPos.com - Kendal Tornado FC tidak mempermasalahkan kondisi tanpa penonton saat menjamu Barito Putera pada laga perdana Pegadaian Championship 2026/2027. Kedua tim dijadwalkan bertemu di Stadion Sriwedari, Solo, Sabtu (26/9/2026).

Pertandingan tersebut dipastikan berlangsung tanpa kehadiran suporter di tribun karena Stadion Sriwedari berada di kawasan cagar budaya. Pelaksanaan pertandingan pun harus mengikuti ketentuan yang berlaku di lokasi tersebut.

Bagi Kendal Tornado FC, bermain tanpa dukungan langsung suporter bukan situasi baru. Pelatih Stefan Keeltjes mengaku timnya pernah menghadapi kondisi serupa pada musim lalu.

Pengalaman tersebut membuat Stefan tidak melihat absennya penonton sebagai persoalan besar. Menurutnya, para pemain sudah memahami cara menjaga fokus meski atmosfer pertandingan berbeda.

"Kalau tanpa penonton, menurut saya tidak terlalu masalah. Musim lalu kami juga sudah pernah bermain dalam situasi seperti ini, jadi saya sudah cukup terbiasa," beber Stefan, Kamis (24/9/2026), dilansir Media Centre Kendal Tornado.

Meski atmosfer pertandingan tidak sama ketika tribun dipenuhi suporter, Stefan meminta anak asuhnya tetap berkonsentrasi pada permainan.

Menurutnya, hal terpenting adalah para pemain mampu menjalankan strategi yang sudah dipersiapkan dan tidak menjadikan kondisi pertandingan sebagai alasan kehilangan fokus.

"Kami tetap harus fokus ke pertandingan. Yang penting bagaimana kami menjalankan strategi dan memberikan yang terbaik di lapangan," ujarnya.

Waspadai Permainan Barito Putera

Di sisi lain, Stefan menyadari pertandingan pertama musim ini bukan perkara mudah. Barito Putera dinilai memiliki sejumlah pemain berpengalaman yang bisa memberikan ancaman bagi pertahanan Kendal Tornado FC.

Stefan juga melihat karakter permainan Barito Putera masih memiliki kemiripan dengan musim sebelumnya. Di bawah arahan Hendri Susilo, Laskar Antasari disebut mengandalkan pertahanan yang rapat sebelum mencari peluang melalui serangan balik.

"Saya pikir Barito tetap diisi dengan muka-muka lama, terus dengan gaya main yang sama. Memang adanya Coach Hendri Susilo, mereka lebih mengedepankan compact defense lalu melakukan counter attack," jelasnya.

Beberapa pemain Barito Putera juga menjadi perhatian Stefan. Renan Alves dan Bayu Pradana termasuk nama yang dinilai mampu memberikan perbedaan dalam pertandingan.

Karena itu, Kendal Tornado FC tidak hanya dituntut tampil disiplin, tetapi juga harus mampu mengantisipasi pergerakan pemain-pemain berpengalaman Barito Putera.

"Tapi saya lihat di sana ada pemain-pemain yang biasa menjadi pembeda di pertandingan seperti Renan Alves, dia punya Bayu Pradana. Itu juga yang buat kami bahwa itu masih berbahaya sama seperti musim-musim sebelumnya," tuturnya.

EDITOR: Hendra