← Beranda
Stadion Kanjuruhan Segera Dikelola Arema FC, Ini Konsep Pengembangan yang Telah Disiapkan Klub
Andre Rizal Hanafi• Selasa, 22 September 2026 | 13.18 WIB
Stadion Kanjuruhan siap jadi kandang Arema FC di Super League 2026/27. (Istimewa)

 

JawaPos.com - Arema FC kembali membahas rencana pengelolaan Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, Kabupaten Malang. 

Manajemen klub meninjau langsung kawasan stadion bersama Bupati Malang, H.M. Sanusi, pada Sabtu (19/9). Pertemuan tersebut menjadi bagian dari proses pembahasan yang semakin mendalam terkait masa depan stadion.

CEO Arema FC Iwan Budianto hadir bersama General Manager Yusrinal Fitriandi serta CMOC sekaligus Ketua Panpel Arema FC, Bram Hady Sulton. 

Baca Juga: Samuel Otusanya Debut Bersama Arema FC, Dapat Sambutan 4.000 Aremania

Rombongan melihat sejumlah fasilitas di kawasan Kanjuruhan, mulai dari bangunan utama stadion hingga sarana olahraga dan area pendukung lainnya.

Peninjauan juga mencakup Monumen dan Museum Tragedi Kanjuruhan di kawasan Gate 13.

Keberadaan fasilitas tersebut menjadi bagian penting dalam pembahasan pengembangan kawasan yang tetap memperhatikan nilai sejarah dan kemanusiaan.

Selain stadion, Arema FC melihat potensi berbagai fasilitas olahraga di kompleks Kanjuruhan. Di antaranya lintasan atletik, gedung olahraga, lapangan voli, arena skateboard, dinding panjat tebing, lapangan bulu tangkis outdoor, serta kolam renang indoor dan outdoor.

Baca Juga: PSS Sleman Kena Prank, Hanif Sjahbandi Justru Berlabuh di Arema FC

Manajemen Arema FC ingin pengelolaan kawasan tidak hanya berfokus pada pertandingan sepak bola.

Jika hak pengelolaan terealisasi, klub berencana mengembangkan berbagai aktivitas olahraga, event, kegiatan masyarakat, hingga sport tourism dan sport science.

Konsep yang disiapkan mengusung gagasan legacy safety. Melalui pendekatan ini, Kanjuruhan diharapkan dapat berkembang menjadi kawasan olahraga yang modern, aman, dan nyaman bagi masyarakat maupun wisatawan. Penataan fasilitas juga diarahkan agar tetap menghormati sejarah stadion.

Iwan Budianto sebelumnya menyebut pengelolaan stadion dapat memberikan manfaat lebih luas apabila dijalankan secara profesional.

Menurutnya, kawasan Kanjuruhan berpotensi menjadi pusat kegiatan olahraga sekaligus ruang ekonomi yang dapat dimanfaatkan untuk berbagai event, termasuk konser musik.

Baca Juga: Cetak Gol Penalti, Careca Tetap Kecewa Arema FC Gagal Menang atas Persik Kediri

Dalam rencana tersebut, Arema FC juga menyiapkan pengembangan pusat sport science.

Fasilitas yang digagas mencakup laboratorium tes fisik, ruang analisis biomekanika, gym performa, serta fasilitas pemulihan atlet seperti ice bath, sauna, dan hidroterapi.

Pusat tersebut nantinya dapat mendukung kebutuhan tim utama dan akademi Arema FC. Selain itu, terdapat peluang layanan bagi atlet daerah, klub amatir, masyarakat umum, serta kerja sama riset dengan perguruan tinggi.

General Manager Arema FC Yusrinal Fitriandi menegaskan bahwa pembahasan bersama Bupati Malang terus diperdalam.

Baca Juga: Marcos Reina Full Senyum, Persik Kediri Curi Poin dari Arema FC di Kanjuruhan

Menurutnya, pengelolaan stadion harus mempertimbangkan operasional, pemeliharaan fasilitas, penggunaan kawasan, dan manfaat ekonomi bagi masyarakat.

“Harapannya tentu stadion ini bisa menjadi fasilitas yang terus terawat, memiliki aktivitas yang berkelanjutan dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat Kabupaten Malang,” ujar Yusrinal.

Hingga kini, proses menuju pengelolaan Stadion Kanjuruhan oleh Arema FC masih dalam tahap pembahasan.

Namun, peninjauan langsung tersebut menunjukkan adanya upaya untuk menyiapkan konsep pengelolaan yang mencakup olahraga, keselamatan, kegiatan masyarakat, dan pengembangan ekonomi kawasan.

EDITOR: Banu Adikara