← Beranda
PSBS Biak Tak Berdaya di Markas Deltras FC, Miskardi Tetap Apresiasi Pemain
Andre Rizal Hanafi• Selasa, 15 September 2026 | 06.15 WIB
PSBS Biak dihajar Deltras FC dengan skor telak 0-5 di Pegadaian Championship 2026/27. (Istimewa)

 

JawaPos.com - PSBS Biak harus mengawali kiprahnya di Pegadaian Championship 2026/27 dengan hasil kurang memuaskan.

Badai Pasifik dihajar Deltras FC dengan skor telak 0-5 pada laga pekan pertama yang berlangsung di Stadion Sriwedari Solo, Minggu (13/9) malam.

Kekalahan tersebut cukup bisa dipahami mengingat PSBS turun dengan mayoritas pemain jebolan Elite Pro Academy (EPA).

Baca Juga: Persipura Tak Mau Larut dalam Kekalahan, Evaluasi Jadi Bekal Saat Hadapi Kendal Tornado FC

Selain masih berusia muda, tim besutan Miskardi Hamin juga menghadapi sejumlah kendala sebelum pertandingan.

Salah satunya adalah absennya beberapa pemain yang sebelumnya diproyeksikan tampil.

Bahkan, PSBS baru mendapat informasi bahwa salah satu center back harus menjalani hukuman akumulasi kartu kuning dari kompetisi EPA musim sebelumnya.

Baca Juga: Menang Tipis atas Persiraja, Nil Maizar Ingatkan Semen Padang FC Belum Boleh Berpuas Diri

"Beberapa hari jelang pertandingan, kami dapat informasi center back dapat sanksi akumulasi kartu kuning. Itu kartu kuning saat masih bertanding di EPA (musim lalu)," kata Miskardi.

Tidak hanya itu, total ada lima pemain yang tidak bisa diturunkan karena berbagai alasan, termasuk cedera.

Kondisi tersebut membuat pilihan pemain PSBS menjadi semakin terbatas saat menghadapi Deltras FC yang memiliki skuad lebih matang.

Perbedaan pengalaman kedua tim terlihat sejak babak pertama.

Deltras FC mampu mencetak tiga gol hanya dalam waktu kurang dari 45 menit.

Aulia Rahman Arif membuka keunggulan Deltras pada menit ke-31.

Baca Juga: Persela Amankan Tiga Poin atas Persis, Bima Sakti Soroti Dua Masalah Jelang Lawan Persiba

Dua menit berselang, giliran Wigi Pratama yang mencatatkan namanya di papan skor.

Aulia kemudian kembali mencetak gol pada menit ke-45 untuk membawa Deltras unggul 3-0 saat turun minum.

PSBS mencoba melakukan perubahan pada babak kedua dengan memasukkan pemain yang lebih bugar.

Baca Juga: Tim Bulu Tangkis Indonesia Gelar Latihan Perdana di Tokyo Jelang Asian Games 2026

Namun, upaya tersebut belum mampu menghentikan tekanan Deltras.

I Ketut Dedi Setiyawan memperbesar keunggulan Deltras menjadi 4-0 pada menit ke-57.

Wigi kemudian melengkapi kemenangan telak timnya melalui gol pada menit ke-90.

Baca Juga: Kalah Dramatis dari RANS, Persiba Balikpapan Evaluasi Stamina dan Mental Pemain

Meski kalah lima gol tanpa balas, Miskardi tetap memberikan apresiasi terhadap perjuangan para pemainnya.

Menurutnya, pertandingan tersebut menjadi pengalaman penting bagi para pemain muda PSBS yang mayoritas masih berusia di bawah 21 tahun.

"Saya puas dengan performa pemain meski kalah 0-5. Hasil ini juga sebagai pembelajaran untuk pemain muda agar ke depan mendapatkan hasil lebih baik lagi," ujar Miskardi.

Pelatih PSBS itu juga mengakui minimnya waktu persiapan menjadi salah satu faktor yang membuat timnya kesulitan.

Baca Juga: Arema FC Ditahan PSM 3-3, Marcos Santos Kecewa Gagal Bawa Pulang 3 Poin

PSBS hanya memiliki waktu sekitar 10 hari sebelum menghadapi Deltras FC.

Dari periode tersebut, mereka hanya menjalani enam kali latihan dan satu pertandingan uji coba.

Kondisi semakin menantang karena PSBS juga harus memindahkan lokasi pertandingan dari Stadion Gelora Joko Samudro, Gresik, ke Stadion Sriwedari Solo.

Baca Juga: Strategi Bernardo Tavares Bikin Persebaya Seimbang, Risto Mitrevski Jadi Gelandang Bertahan

Miskardi menilai timnya masih membutuhkan waktu untuk membangun chemistry.

Meski begitu, ia tetap melihat sisi positif dari penampilan para pemain mudanya.

"Saya pikir pemain sudah maksimal dan mengeluarkan kemampuan terbaiknya," ucap Miskardi.

Baca Juga: Youri Tielemans Ungkap Penyebab Manchester United Tumbang saat Lawan Manchester City

EDITOR: Latu Ratri Mubyarsah