← Beranda
Arief Catur Pamungkas Gaspol Ladeni PSIM, Jaga Atmosfer Angker Kandang Persebaya
Moch. Rizky Pratama PutraMinggu, 13 September 2026 | 00.03 WIB
Arief Catur Pamungkas siap memberikan penampilan terbaik saat Persebaya Surabaya menjamu PSIM Yogyakarta di Gelora Bung Tomo. (Moch. Rizky Pratama Putra/JawaPos.com)

JawaPos.com — Persebaya Surabaya mengincar kemenangan saat menjamu PSIM Yogyakarta pada home game perdana Super League 2026/2027 di Stadion Gelora Bung Tomo, Minggu (13/9/2026).

Arief Catur Pamungkas menegaskan kesiapan dirinya untuk tampil maksimal demi menjaga kekuatan kandang Green Force sekaligus memberikan hasil terbaik di depan Bonek dan Bonita.

Hasil imbang 1-1 melawan Bhayangkara Presisi Lampung FC pada pertandingan pembuka menjadi bahan evaluasi Persebaya Surabaya.

Bernardo Tavares bersama staf pelatih terus menggeber persiapan tim agar Green Force mampu tampil lebih solid dan mengamankan tiga poin di GBT.

Arief Catur Siap Berikan yang Terbaik

Arief Catur Pamungkas memastikan dirinya bersama rekan-rekan setim sudah menjalani persiapan maksimal sebelum menghadapi PSIM Yogyakarta.

Bek Persebaya Surabaya itu berharap kerja keras dalam latihan bisa berbuah hasil positif pada pertandingan kandang pertama musim ini.

"Ya, semua selamat siang. Untuk pertandingan besok, saya dan tim sudah memberikan yang terbaik untuk di latihan,” ujar Arief Catur Pamungkas saat konferensi pers, Sabtu (12/9/2026) di Gelora Bung Tomo.

“Dan untuk besok pertandingan, semoga memberikan hasil yang terbaik untuk awal di home ini.”

Pernyataan tersebut memperlihatkan tekad pemain 27 tahun itu untuk langsung tancap gas ketika Persebaya Surabaya kembali tampil di hadapan pendukungnya.

Baca Juga: Bernardo Tavares Minta Bonek All Out! Persebaya Surabaya Bidik 3 Poin Lawan PSIM Yogyakarta

Atmosfer GBT diharapkan menjadi tambahan energi bagi Green Force untuk memburu kemenangan setelah hanya membawa pulang satu poin dari laga pembuka.

Rekor GBT Jadi Modal Penting Green Force

Persebaya Surabaya memiliki catatan kandang cukup kuat sepanjang musim 2025/2026 dengan hanya menelan empat kekalahan dari 17 pertandingan di Gelora Bung Tomo.

Green Force mencatat sembilan kemenangan dan empat hasil imbang, sehingga mengoleksi rata-rata 1,82 poin setiap pertandingan kandang.

Produktivitas Persebaya Surabaya di GBT musim lalu juga terbilang tinggi dengan mencetak 34 gol dari 17 pertandingan.

Di sisi lain, lini pertahanan hanya kebobolan 18 gol, memperlihatkan keseimbangan permainan Green Force ketika tampil di depan Bonek dan Bonita.

Catatan tersebut menjadi modal penting untuk menghadapi PSIM Yogyakarta pada pekan kedua Super League 2026/2027.

Arief Catur Pamungkas pun menyadari pentingnya mempertahankan karakter kuat Persebaya Surabaya ketika bermain di kandang sendiri.

"Ya, kalau untuk saya sendiri sebagai pemain akan memberikan yang terbaik untuk di laga home dari setiap pertandingan ke pertandingan yang lain,” ujarnya saat ditanya mengenai catatan Persebaya Surabaya yang hanya kalah empat kali di kandang musim lalu.

Baca Juga: de Red FC Rasa Persebaya, Aji Santoso Boyong Sejumlah Pemain Asli Surabaya

Statistik Arief Catur Bikin Optimistis

Performa Arief Catur Pamungkas pada pertandingan pertama melawan Bhayangkara Presisi Lampung FC juga memberikan sinyal positif.

Berdasarkan statistik I.League, pemain kelahiran 2001 tersebut mencatat 13 umpan sukses dari 25 percobaan, sekaligus menunjukkan perannya dalam membantu sirkulasi bola Persebaya Surabaya.

Tidak hanya aktif dalam distribusi bola, Arief Catur Pamungkas juga tampil agresif ketika menjalankan tugas bertahan.

Ia mencatat empat tekel, tiga intersepsi, dan tiga sapuan, dengan hanya satu pelanggaran sepanjang pertandingan kontra Bhayangkara Presisi Lampung FC.

Statistik tersebut menjadi modal bagi Arief Catur Pamungkas untuk menghadapi PSIM Yogyakarta.

Persebaya Surabaya membutuhkan pemain yang mampu menjaga keseimbangan antara bertahan dan membangun serangan, terutama ketika Green Force berusaha mengontrol pertandingan sejak menit awal.

Bonek dan Bonita Jadi Energi Tambahan

Home game perdana di GBT menjadi kesempatan bagi Persebaya Surabaya untuk memperbaiki hasil pertandingan pembuka.

Dukungan Bonek dan Bonita di tribune diharapkan kembali menciptakan atmosfer kuat yang selama ini menjadi salah satu kekuatan Green Force ketika bermain di Surabaya.

Persebaya Surabaya memang tidak ingin sekadar mengandalkan catatan sembilan kemenangan kandang musim lalu.

Persiapan dan konsistensi permainan tetap menjadi faktor utama agar Green Force bisa mengubah dukungan dari tribune menjadi tiga poin saat menghadapi PSIM Yogyakarta.

Arief Catur Pamungkas sudah menyatakan komitmennya untuk memberikan performa terbaik dari pertandingan ke pertandingan.

Kini, tantangannya adalah membuktikan tekad tersebut di lapangan sekaligus membantu Persebaya Surabaya mempertahankan GBT sebagai salah satu kandang yang sulit ditaklukkan di Super League 2026/2027.

Baca Juga: Tempuh 1.000 Kilometer dari Bandar Lampung, Begini Kondisi Persebaya Jelang Hadapi PSIM

EDITOR: Hendra