JawaPos.com — Pelatih Persik Kediri Marcos Reina mengaku sudah mengantongi cara untuk meredam Garudayaksa FC pada pekan kedua Super League 2026/2027 di Stadion Pakansari, Bogor, Jumat (11/9/2026).
Meski berstatus tim tamu, pelatih asal Spanyol itu optimistis Persik Kediri mampu membawa pulang poin dari markas The Spirit of Garuda.
Baca Juga: Koleksi 38 Clean Sheet! Angga Saputra Ingin Jaga Gawang Madura United Tanpa Kebobolan
Marcos Reina Bongkar Cara Bermain Garudayaksa FC
Marcos Reina mengaku sudah mempelajari permainan Garudayaksa FC saat Wahyu Prasetyo dkk bermain imbang 1-1 melawan Java United FC di Semarang pada akhir pekan lalu.
Pengamatan tersebut menjadi modal Persik Kediri untuk menghadapi tim promosi yang langsung melakukan investasi besar pada skuadnya.
"Sebagai pelatih, saya harus tahu cara bermain lawan. Saya lihat Garudayaksa FC tim bagus. Meskipun mereka pendatang baru di Super League. Mereka berinvestasi membeli pemain berkualitas dengan pelatih yang baik," katanya.
Garudayaksa FC memang menjadi salah satu pendatang baru di kompetisi kasta tertinggi musim 2026/2027.
Namun, Marcos Reina menilai status tersebut tidak bisa menjadi alasan untuk meremehkan kekuatan lawan, terutama setelah melihat kualitas pemain dan kemampuan pelatih Milos Joksic.
Pelatih Persik Kediri itu juga menyoroti fleksibilitas permainan Garudayaksa FC dalam satu pertandingan.
Menurutnya, perubahan pendekatan yang dilakukan lawan menjadi salah satu aspek penting yang harus diantisipasi Persik Kediri sejak menit pertama.
Baca Juga: 24 Kali Bobol PSM Makassar! Modal Apik Arema FC Jaga Tren Positif di Super League
Taktik Milos Joksic Jadi Perhatian Persik Kediri
Marcos Reina menilai Milos Joksic merupakan pelatih yang cermat dalam membaca situasi pertandingan. Perubahan strategi Garudayaksa FC ketika menghadapi Java United FC menjadi bukti pendekatan taktik tersebut.
"Pemain Garudayaksa FC bisa bermain dengan dua cara berbeda di tiap babak. Pelatih mereka punya taktik lain, ketika permainan tak bagus. Itu saya lihat pada pertandingan mereka lawan Java United FC," jelasnya.
Pengamatan tersebut membuat Marcos Reina tidak ingin Persik Kediri hanya menyiapkan satu skenario permainan.
Terlebih, perubahan game plan Garudayaksa FC bisa terjadi ketika mereka mulai mendapatkan penguasaan bola dan menemukan celah di lini pertahanan lawan.
Karena itu, Persik Kediri dituntut menjaga konsentrasi sepanjang pertandingan yang berlangsung di Stadion Pakansari.
Tekanan sejak awal juga menjadi salah satu opsi untuk membuat permainan Garudayaksa FC tidak berkembang sesuai rencana Milos Joksic.
Baca Juga: Finishing Jadi PR Persik Kediri Lawan Garudayaksa FC, Marcos Reina: Kami Perbaiki dengan Serius!
Persik Kediri Wajib Berani Menekan
Marcos Reina menegaskan Persik Kediri datang ke Bogor dengan misi mendapatkan poin.
Target tersebut membuat Macan Putih harus berani bermain agresif sekaligus tetap disiplin menghadapi perubahan pola permainan tuan rumah.
"Karena Persik Kediri mencari poin, maka kami harus banyak menekan. Tapi kami harus antisipasi perubahan taktik mereka. Terutama ketika menguasai bola," ujarnya.
Pernyataan tersebut memperlihatkan pendekatan Persik Kediri untuk laga pekan kedua Super League 2026/2027.
Tekanan menjadi senjata untuk mengganggu aliran bola Garudayaksa FC, tetapi para pemain tetap harus berhati-hati agar agresivitas tidak justru membuka ruang bagi lawan.
Pertandingan Jumat (11/9/2026) juga menjadi ujian penting bagi Persik Kediri setelah menjalani persiapan dalam waktu relatif singkat.
Marcos Reina menyadari kondisi tersebut membuat setiap sesi latihan harus dimanfaatkan secara maksimal agar tim tetap siap secara fisik dan taktik.
Persiapan Singkat hingga Ancaman Erupsi Gunung Anak Krakatau
Persik Kediri memiliki waktu pemulihan dan persiapan yang terbatas karena jadwal pertandingan hanya berjarak beberapa hari.
Tim sebelumnya bermain pada Sabtu, kemudian harus kembali bertanding pada Jumat melawan Garudayaksa FC di Stadion Pakansari.
"Ini pekan yang pendek. Kami main Sabtu, kemudian main lagi hari Jumat. Jadi kami harus manfaatkan waktu maksimal," tuturnya.
“Kami juga harus mengikut perkembangan berita erupsi Gunung Anak Krakatau, karena kami melakukan perjalanan udara ke Jakarta.”
Perjalanan menuju Jakarta akhirnya berjalan lancar sehingga Persik Kediri bisa tiba sesuai rencana.
Situasi tersebut membuat Marcos Reina dan tim kini dapat mengalihkan fokus sepenuhnya kepada pertandingan melawan Garudayaksa FC.
"Kami bersyukur perjalanan lancar dan tim sudah tiba di sini, lalu siap bertanding," tuturnya.
Dengan persiapan yang singkat, Persik Kediri harus mampu menerjemahkan hasil analisis Marcos Reina ke dalam permainan di lapangan.
Pengetahuan mengenai perubahan taktik Garudayaksa FC menjadi modal awal, tetapi konsistensi selama 90 menit tetap menjadi kunci jika Macan Putih ingin merealisasikan target membawa pulang poin dari Bogor.