← Beranda
Bernardo Tavares Soroti Mental Persebaya! Gagal Pertahankan Keunggulan Kontra Bhayangkara FC
Andre Rizal HanafiSelasa, 8 September 2026 | 03.08 WIB
Bernardo Tavares mengevaluasi Persebaya setelah ditahan Bhayangkara FC 1-1. Bajul Ijo diminta lebih berani mencari gol kedua. (Dok. Persebaya)

JawaPos.com - Persebaya Surabaya gagal mempertahankan keunggulan saat menghadapi Bhayangkara FC. Bernardo Tavares meminta anak asuhnya lebih tenang dan tidak cepat puas setelah mencetak gol.

Persebaya Surabaya langsung melakukan evaluasi setelah hanya meraih satu poin pada laga perdana Super League 2026/2027. Pelatih Bernardo Tavares menyoroti kemampuan tim mempertahankan keunggulan sekaligus keberanian untuk terus mencari gol tambahan.

Bajul Ijo mengawali pertandingan melawan Bhayangkara Presisi Lampung FC dengan cukup baik. Yann Mabella membawa Persebaya unggul lebih dahulu, tetapi keunggulan tersebut tidak bertahan hingga akhir laga.

Bhayangkara FC mampu menyamakan kedudukan melalui Allano Lima pada babak kedua. Pertandingan pun berakhir 1-1 dan Persebaya harus puas membawa pulang satu poin.

Hasil tersebut membuat Bernardo Tavares melihat masih ada pekerjaan yang harus diperbaiki. Pelatih asal Portugal itu menilai Persebaya seharusnya bisa tampil lebih tenang setelah berada dalam posisi unggul.

“Kami ingin menang, tapi sayangnya tidak bisa. Kami sedikit frustrasi karena ketika sudah unggul duluan, kami seharusnya bisa menjaga clean sheet,” ujar Bernardo dikutip dari iLeague.

Bernardo juga menilai Persebaya sebenarnya memiliki kesempatan untuk mencetak gol kedua. Namun, peluang tersebut belum mampu dimaksimalkan para pemainnya.

Karena itu, ia meminta anak asuhnya tidak terlalu cepat puas setelah berhasil mencetak gol. Menurut Bernardo, pertandingan baru benar-benar selesai ketika wasit meniup peluit akhir.

“Ada situasi di mana kami bisa mencetak gol kedua, tetapi terkadang kami menyerah terlalu dini. Sepak bola menunjukkan bahwa kami harus terus berjuang mencari gol kedua sebelum lawan menyamakan kedudukan,” imbuhnya.

Baca Juga: Klasemen Super League 2026/2027: Arema FC di Puncak, Persib Posisi Kedua, Persebaya Kesebelas

Selain mengevaluasi timnya sendiri, Bernardo turut menyoroti penampilan Allano Lima. Pemain yang pernah memperkuat Persija Jakarta tersebut baru masuk sebagai pemain pengganti, tetapi langsung memberikan pengaruh terhadap permainan Bhayangkara FC.

Bernardo mengaku tidak ingin terlalu banyak mengomentari pemain lawan. Namun, ia melihat kontribusi Allano memang cukup menonjol dalam pertandingan tersebut.

“Saya hanya bicara soal Allano karena bisa lihat dia membuat perbedaan, bukan hanya dari golnya, tapi bagaimana dia bermain di belakang lini tengah kami dan bermain di ruang kosong,” katanya.

Menurut Bernardo, kehadiran pemain berkualitas dari bangku cadangan juga menunjukkan Bhayangkara FC memiliki kedalaman skuad yang cukup baik.

Kini Persebaya mengoleksi satu poin dan berada di posisi ke-11 klasemen sementara. Bajul Ijo selanjutnya akan berusaha memperbaiki hasil ketika menjamu PSIM Yogyakarta di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Minggu (13/9) malam.

Baca Juga: Imbas Erupsi Anak Krakatau: Persebaya Debut Naik Kapal Laut, Persija Ubah Rute Penerbangan

EDITOR: Hendra