← Beranda
Dedi Hartono Gabung Sumsel United, Bawa Pengalaman dan Misi Promosi ke Super League
Andre Rizal HanafiSenin, 7 September 2026 | 05.10 WIB
Dedi Hartono bergabung dengan Sumsel United. (Istimewa)

 

JawaPos.com - Manajemen Sumsel United melakukan perombakan besar terhadap komposisi tim untuk menghadapi kompetisi Pengadaian Championship 2026/27.

Dari skuad musim lalu, hanya empat pemain yang dipertahankan. Selebihnya, manajemen mendatangkan sejumlah pemain baru dengan target membawa Laskar Juaro promosi ke kasta tertinggi.

Salah satu pemain yang didatangkan adalah Dedi Hartono. Pemain kelahiran 12 November 1987 tersebut menjadi salah satu nama berpengalaman yang diharapkan bisa memberikan dampak positif, baik di dalam maupun luar lapangan.

Dedi sebelumnya memiliki pengalaman panjang bersama sejumlah klub di Indonesia. Pada musim lalu, ia turut menjadi bagian dari Adhyaksa FC yang berhasil meraih tiket promosi ke BRI Super League.

Pengalaman tersebut menjadi modal penting bagi Dedi untuk membantu Sumsel United mencapai target serupa musim ini.

“Tentu saya ingin memberikan yang terbaik. Sebagai pemain, tentu yang pertama kami harus berusaha mendapatkan kesempatan bermain dengan menunjukkan performa apik saat latihan,
Target manajemen jelas ingin promosi ke level tertinggi. Diperlukan kerja keras dari seluruh elemen nantinya,” ujar Dedi.

Selain mempertimbangkan kemampuan bermain, manajemen Sumsel United juga melihat pengalaman Dedi sebagai salah satu alasan perekrutannya. Ia diharapkan bisa menjadi sosok yang mengayomi para pemain muda.

Mayoritas pemain Sumsel United musim ini memang masih berusia muda. Dedi menyebut sekitar 70 hingga 80 persen skuad Laskar Juaro dihuni pemain muda.

“Ini tantangan buat saya. Sebagai pemain senior saya memang harus bisa membimbing pemain lainnya. Apalagi mayoritas 70-80 persen pemain Sumsel United saat ini merupakan pemain muda,” katanya.

Meski memiliki status sebagai pemain paling senior, Dedi menegaskan tidak ingin ada jarak dengan rekan-rekannya ketika berada di lapangan. Menurutnya, seluruh pemain tetap memiliki peluang yang sama untuk mendapatkan tempat di tim.

“Saat latihan atau bertanding, tidak ada lagi senior atau junior. Saya berharap bisa mendampingi pemain muda di sini agar lebih berkembang,” tegasnya.

Dedi juga membagikan sejumlah hal yang menurutnya penting bagi pemain muda yang ingin memiliki karier panjang sebagai pesepak bola profesional.

Menurutnya, sikap profesional tidak hanya ditunjukkan ketika berada di lapangan. Pola hidup, waktu istirahat, makanan, hingga kemauan untuk berlatih secara mandiri juga menjadi bagian penting.

“Dimulai dari sendiri seperti hidup teratur, istirahat yang cukup dan jangan begadang. Selain itu pola makan juga dijaga. Terakhir juga harus mau menambah porsi latihan sendiri, jangan pernah merasa cukup atau berada di zona nyaman,” pungkas Dedi.

EDITOR: Banu Adikara