JawaPos.com - Persebaya Surabaya diprediksi menang tipis 2-1 atas Bhayangkara FC pada pekan pertama Super League 2026/2027 di Stadion Sumpah Pemuda, Bandar Lampung, Sabtu (5/9/2026) pukul 15.30 WIB.
Green Force datang dengan modal juara Piala Presiden 2026, tetapi tetap menghadapi ancaman serius dari The Guardian yang tampil dengan pelatih baru.
Bagaimana kekuatan Bhayangkara FC jelang laga?
Bhayangkara FC berpotensi tampil agresif sejak awal pertandingan karena memiliki sejumlah pemain dengan kemampuan individu yang bisa merepotkan pertahanan Persebaya Surabaya.
Kehadiran Oscar Bruzon sebagai pelatih baru juga membuat permainan The Guardian cukup sulit diprediksi.
Oscar Bruzon ditunjuk menggantikan Paul Munster untuk mengarungi musim 2026/2027.
Pergantian tersebut membuka kemungkinan munculnya pendekatan taktik berbeda dibandingkan musim sebelumnya, terutama dalam membangun serangan dan melakukan tekanan.
Bhayangkara FC juga cukup aktif memperkuat skuad melalui bursa transfer.
Baca Juga: Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persebaya: Francisco Rivera Pastikan Kesiapan Green Force
Allano Lima menjadi salah satu nama yang diprediksi memberi tambahan tenaga di lini depan, sementara Anton Sojberg dan Milan Ristovski membuat pilihan serangan The Guardian semakin beragam.
Moussa Sidibe juga patut menjadi perhatian Persebaya Surabaya. Mobilitas pemain tersebut bisa menjadi senjata penting Bhayangkara FC untuk mengeksploitasi ruang di sisi pertahanan Green Force.
Di lini tengah, Wahyu Subo Seto dan Moises Gaucho diperkirakan berperan menjaga keseimbangan permainan.
Kombinasi tersebut membuat Bhayangkara FC memiliki alasan kuat untuk percaya diri meski menghadapi juara Piala Presiden 2026.
Mengapa Persebaya Surabaya lebih diunggulkan?
Persebaya Surabaya memiliki modal psikologis cukup kuat sebelum memulai perjalanan di Super League 2026/2027.
Francisco Rivera dan kawan-kawan sebelumnya berhasil mengangkat trofi Piala Presiden 2026 setelah mengalahkan Persib Bandung melalui adu penalti dengan skor 6-5 setelah pertandingan berakhir 1-1.
Performa Green Force di Piala Presiden juga cukup konsisten.
Dari lima pertandingan terakhir, Persebaya Surabaya mencatat lima kemenangan, termasuk kemenangan 1-0 atas Penang FC, 1-0 atas Arema FC, 2-1 atas Port FC, dan 1-0 atas PSMS Medan.
Catatan tersebut memperlihatkan lini belakang Persebaya Surabaya cukup solid. Dalam empat dari lima pertandingan terakhir, mereka hanya kebobolan satu gol atau tidak kebobolan sama sekali.
Namun, Persebaya Surabaya tetap tidak boleh terlena dengan rangkaian hasil positif tersebut.
Musim lalu, Green Force justru kesulitan menghadapi Bhayangkara FC dengan catatan satu kekalahan dan satu hasil imbang dalam dua pertemuan.
Pada pertemuan terakhir, Persebaya Surabaya kalah 1-2 saat menjamu Bhayangkara FC pada 14 Februari 2026.
Sebelumnya, kedua tim bermain imbang 1-1 di markas Bhayangkara FC pada 28 November 2025.
"Mereka juga mendatangkan pemain bagus yang sudah berpengalaman di Super League, serta pemain asing dengan pengalaman yang bagus. Artinya, kita perlu melakukan persiapan yang matang," ucap Bernardo Tavares.
Apakah Alex Martins bisa menjadi pembeda?
Persebaya Surabaya mendapat kabar positif dari kondisi Alex Martins menjelang pertandingan di Bandar Lampung.
Penyerang asal Brasil tersebut sudah pulih dari cedera bahu yang dialaminya pada masa pramusim dan berpeluang menjadi ujung tombak Green Force.
Kehadiran Alex Martins bisa memberikan dimensi berbeda dalam serangan Persebaya Surabaya.
Kemampuannya menjadi target di lini depan dibutuhkan untuk menghadapi pertahanan Bhayangkara FC yang diperkirakan bermain agresif.
Bernardo Tavares diprediksi menggunakan formasi 4-2-3-1. Ernando Ari berada di bawah mistar, dengan Arif Catur, Risto Mitrevski, Yuran Fernandes, dan Jefferson Silva mengisi lini belakang.
Rachmat Irianto serta Gledson Paixao diproyeksikan menjadi poros tengah. Di depan mereka terdapat Malik Risaldi, Francisco Rivera, dan Miguel Pereira yang akan mendukung Alex Martins.
Jika Alex Martins belum berada dalam kondisi terbaik, Persebaya Surabaya masih memiliki alternatif di lini depan.
Ramadhan Sananta dan Yann Mabella dapat menjadi opsi bagi Bernardo Tavares untuk mengubah karakter permainan ketika dibutuhkan.
Siapa yang lebih berpeluang menang?
Bhayangkara FC memiliki potensi memberikan perlawanan ketat karena bermain di kandang dan membawa sejumlah pemain baru.
Namun, Persebaya Surabaya mempunyai keuntungan dari konsistensi performa serta kepercayaan diri setelah menjuarai Piala Presiden 2026.
Head to head lima pertemuan terakhir sebenarnya cukup berimbang. Persebaya Surabaya mencatat tiga kemenangan, satu hasil imbang, dan satu kekalahan dari lima duel tersebut.
Bhayangkara FC sendiri menutup musim lalu dengan kemenangan besar 7-0 atas PSBS Biak pada 23 Mei 2026.
Namun, sebelum kemenangan tersebut, The Guardian sempat kalah 1-4 dari Bali United, 1-2 dari PSM Makassar, dan 2-4 dari Persib Bandung.
Situasi itu membuat laga pembuka Super League 2026/2027 diperkirakan berjalan ketat.
Persebaya Surabaya punya kualitas untuk mencuri kemenangan, tetapi Bhayangkara FC berpeluang mencetak gol lewat agresivitas Sidibe, Allano Lima, maupun para penyerang mereka.
Dengan mempertimbangkan performa terkini, kualitas skuad, serta pengalaman Bernardo Tavares dalam mengelola pertandingan penting, Persebaya Surabaya sedikit lebih diunggulkan.
Green Force diprediksi mampu mengatasi tekanan di Stadion Sumpah Pemuda dan membawa pulang tiga poin dari Bandar Lampung.
Prediksi skor: Bhayangkara FC 1-2 Persebaya Surabaya.