JawaPos.com - Pelatih Timnas Indonesia U-20, Nova Arianto, kecewa dengan hasil imbang melawan Malaysia di laga pertama Grup H Kualifikasi Piala Asia U-20 2027. Ia menyoroti banyaknya peluang yang dibuang oleh anak asuhnya dalam laga tersebut.
Timnas Indonesia U-20 gagal membuka kampanye dengan manis di ajang kualifikasi Piala Asia U-20 2027. Garuda Muda bermain imbang tanpa gol melawan Malaysia di New Laos National Stadium, Vientiane, Senin (31/8) kemarin.
Nova sangat menyayangkan hasil imbang tersebut. Pelatih berusia 46 tahun itu menilai kalau sejatinya Timnas Indonesia U-20 memiliki peluang besar untuk menang, karena memiliki banyak peluang emas yang gagal dikonversi menjadi gol.
Baca Juga: Nova Arianto Bawa 23 Pemain Timnas U-20 di Kualifikasi Piala Asia U-20 2026, Ada 3 Abroad
“Secara hasil kami sangat menyayangkan ya dengan hasil kemarin,” kata Nova dalam keterangannya, Selasa (1/9/2026).
“Karena kalau kita bisa lihat dari isi pertandingannya memang di awal secara momentum Malaysia bisa mendapatkan itu, tetapi setelah menit ke-30 secara momentum sebenarnya ada di kita sampai di babak kedua selesai,”
Pada babak kedua, Timnas Indonesia U-20 mendapatkan cukup banyak peluang emas. Salah satunya terjadi pada menit ke-79 lewat sundulan Irpan Abadi yang justru melambung di atas mistar. Padahal, Irpan dalam posisi bebas dan kiper Malaysia dalam posisi tidak ideal untuk menjangkau bola.
Nova mengaku kecewa berat dengan hasil imbang tersebut. Namun, ia meminta Arkhan Kaka dan kawan-kawan untuk tidak larut dalam hasil tersebut dan memusatkan fokusnya ke laga berikutnya melawan Laos.
“Tetapi memang ada beberapa peluang yang seharusnya menjadi gol dan belum menjadi gol sehingga membuat kita harus mendapatkan hasil seri ya. Jadi sehingga dari hasil pastinya kami sangat kecewa, tapi saya minta pemain lebih fokus lagi untuk pertandingan kedua,” terang Nova.
Hasil tersebut membuat Timnas Indonesia U-20 kini menempati posisi kedua dengan koleksi satu poin, sama seperti Malaysia yang menghuni peringkat ketiga. Garuda Muda terpaut dua angka dari Australia yang sedang merajai klasemen Grup H.
Meski demikian, Timnas Indonesia U-20 tidak dalam situasi ideal karena mereka bisa saja mengubur mimpi melaju ke putaran final Piala Asia U-20 2027. Garuda Muda wajib mengunci kemenangan pada pertandingan kedua melawan tuan rumah Laos pada Kamis (3/9) mendatang jika ingin menjaga asa lolos ke putaran final.
Sebagaimana diketahui, ada dua cara untuk mengunci tiket Piala Asia U-20 2027 di Tiongkok. Pertama, keluar sebagai juara grup, sementara yang kedua menjadi salah satu runner-up terbaik.
Tim negara yang keluar sebagai juara grup otomatis lolos putaran final Piala Asia U-20 2027. Sedangkan jika finis runner-up, harus bersaing dalam klasemen runner-up dari delapan grup untuk memperebutkan tujuh tiket yang tersedia.