← Beranda
Breaking News! Persebaya Surabaya Rekrut Kapten Anapolis FC Matheus Lagoa
Moch. Rizky Pratama PutraSelasa, 1 September 2026 | 17.18 WIB
Matheus Lagoa saat memperkuat Anápolis FC di Serie C Brasil. Kapten Anápolis itu dikabarkan menjadi pemain asing ke-11 Persebaya Surabaya. (Instagram @matheuslagoa96, @rafaelbrozeghini)

 

JawaPos.com — Persebaya Surabaya deal merekrut pemain asing ke-11 untuk Super League 2026/2027, yakni Matheus Vinícius da Silva alias Matheus Lagoa dari Anápolis FC Brasil berdasarkan informasi yang dihimpun JawaPos.com pada Senin (31/8/2026).

Pemain 30 tahun itu berposisi sebagai winger kanan dan bisa dimainkan sebagai winger kiri, second striker, dan striker, dengan catatan 80 penampilan serta 5.278 menit bersama Anápolis.

Baca Juga: Bernardo Tavares Bikin Presiden Persebaya Surabaya Jatuh Cinta, Ternyata Ini Alasannya!

Siapa Matheus Lagoa, Pemain Asing ke-11 Persebaya Surabaya?

Matheus Lagoa merupakan pemain asal Brasil yang lahir di Lagoa Vermelha pada 13 Maret 1996 dan kini berusia 30 tahun.

Berdasarkan data yang dihimpun dari Transfermarkt, pemain dengan tinggi 1,75 meter tersebut memiliki posisi utama sebagai winger kanan, sementara winger kiri, second striker, dan striker menjadi posisi lainnya.

Lagoa dikenal sebagai pemain yang cukup lama membela Anápolis FC setelah bergabung pada 15 Januari 2024.

Kontraknya bersama klub Brasil tersebut tercatat berlaku hingga 30 Maret 2027 dan mendapat perpanjangan terakhir pada 3 Maret 2026.

Selama memperkuat Anápolis, Lagoa mencatat 80 penampilan dengan torehan 19 gol dan satu assist. Ia juga mengoleksi sembilan kartu kuning serta satu kartu merah langsung dalam total 5.278 menit bermain.

Catatan itu membuat Lagoa menjadi salah satu pemain penting Anápolis dalam perjalanan mereka di kompetisi Brasil. Bahkan, dedikasinya bersama klub mendapat penghargaan khusus sebelum pertandingan menghadapi Santa Cruz.

Baca Juga: Kisah Matheus Lagoa Bawa Anapolis FC Juara! Legiun Anyar Persebaya Surabaya Datang

Koleksi 10.047 Menit dan 30 Gol di Karier Profesional

Secara keseluruhan, Matheus Lagoa memiliki pengalaman 181 pertandingan di level profesional dengan 30 gol dan lima assist.

Dari jumlah tersebut, ia sudah menghabiskan 10.047 menit berada di lapangan sepanjang karier profesionalnya.

Selain Anápolis, Lagoa pernah memperkuat sejumlah klub Brasil seperti Novo Hamburgo, São Luiz, Veranópolis, Camboriú, Campinense-PB, Avenida, Azuriz, dan Aimoré.

Bersama Novo Hamburgo, ia mencatat 32 penampilan, tiga gol, empat assist, serta 1.819 menit bermain.

Catatan bersama Campinense-PB juga cukup menarik karena Lagoa menghasilkan lima gol dari 13 penampilan dengan total 864 menit.

Sementara itu, ia mengoleksi dua gol dalam 16 pertandingan bersama São Luiz dan satu gol dari 15 penampilan ketika membela Camboriú.

Khusus bersama Anápolis, kontribusinya paling menonjol dari sisi durasi bermain dan konsistensi berada di lapangan.

Total 5.278 menit dalam 80 pertandingan menunjukkan Lagoa bukan sekadar pemain pelapis, melainkan sosok yang mendapatkan kepercayaan besar dari klub.

Baca Juga: Persebaya Bukan Sekadar Klub, Suporter Bagian dari Perjuangan! Pesan Azrul Ananda untuk Bonek

Dapat Penghormatan, Suporter Sebut Lagoa Legenda

Pengaruh Lagoa di Anápolis juga terlihat dari penghormatan yang diberikan klub kepadanya.

Dalam pertandingan melawan Santa Cruz, Anápolis memberikan jersey kenang-kenangan kepada Lagoa untuk menandai penampilan ke-80 bersama klub.

“Sebelum pertandingan dimulai (Santa Cruz), penyerang Matheus Lagoa dan penyerang tengah Gonzalo menerima jersey kenang-kenangan untuk menandai penampilan ke-80 dan ke-92 mereka bagi klub tersebut,” tulis Anápolis di kanal Instagram pribadinya.

Respons suporter Anápolis setelah Lagoa membantu klub bertahan di Serie C Brasil juga memperlihatkan besarnya apresiasi terhadap sang pemain. Salah satu suporter bahkan menyebut Lagoa sebagai “Idola saya dalam sejarah tim ini.”

Komentar serupa bermunculan dari pendukung lainnya. “Lagoa, idola sejati!” tulis salah satu suporter, sementara suporter lain menyebutnya sebagai “Idola terbesar dalam sejarah Anápolis.”

Ada pula suporter yang mendoakan perjalanan karier Lagoa setelah meninggalkan Anápolis. “Semoga Anda sukses di tahap karier selanjutnya, dan terima kasih telah mengharumkan nama seragam Galo,” tulis salah satu suporter.

Teka-Teki Puzzle Persebaya Surabaya Akhirnya Terjawab

Kedatangan Matheus Lagoa sekaligus menjawab teka-teki pemain asing ke-11 Persebaya Surabaya yang sebelumnya dibocorkan manajemen saat Launching Synergy Persebaya di halaman Balai Kota Surabaya, Sabtu (29/8/2026).

Saat itu, manajemen memastikan pemain terakhir tersebut merupakan sosok baru yang belum pernah bermain di Indonesia.

Clue lain juga diberikan melalui video teaser yang ditampilkan dalam acara launching. Wajah pemain belum diperlihatkan, tetapi suara dalam video terdengar mengucapkan pesan untuk Bonek dan Bonita.

“Olá Bonek and Bonita, vemos na próxima semana. Salam satu nyali, wani!” ujar pemain tersebut dalam video teaser perkenalan.

Manajer Persebaya Surabaya Sidik Maulana Tualeka sebelumnya juga menyebut pemain terakhir itu masih aktif bermain di negaranya.

“Ini satu bocoran buat teman-teman semua bahwa pemain itu sekarang masih bermain di negaranya. Jadi ini pemain aktif, belum pernah main di Indonesia.”

Alek juga mengungkap pemain tersebut dipilih langsung oleh Bernardo Tavares dan mempunyai kemampuan bermain di beberapa posisi.

“Dia bisa bermain di beberapa posisi, karena pelatih (Bernardo Tavares) kita ini karakternya enggak mau mengambil pemain yang hanya bisa bermain di satu posisi.”

Kehadiran Lagoa membuat puzzle skuad Persebaya Surabaya untuk Super League 2026/2027 semakin lengkap.

Dengan pengalaman 80 pertandingan bersama Anápolis, koleksi 5.278 menit, serta kemampuan bermain sebagai winger kanan serta winger kiri, second striker, dan striker.

Pemain asal Brasil itu diproyeksikan menjadi kepingan terakhir yang melengkapi kebutuhan taktik Green Force musim ini.

EDITOR: Banu Adikara