JawaPos.com - Karakter Bernardo Tavares membuat Presiden Persebaya Surabaya Azrul Ananda jatuh hati sejak hampir tiga tahun lalu, bahkan sebelum pelatih asal Portugal itu bergabung dengan Green Force.
Komitmennya untuk tidak meninggalkan pemain di klub sebelumnya menjadi alasan kuat manajemen percaya Bernardo Tavares sosok tepat untuk membawa Persebaya Surabaya mengejar target juara Super League 2026/2027.
Persebaya Surabaya kini memasuki musim baru dengan ambisi besar.
Baca Juga: Kisah Matheus Lagoa Bawa Anapolis FC Juara! Legiun Anyar Persebaya Surabaya Datang
Manajemen klub secara terbuka memasang target untuk mengakhiri kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia dengan mengangkat trofi juara.
Namun, perjalanan menuju target tersebut tidak hanya bergantung pada kualitas pemain di lapangan.
Azrul Ananda melihat karakter pelatih menjadi salah satu fondasi penting untuk membangun tim yang mampu bersaing sepanjang musim.
Baca Juga: Diremehkan, Nico Gonzales Buktikan dengan Cetak Gol saat Juventus Kalahkan Parma
Apa yang Membuat Azrul Ananda Terpikat Bernardo Tavares?
Azrul Ananda mengungkapkan Persebaya Surabaya sebenarnya sudah berusaha mendapatkan Bernardo Tavares sejak hampir tiga tahun lalu.
Ketika kesempatan tersebut datang, pelatih asal Portugal itu belum bisa menerima tawaran karena masih memiliki tanggung jawab terhadap pemain-pemain yang ditanganinya di klub sebelumnya.
”Coach tidak ingin meninggalkan pemain-pemainnya yang sedang menghadapi masalah di tempat sebelumnya. Pelatih yang mempunyai komitmen untuk maju bersama,” ujar Azrul Ananda.
Sikap tersebut justru membuat manajemen Persebaya Surabaya semakin yakin dengan karakter Tavares.
Bagi Azrul, keputusan itu memperlihatkan seorang pelatih tidak hanya berpikir mengenai kepentingan pribadi, tetapi juga memiliki rasa tanggung jawab terhadap tim dan pemain yang dipercayakan kepadanya.
”Kami yakin untuk mengejar target musim ini kami telah memiliki pelatih yang tepat, Coach Tavares. Saya ingin cerita sedikit, kami sudah mendekati Coach Tavares hampir tiga tahun lalu,” kata Azrul.
Baca Juga: Alexander Jeremejeff Cetak Brace ke Gawang Brisbane Roar Jadi Modal Persija di Super League
Mengapa Persebaya Surabaya Mengejar Target Juara?
Setelah penantian hampir tiga tahun, Bernardo Tavares akhirnya menjadi bagian dari proyek besar Persebaya Surabaya.
Kehadirannya diharapkan mampu membawa visi permainan sekaligus karakter kepemimpinan yang dibutuhkan Green Force untuk menghadapi kompetisi dengan persaingan ketat.
Azrul juga menilai komposisi pemain Persebaya Surabaya sudah memberikan alasan untuk optimistis.
Baca Juga: Lolos Fase Grup ACL Two, Tolic Alihkan Fokus Persib Bandung ke PSM Makassar
Apalagi Francisco Rivera dkk telah mendapatkan sejumlah ujian selama pramusim sebelum memasuki Super League 2026/27.
”Kami juga sudah yakin memiliki barisan pemain yang luar biasa, di pramusim mereka sudah teruji,” tutur Azrul Ananda.
Rangkaian pramusim tersebut menjadi bagian dari proses untuk mematangkan tim.
Baca Juga: RUPS PT LIB 2026: Susunan Pengurus Berubah, Sejumlah Usaha Baru Mulai Disiapkan
Manajemen berharap fondasi yang dibangun bersama Tavares, jajaran staf pelatih, serta para pemain bisa menjadi modal penting ketika kompetisi resmi dimulai.
Target juara pun tidak lagi sekadar menjadi ambisi yang disimpan di balik layar. Azrul Ananda secara terbuka menyampaikan keinginan Persebaya Surabaya untuk membawa pulang trofi Super League 2026/2027.
Mengapa Persebaya Surabaya Membutuhkan Sinergi?
Azrul menyadari target besar tersebut tidak mungkin diwujudkan Persebaya Surabaya seorang diri.
Menurut dia, klub membutuhkan dukungan berbagai pihak, mulai dari Bonek di seluruh dunia, partner, Pemerintah Kota Surabaya, hingga TNI-Polri sebagai stakeholder utama di Surabaya dan sekitarnya.
Baca Juga: Sinergi Antarpemain Jadi Fokus Pieter Huistra, PSS Sleman Mulai Temukan Komposisi Terbaik
”Teman-teman, saya akan langsung to the point, kalau Tuhan mengizinkan, Persebaya ingin jadi juara di Super League 2026/2027,” kata Azrul Ananda.
”Tapi untuk mencapai itu, Persebaya tidak bisa bergerak sendirian,” imbuh dia.
”Kita harus bersinergi bersama Persebaya, Bonek di seluruh dunia, seluruh partner dan tentunya Pemkot Surabaya serta TNI-Polri sebagai stakeholder utama di Surabaya dan sekitarnya,” sambung dia.
Baca Juga: Persebaya Bukan Sekadar Klub, Suporter Bagian dari Perjuangan! Pesan Azrul Ananda untuk Bonek
Pernyataan tersebut sekaligus memperlihatkan proyek Persebaya Surabaya tidak hanya berfokus pada skuad di lapangan.
Klub sedang berusaha membangun ekosistem yang mampu menopang perjalanan tim hingga kompetisi berakhir.
Bagi Azrul, persiapan menuju musim baru juga menjadi bagian dari perjalanan panjang Persebaya Surabaya menuju usia 100 tahun.
Baca Juga: Prediksi Barcelona vs Rayo Vallecano: Barcelona Favorit, Rayo Punya Rekor yang Merepotkan
Karena itu, target juara Super League 2026/2027 diharapkan menjadi salah satu momentum penting dalam perjalanan klub.
”Persebaya sedang punya gawe besar. Persebaya butuh sinergi dari kita semua untuk mencapai impian yang sudah lama kita nantikan. Manusia bisa berusaha, tapi Tuhan yang menentukan,” tutur CEO berusia 49 tahun itu.
Azrul kemudian menegaskan keyakinannya terhadap persiapan yang sudah dilakukan klub.
Dengan Bernardo Tavares sebagai sosok yang sejak hampir tiga tahun lalu sudah diincar, manajemen berharap komitmen sang pelatih bisa menjadi salah satu kunci perjalanan Green Force menuju target tertinggi.
Baca Juga: Alexander Jeremejeff Ungkap Peran Cyrus Margono di Balik Kepindahannya ke Persija Jakarta
”Insya Allah Persebaya sudah berusaha. Insyaallah Persebaya sudah memiliki sinergi luar biasa dengan seluruh stakeholdernya,” ucap Azrul.
”Kalau Tuhan mengizinkan, Persebaya ingin menjadi juara di Super League 2026/2027. Bismillah 2027! Salam Satu Nyali! Wani!” tandas dia.