← Beranda
Ngeri! 5 Pemain Termahal di Super League 2026/2027: Persib Bandung dan Persija Jakarta Saling Sikut
Moch. Rizky Pratama PutraRabu, 26 Agustus 2026 | 13.30 WIB
Stjepan Loncar menjadi pemain dengan nilai pasar tertinggi di Super League 2026/2027, mengungguli Thom Haye dan deretan pemain mahal lainnya. (Persija)

 

JawaPos.com - Super League 2026/2027 menghadirkan persaingan ketat di daftar pemain termahal, dengan Stjepan Loncar milik Persija Jakarta menjadi yang tertinggi lewat nilai pasar Rp 20,86 miliar.

Persib Bandung menempatkan Thom Haye dan Mariano Peralta, sementara Persija Jakarta punya dua wakil lain dan klub promosi Garudayaksa FC ikut mencuri perhatian.

Siapa pemain dengan nilai pasar tertinggi?

Stjepan Loncar menjadi pemain dengan nilai pasar tertinggi di Super League 2026/2027 setelah Persija Jakarta merekrutnya secara permanen dari NK Istra 1961.

Baca Juga: Koleksi 1.539 Menit Musim Lalu! Beckham Putra Siap Bawa Persib Bandung Lolos ke ACL Two

Gelandang asal Bosnia dan Herzegovina itu memiliki nilai pasar Rp 20,86 miliar dan menempati posisi teratas dalam daftar berdasarkan data Transfermarkt yang diberikan.

Loncar merupakan rekrutan kesembilan Persija Jakarta pada bursa transfer musim ini.

Pemain berusia 29 tahun tersebut mendapatkan kontrak berdurasi dua musim untuk memperkuat lini tengah tim asuhan Shin Tae-yong, sekaligus menjadi pemain paling bernilai di kompetisi musim baru.

Baca Juga: Pesta Biru 2026 Jadi Penanda Ambisi Persib Bandung Pertahankan Tradisi Juara

Meski berada di puncak, nilai pasar Loncar sebenarnya mengalami penurunan dibandingkan musim panas lalu.

Ketika masih memperkuat NK Istra 1961, harga pasarnya mencapai Rp 22,6 miliar sehingga terjadi penurunan sekitar Rp 1,74 miliar.

Thom Haye turun satu tingkat

Thom Haye kini harus menyerahkan posisi pertama yang ditempatinya pada musim lalu setelah nilai pasar Stjepan Loncar berada di atasnya.

Gelandang Persib Bandung tersebut menempati peringkat kedua dengan nilai pasar Rp 15,64 miliar.

Haye tetap menjadi salah satu pemain paling bernilai di Super League 2026/2027 meski harga pasarnya turun dari Rp 17,38 miliar pada musim sebelumnya.

Penurunan sekitar Rp 1,74 miliar itu tidak menghapus statusnya sebagai salah satu gelandang paling diperhitungkan di kompetisi.

Baca Juga: Arema FC Dapat Kabar Baik, Stadion Kanjuruhan Dinyatakan Siap untuk Super League 2026/27

Pada musim lalu, Haye memberikan kontribusi penting untuk Persib Bandung dengan mencatatkan lima gol dan lima assist dari 19 pertandingan.

Mantan pemain Heerenveen dan Almere City tersebut juga menghabiskan 2.103 menit di lapangan serta mengoleksi lima kartu kuning.

Posisi Haye di daftar pemain termahal juga memperlihatkan perubahan peta kekuatan kompetisi.

Baca Juga: Semen Padang FC Launching Tim untuk Championship 2026/2027, Berkekuatan 35 Pemain

Jika musim lalu dirinya menjadi pemain dengan nilai pasar tertinggi, kini Persib Bandung harus melihat gelandang andalan mereka berada satu tingkat di bawah pemain anyar Persija Jakarta.

Garudayaksa FC ikut bikin kejutan

Klub promosi Garudayaksa FC berhasil menyisipkan nama Brian Rubio di jajaran lima pemain dengan nilai pasar tertinggi Super League 2026/2027.

Penyerang asal Meksiko tersebut memiliki nilai pasar Rp 13,91 miliar setelah didatangkan dari Mazatlán FC.

Baca Juga: Persija Jakarta Lepas Gustavo Almeida Jelang Launching Skuad Super League 2026/2027

Rubio datang ke Indonesia membawa pengalaman dari sepak bola Meksiko. Pada musim sebelumnya, pemain berusia 29 tahun itu mencatatkan delapan gol dan satu assist dalam 32 penampilan bersama Mazatlán FC.

Nilai pasar Rp 13,91 miliar membuat Rubio sejajar dengan Alexander Jeremejeff dari Persija Jakarta.

Dengan nominal tersebut, Rubio sekaligus menjadi pemain dengan nilai pasar tertinggi di skuad Garudayaksa FC dan menjadi salah satu rekrutan promosi yang langsung mencuri perhatian.

Kehadiran Rubio membuat daftar pemain termahal musim ini tidak hanya didominasi klub-klub papan atas.

Baca Juga: Beckham Putra Berharap Hasil Musim Lalu Terulang saat Lawan Manila Digger

Garudayaksa FC mampu menghadirkan pemain dengan nilai pasar tinggi untuk bersaing di level tertinggi sepak bola Indonesia.

Persib Bandung dan Persija Jakarta sama-sama punya dua wakil

Persija Jakarta menjadi klub dengan jumlah wakil terbanyak yang berada di lima besar bersama Persib Bandung.

Selain Stjepan Loncar dan Alexander Jeremejeff, Persib Bandung menempatkan Thom Haye serta Mariano Peralta dalam daftar tersebut.

Baca Juga: Shin Tae-yong Yakin Level Permainan Persija Segera Capai 100 Persen

Jeremejeff berada di peringkat berikutnya dengan nilai pasar Rp 13,91 miliar, sama persis dengan Brian Rubio.

Penyerang asal Swedia itu direkrut Persija Jakarta dari PAOK Salonika dan memiliki pengalaman memperkuat klub Eropa seperti FC Twente serta Panathinaikos.

Sementara itu, Mariano Peralta menempati posisi kelima dengan nilai pasar Rp 13,04 miliar.

Baca Juga: Chelsea Taklukkan Fulham, Morgan Rogers Cetak Gol dan Debut di Laga Derby London

Penyerang sayap asal Argentina tersebut menjadi rekrutan anyar Persib Bandung setelah tampil luar biasa bersama Borneo FC pada musim 2025/2026.

Peralta mencatatkan 20 gol dan 14 assist sepanjang musim lalu.

Performa tersebut mengantarkannya meraih penghargaan Pemain Terbaik atau MVP sebelum akhirnya meninggalkan Borneo FC dan bergabung dengan Persib Bandung.

Nilai pasar Peralta juga mengalami peningkatan dari Rp 10,4 miliar menjadi Rp 13,04 miliar.

Baca Juga: Bukan Pelit, Ini Resep Finansial Persebaya Surabaya Hadapi Super League 2026/2027

Kenaikan sekitar Rp 2,64 miliar itu membuat Peralta masuk lima besar pemain paling bernilai sekaligus menjadi salah satu nama baru yang patut diperhatikan pada musim 2026/2027.

Komposisi lima besar tersebut memperlihatkan ketatnya persaingan nilai pasar menjelang Super League 2026/2027.

Persija Jakarta dan Persib Bandung sama-sama memiliki dua pemain, sedangkan Garudayaksa FC membuktikan status sebagai klub promosi tidak menghalangi mereka menghadirkan pemain dengan nilai pasar tinggi.

Baca Juga: 3 Poin Tata Kelola Klub Modern Persebaya Surabaya: Bisnis dan Teknis Dipisah, Trust Jadi Kunci!

EDITOR: Latu Ratri Mubyarsah