JawaPos.com - DPP Panser Biru menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) di Hotel Horison Kota Lama Semarang, Minggu (23/8/2026). Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 13.00 hingga 21.00 WIB tersebut menjadi forum untuk membahas program kerja sekaligus memperkuat koordinasi antardivisi.
Rakor dihadiri seluruh divisi yang berada di bawah DPP Panser Biru. Sejumlah tokoh juga hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Wakil Wali Kota Semarang Iswar Aminuddin, Dewan Pembina Panser Biru Arnaz Agung Andrasmara, serta Ade Bhakti Ariawan.
Hadir pula mantan Ketua Panser Biru periode tahun 2007-2009, Irawan Yuswono, yang kini menjadi penasihat.
Baca Juga: Pre Event Road to Panser Biru Fest Digelar, Fans PSIS Padukan Musik dan Sharing Session
Dari unsur kepolisian, hadir perwakilan Polrestabes Semarang Aiptu Dhika Rakawira. Sementara itu, Kodim 0733 Kota Semarang juga mengirimkan perwakilan.
Selain itu, turut hadir Vianney Manikamawi, S.H., CRMP, yang akrab disapa Mbak Nana dan merupakan Wakil Bendahara KONI Kota Semarang.
Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti tidak dapat hadir secara langsung dalam agenda tersebut. Kehadirannya diwakili oleh Wakil Wali Kota Semarang Iswar Aminuddin.
Baca Juga: Ketua Panser Biru Isyaratkan Stadion Jatidiri Semarang Jadi Lokasi Pembuka Liga 2 Musim 2026/2027
Dalam sambutannya, Iswar berharap Panser Biru tidak hanya menjadi wadah suporter, tetapi juga mampu memberikan kontribusi terhadap perkembangan sepak bola di Kota Semarang.
Menurutnya, keberadaan kelompok suporter memiliki peran penting dalam membangun ekosistem sepak bola yang lebih baik.
Karena itu, ia berharap berbagai kegiatan Panser Biru ke depan dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat dan sepak bola Semarang.
Sementara itu, Arnaz Agung Andrasmara yang juga menjabat sebagai Ketua KADIN Kota Semarang menyampaikan gagasan mengenai peluang kerja sama antara DPP Panser Biru dan dunia usaha.
Arnaz berharap dapat membuka peluang kerja sama dengan Panser Biru untuk membangun sebuah usaha yang nantinya bisa melibatkan anggota.
Dengan begitu, anggota Panser Biru diharapkan memiliki kegiatan positif sekaligus peluang untuk mendapatkan pendapatan.
Agenda utama Rakor kemudian dilanjutkan dengan pemaparan program kerja dari masing-masing divisi. Setiap divisi menyampaikan program jangka pendek dan jangka panjang di hadapan Ketua Umum, Ketua Harian, Bendahara, serta Sekretaris Umum DPP Panser Biru.
Baca Juga: Cerita Panser Biru di Surabaya: Datang Dukung PSIS, Pulang Membawa Kisah Persaudaraan dengan Bonek
Pembahasan berlangsung dalam suasana yang santai, tetapi tetap serius. Masing-masing divisi mendapat kesempatan untuk menjelaskan rencana kegiatan, target, serta langkah yang akan dilakukan dalam periode mendatang.
Ketua Harian Panser Biru, Galih Eko Putranto atau yang akrab dipanggil Galih Ndog, menekankan pentingnya sinergi di antara seluruh divisi.
Ia berharap tidak ada divisi yang berjalan sendiri dalam menjalankan program. Menurutnya, kolaborasi akan membuat berbagai agenda Panser Biru lebih mudah direalisasikan dan memiliki dampak yang lebih besar.
“Harapannya antar-divisi bisa saling bersinergi dan berkolaborasi,” kata Galih.
Baca Juga: Tribute To Andi Peci, Panser Biru Tunjukkan Rasa Hormat Lewat One Minute of Silence di GBT
Dalam Rakor tersebut, manajemen PSIS Semarang tidak dapat hadir. Manajemen klub sedang berada di Jawa Timur untuk mempersiapkan tim menghadapi laga uji coba melawan Gresik United pada Selasa (25/8/2026).
Meski demikian, absennya manajemen PSIS tidak mengurangi fokus DPP Panser Biru dalam mengevaluasi sekaligus menyusun program organisasi.
Rakor ini diharapkan menjadi pijakan untuk memperkuat organisasi dan memperluas kontribusi Panser Biru bagi sepak bola serta masyarakat Kota Semarang dan sekitarnya.