← Beranda
Rachmat Irianto Bongkar 5 PR Besar Persebaya Surabaya Jelang Hadapi Bhayangkara FC
Moch. Rizky Pratama PutraJumat, 21 Agustus 2026 | 14.05 WIB
Rachmat Irianto mengungkap sejumlah pekerjaan rumah Persebaya Surabaya jelang laga pembuka Super League 2026/2027. (Persebaya)

 

JawaPos.com — Persebaya Surabaya masih memiliki sejumlah pekerjaan rumah sebelum menghadapi Bhayangkara Presisi Lampung FC pada laga pembuka Super League 2026/2027, 5 September 2026.

Rachmat Irianto menilai rangkaian pertandingan pramusim sudah memperlihatkan kekurangan yang harus segera dibenahi agar Green Force lebih siap menghadapi kompetisi resmi.

Baca Juga: Hindari Pelanggaran Merugikan! Kontrol Emosi Persebaya Surabaya Jadi PR Bernardo Tavares

Apa saja yang masih harus dibenahi Persebaya Surabaya?

Pekerjaan rumah Persebaya Surabaya mencakup kondisi fisik pemain, ketahanan stamina, organisasi taktik, transisi permainan, hingga konsentrasi selama pertandingan.

Jajaran pelatih terus mengevaluasi aspek tersebut agar Francisco Rivera dkk mampu menjaga performa secara konsisten ketika kompetisi resmi dimulai.

Pelatih Persebaya Surabaya, Bernardo Tavares, memberikan perhatian besar terhadap peningkatan ketahanan fisik dan proses pemulihan pemain.

Program latihan intensif diterapkan untuk memastikan para pemain mampu mempertahankan intensitas permainan selama 90 menit tanpa mengalami penurunan performa signifikan.

Selain aspek fisik, organisasi permainan juga menjadi perhatian utama.

Tim pelatih terus mematangkan transisi permainan dan skema bola mati melalui latihan kolektif, sekaligus menggunakan sesi pemutaran video untuk mengevaluasi kesalahan secara lebih detail.

Upaya tersebut dilakukan untuk mengurangi celah yang bisa dimanfaatkan lawan ketika pertandingan berlangsung.

Persebaya Surabaya ingin setiap pemain memahami tugasnya secara lebih baik sehingga kesalahan mendasar akibat kehilangan konsentrasi bisa diminimalkan.

Baca Juga: Target Main Intensitas Tinggi! Bernardo Tavares Siap Memasak Skuad Persebaya Surabaya di Thailand

Rachmat Irianto soroti pelajaran dari pramusim

Rachmat Irianto mengakui pertandingan pramusim memberikan banyak bahan evaluasi bagi Persebaya Surabaya sebelum memasuki kompetisi.

Pemain senior tersebut melihat masih ada kekurangan yang harus segera diperbaiki, meski sejumlah aspek positif juga sudah terlihat dalam permainan tim.

"Di pertandingan pramusim, banyak kekurangan dan banyak juga hal-hal yang bagus untuk tim. Jadi, ini bisa menjadi pembelajaran buat tim untuk ke depannya sebelum mematangkan persiapannya di Liga Indonesia," kata mantan pemain Persib tersebut.

Pernyataan Rachmat Irianto memperlihatkan pentingnya rangkaian pramusim sebagai bahan pembelajaran sebelum menghadapi pertandingan yang memiliki tekanan kompetitif lebih besar.

Evaluasi dari pertandingan-pertandingan sebelumnya diharapkan bisa membuat para pemain lebih siap menjalankan instruksi pelatih ketika menghadapi Bhayangkara Presisi Lampung FC.

Bagi Persebaya Surabaya, pembenahan tidak hanya berkaitan dengan hasil akhir pertandingan.

Setiap detail permainan menjadi bahan evaluasi agar tim mampu tampil lebih disiplin, terutama ketika menghadapi situasi transisi dan bola mati yang dapat menentukan jalannya pertandingan.

Baca Juga: 24 Jam Bersama di Thailand, Bernardo Tavares Punya Misi Khusus untuk Persebaya Surabaya

Pemusatan latihan di Thailand jadi kesempatan terakhir

Persebaya Surabaya memanfaatkan pemusatan latihan di Thailand sebagai bagian penting dari persiapan menuju laga pembuka Super League 2026/2027.

Rombongan Green Force berada di Negeri Gajah Putih sejak 18 Agustus dan dijadwalkan kembali ke Surabaya pada 27 Agustus mendatang.

Selama berada di Thailand, tim menjalani program latihan secara intensif dengan suasana yang lebih terfokus.

Beberapa sesi juga digelar secara tertutup agar Bernardo Tavares bersama staf pelatih dapat memaksimalkan program tanpa banyak gangguan dari luar.

Pemusatan latihan tersebut menjadi momentum untuk meningkatkan kondisi fisik sekaligus menyempurnakan aspek taktik.

Waktu yang tersisa sebelum pertandingan 5 September menjadi periode penting bagi tim untuk memastikan setiap pemain memahami skema yang akan digunakan dalam kompetisi.

Bernardo Tavares juga dapat menggunakan periode tersebut untuk melihat perkembangan pemain setelah menjalani rangkaian persiapan panjang.

Dengan evaluasi yang dilakukan secara berkelanjutan, pelatih diharapkan bisa menentukan komposisi terbaik untuk menghadapi laga perdana melawan Bhayangkara Presisi Lampung FC.

Baca Juga: Selektif Pilih Pemain Asing, Persebaya Surabaya Tak Mau Sekadar Jorjoran

Fokus berikutnya adalah Bhayangkara FC

Laga melawan Bhayangkara Presisi Lampung FC pada 5 September 2026 menjadi ujian pertama Persebaya Surabaya di Super League 2026/2027.

Persiapan fisik, taktik, dan mental yang dilakukan sejak pramusim akan diuji dalam pertandingan resmi tersebut.

Rachmat Irianto dan rekan-rekannya kini memiliki waktu untuk mengubah hasil evaluasi menjadi perbaikan nyata.

Kekurangan yang ditemukan dalam pramusim tidak boleh kembali terulang jika Persebaya Surabaya ingin mengawali kompetisi dengan hasil positif.

Transisi permainan dan bola mati menjadi dua aspek yang patut mendapat perhatian karena kesalahan kecil dalam situasi tersebut bisa berujung pada peluang bagi lawan.

Konsentrasi sepanjang pertandingan juga menjadi kunci agar Green Force tidak kehilangan kendali ketika menghadapi tekanan.

Dengan pemusatan latihan di Thailand hingga 27 Agustus, Persebaya Surabaya masih memiliki kesempatan untuk merapikan sejumlah detail sebelum memasuki pekan pertandingan. 

Rangkaian evaluasi itu diharapkan membuat skuad lebih matang, sehingga pekerjaan rumah yang disoroti Rachmat Irianto bisa segera berubah menjadi modal untuk menghadapi Bhayangkara Presisi Lampung FC.

EDITOR: Banu Adikara