← Beranda
Transisi Persebaya Surabaya Belum Mulus! Bernardo Tavares Punya PR Jelang Super League 2026/2027
Moch. Rizky Pratama PutraSenin, 17 Agustus 2026 | 15.34 WIB
Aksi Arief Catur Pamungkas saat mengawal lini belakang Persebaya Surabaya dengan hasil akhir menang 1-0 atas Penang FC. (Persebaya)

 

JawaPos.com - Persebaya Surabaya tutup pramusim dengan kemenangan 1-0 atas Penang FC di Stadion Gelora Bung Tomo, Sabtu (15/8), tetapi Bernardo Tavares masih menemukan masalah dalam transisi bertahan.

Gol Walber Mota menit ke-83 memastikan Green Force meraih hasil positif sebelum menghadapi Super League 2026/2027.

Mengapa Bernardo Tavares Masih Soroti Transisi Bertahan?

Kemenangan atas Penang FC belum membuat Bernardo Tavares puas karena Persebaya Surabaya masih memberikan terlalu banyak ruang kepada lawan pada fase transisi bertahan.

Baca Juga: Jadwal Wakil Indonesia di Kejuaraan Dunia 2026: Alwi Farhan dan Putri KW Main Hari Ini

Pelatih asal Portugal itu menilai persoalan tersebut bisa menjadi ancaman serius jika tidak segera diperbaiki sebelum kompetisi resmi dimulai.

"Saya pikir pada babak pertama kami membiarkan tim lawan melakukan banyak tembakan ke arah gawang kami, sementara kami tidak terlalu banyak melakukan tembakan," kata Bernardo Tavares.

Persebaya Surabaya memang tidak langsung tampil dominan sejak pertandingan dimulai, sedangkan Penang FC mampu beberapa kali mengarahkan bola ke gawang.

Baca Juga: Persebaya Surabaya 6 Kali Menang di Pramusim! Rian Bongkar PR Tim Jelang Super League 2026/2027

Situasi tersebut menjadi catatan penting karena pertandingan berlangsung dalam intensitas tinggi dan menjadi laga terakhir Green Force pada rangkaian pramusim.

"Saya pikir kami bisa bermain lebih baik, tetapi ada juga beberapa momen bagus pada babak pertama. Pada babak kedua, kami melakukan banyak pergantian pemain," imbuh Bernardo Tavares.

Apa yang Berubah Setelah Persebaya Surabaya Melakukan Rotasi?

Perubahan permainan mulai terlihat setelah Bernardo Tavares memasukkan sejumlah pemain pada babak kedua.

Rotasi tersebut tidak hanya bertujuan menjaga kondisi pemain, tetapi juga menjadi kesempatan bagi sang pelatih untuk menguji kesiapan skuad sekaligus melihat kemampuan pemain menjalankan peran berbeda.

Persebaya Surabaya kemudian tampil lebih agresif dan mampu menciptakan tekanan lebih besar kepada Penang FC.

Gol Walber Mota pada menit ke-83 menjadi bukti efektivitas perubahan tersebut sekaligus mengunci kemenangan 1-0 di hadapan pendukung Green Force.

Baca Juga: Timnas Voli Putra Indonesia Bertanding di Samdech Thipadei Cup

"Kami memiliki momen-momen bagus dan menunjukkan sikap yang baik, tetapi terkadang dalam transisi bertahan kami membiarkan tim lawan menciptakan dua atau tiga peluang yang sebenarnya bisa menjadi gol," ujar Bernardo Tavares.

Catatan dua atau tiga peluang berbahaya tersebut menjadi pekerjaan rumah yang tidak bisa diabaikan.

Bernardo ingin Persebaya Surabaya lebih cepat mengantisipasi perubahan situasi ketika kehilangan bola agar lawan tidak mudah mendapatkan kesempatan mencetak gol.

Baca Juga: Janice Tjen Lewati Drama Tiga Set untuk Melaju di Cincinnati Open

Mengapa Laga Penang FC Tetap Dinilai Positif?

Meski menemukan sejumlah kekurangan, Bernardo Tavares tetap menilai pertandingan melawan Penang FC sebagai uji coba yang bermanfaat.

Persebaya Surabaya mendapat kesempatan mengukur perkembangan tim menghadapi lawan yang mampu memberikan tekanan sepanjang pertandingan.

"Namun, jika kita menghitung peluang terbesar, jumlah tembakan ke arah gawang, kami lebih banyak dibandingkan lawan. Kami juga mendapatkan lebih banyak tendangan sudut," kata mantan pelatih PSM Makassar itu.

Baca Juga: Aldila Sutjiadi Melaju ke 16 Besar Ganda Putri Cincinnati Open 2026

Statistik peluang tersebut menjadi salah satu alasan Bernardo tetap melihat sisi positif dari kemenangan 1-0 tersebut.

Menurut dia, kemampuan pemain mempertahankan fokus dalam laga intens menjadi modal penting menjelang bergulirnya Super League 2026/2027.

"Saya pikir ini pertandingan yang bagus dan intens. Tim lawan juga memiliki tim yang bagus sehingga membuat kami tetap fokus. Ada banyak hal yang masih bisa kami tingkatkan untuk menjadi tim yang lebih baik," sambung Bernardo Tavares.

Pemain Muda Dapat Kesempatan Sebelum Kompetisi Resmi

Selain mengevaluasi permainan utama, Bernardo Tavares juga memanfaatkan laga melawan Penang FC untuk memberikan menit bermain kepada pemain muda.

Baca Juga: Pep Guardiola Pergi, Joleon Lescott Prediksi Manchester City Tak Akan Alami Masa Sulit

Ichsas Baihaqi menjadi salah satu pemain yang mendapat kesempatan tampil, sementara Dava Yunna bahkan mengakhiri pertandingan bersama tim utama Persebaya Surabaya.

"Kami memainkan beberapa pemain sejak awal untuk melihat mereka di posisi lain. Beberapa pemain muda seperti Ichsas Baihaqi juga mendapat kesempatan bermain," ujar Bernardo Tavares.

“Kami mengakhiri pertandingan dengan Dava Yunna, pemain dari akademi. Penting bagi mereka untuk merasakan atmosfer seperti ini,” sambung dia.

Baca Juga: Real Madrid Menang Meyakinkan 3-0 atas Schalke pada Laga Pramusim

Kesempatan tersebut menjadi bagian dari proses membangun kedalaman skuad Persebaya Surabaya sebelum kompetisi resmi dimulai.

Bernardo tidak hanya mengejar hasil pertandingan, tetapi juga ingin memastikan setiap pemain memahami tuntutan permainan dan siap menjalankan instruksi ketika dibutuhkan.

Dengan kemenangan 1-0 atas Penang FC, Persebaya Surabaya memang berhasil menutup pramusim dengan catatan positif.

Baca Juga: Liverpool Akhiri Pramusim dengan Kalahkan Como 2-0 di Anfield

Namun, sorotan Bernardo Tavares terhadap transisi bertahan menunjukkan masih ada pekerjaan yang harus diselesaikan sebelum Green Force benar-benar siap menghadapi persaingan Super League 2026/2027.

EDITOR: Latu Ratri Mubyarsah