JawaPos.com - PSS Sleman di bawah Pieter Huistra uji tanding pramusim menghadapi Persita Tangerang di Stadion Maguwoharjo, Sabtu (15/8) sore WIB.
Pertandingan itu berakhir dengan skor 1-1.
Meski hasil akhir berimbang, pelatih PSS Sleman Pieter Huistra melihat banyak hal positif dari laga tersebut.
Baca Juga: Gelandang Persija U-16 Daeng Omar Imansa Dipanggil Timnas U-16, Targetkan Tembus Skuad Utama
Salah satunya adalah perkembangan kondisi fisik pemain yang mulai menunjukkan peningkatan setelah menjalani rangkaian latihan pramusim.
Dalam pertandingan ini, seluruh pemain PSS mendapat kesempatan bermain selama 60 menit.
Laga sendiri menggunakan format 2x45 menit ditambah 30 menit, lebih panjang dibandingkan uji tanding pertama ketika PSS menghadapi Kendal Tornado FC.
Baca Juga: Stadion Brawijaya Dibenahi agar Persik Kediri Tetap Bermarkas di Kediri
Pieter menjelaskan, peningkatan durasi bermain menjadi salah satu target yang sudah ditetapkan tim pelatih.
“Dalam pertandingan uji coba, kami selalu menetapkan target tertentu. Hal terpenting kali ini adalah semua pemain bermain selama 60 menit. Di pertandingan sebelumnya mereka bermain 45 menit,” kata Pieter seusai pertandingan.
Pelatih asal Belanda itu juga membagi skuad menjadi dua tim untuk melihat perkembangan setiap pemain sekaligus menjaga ritme pertandingan.
Menurut dia, kedua tim mampu menunjukkan permainan kompetitif saat menghadapi Persita yang juga berada di level kompetisi yang sama.
Pieter menilai pertandingan tersebut memberikan pengalaman penting bagi para pemain, terutama dalam merasakan intensitas permainan jelang bergulirnya Super League 2026/27.
“Senang melihat kedua tim tampil kompetitif dan bermain cukup baik. Ini baru pertandingan kedua. Jadi, menurut saya ini adalah minggu yang baik dengan segala latihan keras yang telah dijalani,” ujar Pieter Huistra.
Baca Juga: Eks PSBS Biak Eduardo Barbosa Gabung Persik Kediri, Macan Putih Punya Sembilan Pemain Asing
Dari sisi chemistry, Pieter juga melihat perkembangan positif.
Para pemain lama mulai mengambil peran untuk membantu pemain baru beradaptasi dengan lingkungan tim dan gaya bermain yang diterapkan.
Dalam laga tersebut, PSS sempat unggul lebih dulu melalui sundulan Gustavo Tocantins pada menit ke-19.
Baca Juga: Persija Jakarta Jalani Dua Laga Uji Coba di Thailand, Shin Tae-yong Ungkap Misinya
Gol itu tercipta setelah penyerang PSS tersebut memanfaatkan umpan Riko Simanjuntak. Persita kemudian mampu menyamakan kedudukan hingga pertandingan berakhir 1-1.
Bagi Pieter, skor bukan menjadi ukuran utama dalam uji tanding kali ini.
Dia lebih menyoroti kebugaran, pemahaman terhadap gameplan, serta keberanian pemain dalam menjalankan gaya bermain PSS.
Baca Juga: Jordy Wehrmann Operasi Bahu, Madura United Terancam Kehilangan Pilar Tengah Tiga Bulan
“Yang ketiga adalah mentalitas: jangan takut, harus berani, dan cobalah bermain sesuai dengan gaya yang kita inginkan. Mereka berhasil melakukannya hari ini,” ucap Pieter Huistra.