← Beranda
3 Pekan Pramusim PSS Sleman, Pieter Huistra Geser Fokus dari Fisik ke Taktik
Andre Rizal HanafiKamis, 13 Agustus 2026 | 18.42 WIB
PSS Sleman mendaftarkan 35 pemain untuk Super League, termasuk 10 pemain baru yang siap bersaing di kompetisi musim depan. (Dok. PSS)

 

JawaPos.com - PSS Sleman mulai memasuki tahap penting dalam persiapan menuju Super League 2026/2027. Setelah tiga pekan menjalani pramusim, tim asuhan Pieter Huistra perlahan mengalihkan perhatian dari pembentukan kondisi fisik menuju pematangan taktik.

Dua pekan pertama pramusim dimanfaatkan Huistra untuk meningkatkan kebugaran para pemain. Program tersebut menjadi fondasi awal agar skuad PSS memiliki kondisi fisik yang cukup untuk menjalankan intensitas permainan sesuai keinginan sang pelatih.

Memasuki pekan ketiga, porsi latihan taktikal mulai ditingkatkan. Huistra ingin para pemain tidak hanya memiliki kondisi fisik yang prima, tetapi juga memahami struktur permainan dan filosofi yang akan diterapkan sepanjang kompetisi.

Baca Juga: PSS Sleman Kalahkan Kendal Tornado FC, Pieter Huistra Belum Puas dengan Performa Tim

“Kami sudah memiliki waktu tiga minggu untuk bekerja bersama. Dalam dua minggu pertama, fokus utama kami adalah membangun kondisi fisik para pemain. Sekarang, kami mulai memberikan porsi yang lebih banyak pada aspek taktik,” kata Huistra setelah sesi latihan kebugaran, Rabu (12/8/2026) pagi.

Perubahan fokus tersebut menjadi bagian dari proses untuk membentuk karakter permainan PSS Sleman. Huistra mulai melihat perkembangan positif dari skuadnya, tetapi pelatih asal Groningen, Belanda, itu belum ingin terburu-buru memberikan penilaian akhir.

Menurutnya, masih banyak pekerjaan yang harus diselesaikan sebelum kompetisi resmi dimulai. Pemain perlu terus mendapatkan pemahaman mengenai tugas masing-masing, baik ketika menguasai bola maupun saat melakukan transisi dan bertahan.

Baca Juga: Opening Ceremony Super League 2026/2027 di Pulau Dewata, Bali United Vs PSS Sleman Jadi Menu Utama

Huistra juga menyadari bahwa proses membangun sebuah tim membutuhkan waktu. Karena itu, tiga hingga empat pekan ke depan akan dimanfaatkan untuk memperkuat fondasi yang sudah dibangun selama latihan pramusim.

“Namun, perjalanan kami masih panjang. Kami masih memiliki waktu sekitar tiga hingga empat minggu ke depan dan waktu tersebut sangat kami butuhkan,” ujarnya.

Bagi PSS, periode tersebut menjadi kesempatan untuk mengevaluasi berbagai kekurangan yang muncul selama latihan maupun pertandingan uji coba. Setiap laga pramusim dapat digunakan untuk mengukur sejauh mana pemain mampu menerapkan konsep yang diberikan oleh tim pelatih.

Dengan kompetisi Super League 2026/2027 yang semakin dekat, PSS Sleman kini memasuki fase pematangan. Kondisi fisik yang telah dibangun menjadi modal untuk memperdalam aspek taktikal sekaligus menyatukan pemahaman antarpemain.

Baca Juga: Lima Musim di PSS Sleman Berakhir, Achmad Zidan Gabung Persela Lamongan

Huistra masih memiliki beberapa pekan untuk memastikan skuadnya semakin siap. Targetnya bukan sekadar memiliki pemain yang bugar, tetapi juga tim dengan struktur permainan yang jelas ketika kompetisi resmi bergulir.

EDITOR: Banu Adikara