JawaPos.com - Pelatih Arema FC Marcos Santos terus menggodok mental skuadnya setelah menjalani lima pertandingan di turnamen pramusim, sebagai persiapan menghadapi Super League 2026/2027 yang dimulai 4 September 2026.
Meski langkah Singo Edan terhenti di semifinal, Marcos melihat proses tersebut membantu tim berkembang sekaligus beradaptasi dengan tekanan besar.
Mengapa Marcos Santos Puas dengan Perkembangan Arema FC?
Marcos Santos menilai lima pertandingan pramusim menjadi modal penting bagi Arema FC sebelum memasuki persaingan Super League 2026/2027.
Baca Juga: Persebaya Surabaya Tak Boleh Terlena! Francisco Rivera Terus Berbenah Jelang Super League 2026/2027
Setiap pertandingan memberikan kesempatan bagi tim untuk berkembang sekaligus menguji kesiapan pemain menghadapi level kompetisi yang lebih tinggi.
“Lima pertandingan di turnamen pramusim sangat membantu proses kami. Selama turnamen, tim terus berkembang dari satu pertandingan ke pertandingan berikutnya,” kata pelatih asal Brasil tersebut.
Bagi Marcos, hasil akhir di turnamen pramusim bukan satu-satunya tolok ukur perkembangan tim.
Baca Juga: Masih Lapar Gelar! 4 Mantra Bernardo Tavares Usai Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026
Pelatih Arema FC justru mendapat gambaran lebih jelas mengenai kemampuan pemain setelah menjalani rangkaian pertandingan dengan tekanan kompetitif yang berbeda.
Tekanan Jersey Arema FC Jadi Bagian Penting
Turnamen pramusim juga dimanfaatkan Marcos Santos untuk mengintegrasikan pemain-pemain baru ke dalam skuad Arema FC.
Proses tersebut tidak hanya berkaitan dengan aspek teknis dan taktik, tetapi juga bagaimana pemain beradaptasi dengan tuntutan menjadi bagian dari klub asal Malang tersebut.
“Sekaligus membuat mereka memahami apa arti menjadi bagian dari Arema FC dan besarnya tekanan ketika mengenakan jersey ini,” ujar Marcos Santos.
Tekanan tinggi menjadi pengalaman penting bagi pemain yang baru bergabung dengan Arema FC.
Marcos ingin melihat bagaimana setiap pemain merespons situasi pertandingan sekaligus menunjukkan karakter ketika berada dalam kondisi yang menuntut konsentrasi dan mental kuat.
Baca Juga: Infantino Dituding Rusak Kepercayaan, Tiga Konfederasi FIFA Mulai Bersatu Melawan
“Turnamen ini menjadi kesempatan yang baik untuk melihat karakter pemain, siapa yang bisa benar-benar membantu tim dan siapa yang masih harus berkembang selama proses ini,” imbuhnya.
Komposisi Arema FC Sudah 90 Persen
Di sisi lain, General Manager Arema FC Yusrinal Fitriandi mengungkapkan komposisi tim untuk menghadapi Super League 2026/2027 sudah mencapai sekitar 90 persen.
Kondisi tersebut tidak lepas dari kedatangan empat legiun asing baru yang direkrut sesuai dengan kebutuhan dan skema permainan yang diinginkan Marcos Santos.
Baca Juga: Aston Villa Serius Kejar Gelandang Bayern Munchen Joao Palhinha
Kehadiran para pemain baru membuat kerangka tim semakin mendekati komposisi ideal untuk kompetisi musim 2026/2027.
Namun, Yusrinal menegaskan proses pembentukan skuad belum sepenuhnya selesai karena klub masih membuka kemungkinan melakukan perubahan.
Artinya, bursa transfer Arema FC belum benar-benar ditutup meski komposisi tim sudah menyentuh 90 persen.
Baca Juga: Kalah dari Monaco, Andoni Iraola: Fisik Liverpool yang Belum Siap Main 90 Menit
Klub masih bisa berburu pemain baru jika menemukan sosok yang sesuai kebutuhan, sekaligus membuka peluang melepas pemain dari skuad saat ini.
Evaluasi Jadi Kunci Sebelum Liga Dimulai
Yusrinal menjelaskan turnamen pramusim menjadi bahan evaluasi penting bagi Arema FC sebelum kompetisi resmi dimulai.
Penampilan pemain dalam lima pertandingan memberikan data dan gambaran langsung bagi tim pelatih untuk menentukan sektor yang masih membutuhkan pembenahan.
”Karena di turnamen pramusim kami melakukan banyak peninjauan dari aspek hasil dan performa pemain yang tampil di lapangan. Evaluasi ini sangat penting dilakukan untuk mengembangkan tim secara keseluruhan,” ujar pria yang biasa disapa Inal itu.
Baca Juga: Gagal di Piala AFF 2026, Dony Tri Pamungkas Harap Timnas Indonesia Lebih Baik
Menurut Yusrinal, evaluasi tersebut membantu tim pelatih menemukan bagian yang belum maksimal sebelum Super League 2026/2027 bergulir.
Jika masih terdapat kebutuhan di posisi tertentu, hasil peninjauan selama pramusim dapat menjadi dasar klub untuk kembali bergerak di bursa transfer.
“Tim pelatih bisa melihat secara langsung, sektor mana yang masih perlu dibenahi sebelum liga dimulai. Hasil evaluasi itu kemudian dapat menjadi pertimbangan untuk mencari pemain baru yang sesuai dengan kriteria dan kebutuhan,” ucap dia.
Baca Juga: Persib Bandung Kembali Masuk Daftar FIFA Registration Ban Jelang Super League 2026/2027
Dengan kickoff Super League 2026/2027 dijadwalkan pada 4 September 2026, Arema FC masih memiliki waktu untuk mematangkan skuad.
Marcos Santos kini tidak hanya dituntut menyiapkan strategi di lapangan, tetapi juga memastikan pemain siap menghadapi tekanan besar yang melekat pada jersey Arema FC.