JawaPos.com - PSSI akan melakukan pertemuan dengan tim kepelatihan Timnas Indonesia yang dikomandoi John Herdman. Pertemuan tersebut akan membahas evaluasi setelah Timnas Indonesia gagal di Piala AFF 2026.
Hal tersebut diungkapkan Sekjen PSSI Yunus Nusi. Rencananya, evaluasi dilakukan hari ini, namun terpaksa diundur karena Ketum PSSI Erick Thohir memiliki agenda kementerian.
“Ya biasa, sebagaimana yang selalu dilakukan Ketua Umum, baik itu Timnas kita berprestasi maupun tidak, akan ada diskusi dan evaluasi dari semua event yang dilakukan, termasuk dengan Timnas yang AFF kemarin gagal,” kata Yunus Nusi saat ditemui wartawan, Senin (10/8).
Baca Juga: Persiraja Resmi Merekrut 5 Pemain asli Aceh, Ini Daftar Lengkapnya
“Harusnya malam ini kami (bertemu John Herdman), tapi Ketua Umum tiba-tiba ada kegiatan kementerian lainnya, mungkin di waktu atau beberapa hari ke depan kita akan ada evaluasi,” lanjut Yunus Nusi.
Yunus Nusi mengaku memahami betul kegagalan Timnas Indonesia lolos ke semifinal Piala AFF 2026 membuat pencinta sepak bola Tanah Air kecewa berat. Pasalnya, Skuad Garuda gagal lolos fase grup dalam dua edisi beruntun.
Meski demikian, Yunus Nusi menyampaikan publik harus menilai Timnas Indonesia secara objektif.
Baca Juga: Meski Liverpool Kalah dari AS Monaco, Alexander Isak Senang Bisa Kembali Main di Anfield
Menurut dia, Rizky Ridho dan kawan-kawan telah mengerahkan segala kekuatannya di Piala AFF 2026 dan patut diapresiasi.
Selain itu, Timnas Indonesia juga sebelumnya telah menunjukkan kualitasnya dengan menumbangkan Oman dan Mozambik pada agenda FIFA Matchday Juni 2026. Kedua negara tersebut memiliki ranking FIFA yang lebih baik dari Indonesia.
“Kita harus secara objektif melihat bahwa anak-anak ini juga telah memberikan yang terbaik untuk sepak bola Indonesia. Ketika mereka menang dengan Oman, dengan, Mozambik, juga sempat menahan Bulgaria walaupun juga kalah. Itu kan bagian dari prestasi yang telah mereka sumbangkan ke sepak bola Indonesia," tutur Yunus Nusi.
“Kta tahu bersama bahwa Oman, Mozambik itu juga, peringkat-peringkat jauh di atas kita, tetapi mereka bisa mengatur dan mengamankannya,” lanjut dia.
Lebih lanjut, Yunus Nusi menekankan kepada publik Tanah Air untuk tidak menghujat para pemain Timnas Indonesia. Sebab, bagaimanapun juga, para pemain tersebut merupakan aset penting Skuad Garuda.
“Hal yang penting bagi kami adalah, kami berharap teman-teman suporter, netizen, untuk tidak mencela atau, melakukan hal-hal yang negatif kepada pemain kita. Mereka ini aset kita di masa yang akan datang,” ucap Yunus Nusi.
Baca Juga: Shin Tae-Yong Bawa 28 Pemain Persija ke TC Thailand, Tak Ada Kwon Chang-hoon dan Mauro Zijlstra
Timnas Indonesia gagal lolos semifinal setelah ditahan imbang Singapura 1-1 pada laga terakhir Grup A Piala AFF di Stadion Jalan Besar, Jumat (7/8). Hasil imbang tersebut membuat Skuad Garuda finis posisi ketiga dengan koleksi tujuh angka, terpaut tiga angka dari Vietnam dan satu angka dari Singapura yang lolos ke fase gugur.