JawaPos.com — Miguel Pereira mencetak gol perdananya untuk Persebaya Surabaya saat mengalahkan Port FC 2-1 di Stadion Gelora Bung Tomo, Sabtu (1/8/2026), sekaligus memastikan Green Force menutup fase Grup B Piala Presiden 2026 sebagai juara grup dengan sembilan poin.
Penyerang asal Portugal itu langsung menjadikan momentum tersebut sebagai bahan bakar untuk menghadapi Arema FC di semifinal pada Selasa (4/8/2026) di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Bali.
Gol Perdana Miguel Pereira Jadi Suntikan Kepercayaan Diri
Miguel Pereira mengaku sangat bahagia setelah akhirnya mencetak gol bersama Persebaya Surabaya dalam pertandingan penting melawan Port FC.
Gol tersebut terasa semakin spesial karena ikut membantu Green Force mengamankan kemenangan sekaligus posisi puncak Grup B Piala Presiden 2026.
Pemain asal Portugal itu mengungkapkan gol tersebut menjadi hasil dari kerja keras yang sudah dijalaninya selama 12 hingga 13 pekan.
Ia juga mengakui tidak setiap pertandingan memberikan kesempatan untuk mencetak gol, sehingga keberhasilan menjebol gawang Port FC menjadi momen penting dalam proses adaptasinya.
"Ya, saya merasa luar biasa. Saya telah bekerja keras untuk ini selama 2 hingga 3 pekan. Terkadang memang tidak memungkinkan untuk mencetak gol, tetapi saya sangat senang bisa mencetak gol hari ini. Lebih dari itu, saya sangat senang bisa menang, meraih tiga poin, dan membawa tim ini berada di peringkat pertama," ujar Miguel Pereira saat ditanya JawaPos.com di Mixed Zone Gelora Bung Tomo, Sabtu (1/8/2026).
Kemenangan tersebut sekaligus memperlihatkan perkembangan positif Green Force sepanjang fase grup.
Persebaya Surabaya mampu menyapu bersih tiga pertandingan Grup B dengan sembilan poin dan melangkah ke semifinal sebagai juara grup.
Baca Juga: Presiden Persebaya Azrul Ananda Dukung Bali Jadi Venue Netral Semifinal Piala Presiden 2026
Persebaya Surabaya Makin Paham Filosofi Bernardo Tavares
Miguel Pereira juga melihat perkembangan permainan Persebaya Surabaya terus menunjukkan peningkatan dari pertandingan ke pertandingan.
Menurutnya, proses selama pramusim membuat para pemain semakin memahami instruksi serta filosofi permainan yang diterapkan pelatih Bernardo Tavares.
Pemahaman antarpemain menjadi salah satu faktor penting dalam perkembangan Green Force.
Miguel Pereira menilai proses tersebut masih berjalan karena dirinya bersama rekan-rekannya baru menjalani latihan sekitar dua pekan dalam persiapan menghadapi musim baru.
“Adaptasi ini berjalan hari demi hari. Kami sedang berada di masa pramusim dan baru menjalani latihan selama dua hingga tiga pekan. Saya terus beradaptasi dengan cuaca, gaya permainan, dan kami berharap pada awal September nanti saat liga dimulai, kami sudah siap untuk bermain dan bersaing demi target-target selanjutnya."
Selain persoalan taktik, Miguel Pereira juga harus menyesuaikan diri dengan kondisi lingkungan barunya.
Penyerang asal Portugal itu menyebut cuaca dan gaya permainan menjadi bagian dari proses adaptasi yang harus terus dijalani sebelum kompetisi liga dimulai pada awal September.
Atmosfer Surabaya Bikin Miguel Pereira Makin Nyaman
Adaptasi Miguel Pereira di Persebaya Surabaya tidak hanya berkaitan dengan aspek teknis di lapangan.
Dukungan suporter dan atmosfer pertandingan di Surabaya juga menjadi bagian penting yang membuat pemain anyar tersebut menikmati perjalanan awalnya bersama Green Force.
Miguel Pereira mengaku merasakan atmosfer luar biasa ketika Persebaya Surabaya bermain bagus dan meraih kemenangan.
Baca Juga: Bruno Moreira Bukan Lagi "Anak Baik", Persebaya Surabaya Bangkit Kalahkan Port FC 2-1
Bahkan ketika tim mendapatkan hasil kurang baik, dukungan yang diberikan suporter tetap membuatnya terkesan.
“Atmosfernya sangat luar biasa. Ketika kami bermain bagus dan meraih kemenangan, suasananya begitu luar biasa, begitu pula saat kami mendapatkan hasil kurang baik, mereka tetap luar biasa. Atmosfernya sungguh menakjubkan dan saya sangat menikmati bermain di sini, menikmati kota Surabaya. Saya hanya bisa mengatakan hal-hal yang baik tentang hal itu."
Kenyamanan tersebut bisa menjadi modal penting bagi Miguel Pereira untuk terus berkembang bersama Persebaya Surabaya.
Setelah mencetak gol perdana dan membantu tim meraih sembilan poin dari tiga pertandingan Grup B, kepercayaan dirinya juga berpeluang meningkat menjelang laga semifinal.
Miguel Pereira Antusias Hadapi Arema FC
Tantangan berikutnya sudah menanti Persebaya Surabaya di semifinal Piala Presiden 2026. Green Force akan menghadapi Arema FC dalam pertandingan empat besar setelah memastikan diri menjadi juara Grup B.
Miguel Pereira justru menyambut positif pertandingan tersebut karena menyukai laga dengan atmosfer besar dan menghadapi lawan-lawan kuat.
Bagi pemain Portugal itu, pertandingan semifinal menjadi kesempatan berikutnya untuk menguji perkembangan Persebaya Surabaya sekaligus mengejar tiket menuju partai final.
"Ini bagus. Kami menyukai pertandingan seperti ini. Kami suka bermain melawan tim-tim besar dan dalam pertandingan besar. Sekarang kami harus beristirahat, bepergian ke Bali, dan semoga kami bisa menang. Kami akan berusaha keras untuk menang dan melaju ke babak final."
Pernyataan tersebut menunjukkan ambisi Miguel Pereira setelah mencetak gol perdananya untuk Persebaya Surabaya.
Perjalanan menuju final Piala Presiden 2026 kini menjadi target terdekat, dengan Arema FC sebagai penghalang yang harus dilewati di semifinal.
Baca Juga: Bali Jadi Tuan Rumah Semifinal dan Final, Piala Presiden 2026 Berhadiah Rp 8 Miliar
Bagi Miguel Pereira, gol perdana bukan sekadar catatan statistik dalam perjalanan awal bersama Persebaya Surabaya.
Gol tersebut menjadi bahan bakar tambahan setelah 12 hingga 13 pekan bekerja keras, sekaligus modal kepercayaan diri untuk menghadapi laga besar berikutnya.
Persebaya Surabaya juga memiliki momentum kuat setelah menutup fase grup dengan tiga kemenangan dan sembilan poin.
Dengan proses adaptasi yang terus berjalan, pemahaman terhadap filosofi Bernardo Tavares yang semakin matang, serta dukungan atmosfer Surabaya, kini menatap semifinal dengan target jelas: menang dan melaju ke final Piala Presiden 2026.
Baca Juga: Francisco Rivera Minta Persebaya Jaga Konsistensi, Beber Aspek yang Masih Harus Dibenahi