← Beranda
Jonathan Bustos Kembali ke Indonesia, PSIS Semarang Lengkapi Trio Pemain Asing untuk Liga 2 Musim 2026/2027
Andre Rizal HanafiSelasa, 28 Juli 2026 | 18.54 WIB
PSIS Semarang rekrut Jonathan Bustos, lengkapi trio asing di Liga 2 musim 2026/2027. (Istimewa)

 

JawaPos.com - PSIS Semarang kembali memperkuat skuadnya jelang bergulirnya musim 2026/2027. Kali ini, Laskar Mahesa Jenar resmi memperkenalkan gelandang serang asal Argentina Jonathan Ezequiel Bustos, sebagai rekrutan asing terakhir mereka.

Pengumuman tersebut disampaikan melalui akun Instagram resmi @psisofficial. Dalam unggahan, PSIS menyambut kedatangan pemain berusia 32 tahun itu dengan kalimat singkat. "The new number 10 is here, sugeng rawuh, Jonathan Ezequiel Bustos," tulis PSIS.

Bustos akan mengenakan nomor punggung 10. Kehadirannya sekaligus melengkapi komposisi tiga pemain asing PSIS musim ini setelah sebelumnya klub mempertahankan Rafinha asal Brasil dan merekrut Deri Corfe dari Inggris.

Baca Juga: Kendal Tornado FC Rekrut Winger Jepang Yushi Yamaya, Eks Juara J1 League Siap Bawa Laskar Badai Pantura Promosi

Bagi pecinta sepak bola Indonesia, nama Jonathan Bustos bukanlah sosok asing. Gelandang kelahiran Buenos Aires itu sudah cukup lama berkarir di Indonesia dan memiliki pengalaman bersama sejumlah klub Liga 1 maupun Liga 2.

Sebelum bergabung dengan PSIS, Bustos pernah memperkuat Borneo FC, PSS Sleman, Malut United FC, hingga Persela Lamongan pada putaran pertama Liga 2 musim 2025/2026. Pengalaman tersebut membuatnya diyakini tidak akan membutuhkan waktu lama untuk beradaptasi dengan atmosfer kompetisi sepak bola Indonesia.

Secara permainan, Bustos dikenal sebagai gelandang serang yang memiliki visi bermain bagus, kaki kiri yang akurat, serta kemampuan mengatur tempo pertandingan. Selain piawai menciptakan peluang bagi rekan-rekannya, ia juga mampu mencetak gol dari lini kedua.

Baca Juga: Bukan Sekadar Hiasan, Patung Singa Taman Dempo Simpan Jejak Singhasari dan Semangat Arema

Karakter bermain seperti itu menjadi salah satu alasan PSIS mendatangkannya. Kehadiran Bustos diharapkan mampu menambah kreativitas serangan Laskar Mahesa Jenar, terutama saat menghadapi tim-tim yang bermain rapat di lini pertahanan.

Karier Bustos juga cukup berwarna. Sebelum berkiprah di Indonesia, ia sempat bermain di Argentina bersama Huracán dan Platense. Ia juga pernah mencicipi kompetisi Yunani bersama AEL Larissa serta bermain di Peru bersama Melgar.

Pada awal 2026, Bustos sempat bergabung dengan klub kasta tertinggi Liga Bolivia, The Strongest. Namun, perjalanan bersama klub tersebut tidak berlangsung lama hingga akhirnya dia menerima tawaran dari PSIS Semarang untuk kembali ke Indonesia.

Dengan pengalaman bermain di berbagai kompetisi, Bustos diharapkan dapat menjadi sosok penting di ruang tengah PSIS. Pengalamannya juga diyakini akan membantu para pemain muda Mahesa Jenar berkembang sepanjang musim.

Kedatangan Bustos sekaligus menandai berakhirnya perburuan pemain asing PSIS untuk menghadapi kompetisi 2026/2027. Manajemen kini akan mengalihkan fokus pada pematangan tim bersama pelatih Widodo Cahyono Putro sebelum kompetisi resmi dimulai.

Dengan komposisi pemain asing yang kini telah lengkap, PSIS berharap mampu tampil lebih kompetitif sepanjang musim. Kombinasi pengalaman Bustos, ketajaman Deri Corfe di lini depan, serta kontribusi Rafinha diharapkan menjadi fondasi kuat bagi Mahesa Jenar untuk bersaing dan memenuhi target yang telah dipasang pada musim 2026/2027.

Baca Juga: PSIM Sambut League Cup, Siap Jalani Jadwal Padat dan Bidik Prestasi di Dua Kompetisi

EDITOR: Latu Ratri Mubyarsah