JawaPos.com — Persebaya Surabaya mengawali kiprah di Grup B Piala Presiden 2026 dengan kemenangan 1-0 atas Persija Jakarta di Stadion Gelora Bung Tomo, Minggu (26/7/2026). Green Force meraih tiga poin berkat gol bunuh diri Radovan Pankov pada menit ke-63 setelah laga berlangsung sengit sejak babak pertama.
Bagaimana Jalannya Babak Pertama?
Persebaya Surabaya dan Persija Jakarta langsung bermain terbuka sejak peluit awal dibunyikan. Persija Jakarta lebih dulu mengancam pada menit kesembilan ketika Victor Jonson Benjamin Dethan melepaskan tembakan tepat sasaran memanfaatkan peluang yang dibangun Witan Sulaeman, tetapi masih mampu diamankan pertahanan Green Force.
Laga berlangsung keras sejak awal dengan Toni Firmansyah menerima kartu kuning pada menit kelima. Persija Jakarta juga kehilangan ketenangan setelah Witan Sulaeman mendapat kartu kuning pada menit ke-13, disusul Agi Firmansyah pada menit ke-20.
Persebaya Surabaya mulai menemukan ritme permainan setelah memasuki pertengahan babak pertama. Ricky Pratama sempat melepaskan tembakan pada menit ke-23, tetapi masih berhasil diblok pemain belakang Persija Jakarta.
Miguel Pereira menjadi ancaman utama Green Force menjelang turun minum. Winger asal Portugal itu mencatat tembakan tepat sasaran pada menit ke-35, kemudian kembali memperoleh peluang pada masa injury time setelah menerima umpan dari Francisco Rivera, tetapi sepakannya masih melenceng dari gawang.
Arief Catur Pamungkas juga harus menerima kartu kuning pada menit ke-37 akibat pelanggaran. Hingga wasit meniup peluit akhir babak pertama, skor tetap bertahan 0-0.
Gol Bunuh Diri Radovan Pankov Jadi Pembeda
Memasuki babak kedua, kedua pelatih langsung melakukan perubahan komposisi pemain. Bernardo Tavares memasukkan Diogo Ramalho dan Yann Mabella, sedangkan Persija Jakarta melakukan empat pergantian sekaligus dengan memasukkan Gustavo Almeida, Kerim Memija, Stjepan Loncar, dan Kyohei Yoshino.
Persija Jakarta kembali mengancam pada menit ke-49 melalui Stjepan Loncar setelah menerima peluang dari Witan Sulaeman. Namun, Ernando Ari Sutaryadi kembali tampil sigap mengamankan gawang Persebaya Surabaya.
Green Force merespons lewat dua peluang beruntun. Arief Catur Pamungkas menguji kiper Persija Jakarta pada menit ke-52 setelah menerima umpan Yann Mabella, kemudian Yuran Fernandes juga melepaskan tembakan tepat sasaran semenit berselang hasil kreasi Diogo Ramalho.
Momentum akhirnya datang pada menit ke-63. Upaya serangan Persebaya Surabaya justru berbuah gol bunuh diri bek Persija Jakarta, Radovan Pankov, yang salah mengantisipasi bola sehingga masuk ke gawang sendiri dan mengubah skor menjadi 1-0 untuk Green Force.
Persebaya Surabaya Bertahan hingga Peluit Akhir
Setelah unggul, Bernardo Tavares kembali menyegarkan tim dengan memasukkan Gledson Paixao, Ramadhan Sananta, dan Jose Mota. Persija Jakarta berusaha membalas melalui Fabio Calonego, Kwon Chang-hoon, hingga Gustavo Almeida, tetapi penyelesaian akhir mereka belum mampu menembus pertahanan Green Force.
Pertandingan semakin panas ketika Yuran Fernandes dan Gledson Paixao menerima kartu kuning pada menit ke-73 dan ke-74. Meski demikian, Persebaya Surabaya tetap mampu menjaga organisasi permainan hingga akhir laga.
Green Force bahkan nyaris menambah keunggulan pada menit ke-81 dan ke-82. Ramadhan Sananta serta Yann Mabella sama-sama memaksa kiper Persija Jakarta melakukan penyelamatan setelah menerima umpan matang dari Miguel Pereira dan Francisco Rivera.
Persija Jakarta memperoleh peluang terakhir melalui Denis Kolinger pada menit ke-86 serta Arlyansyah Abdulmanan pada masa injury time. Namun, seluruh peluang tersebut gagal menghasilkan gol sehingga skor 1-0 tetap bertahan hingga peluit panjang dibunyikan.
Kemenangan ini membuat Persebaya Surabaya mengawali Grup B Piala Presiden 2026 dengan raihan tiga poin penting di hadapan ribuan pendukungnya di Stadion Gelora Bung Tomo. Satu-satunya gol pada pertandingan tersebut tercipta melalui gol bunuh diri Radovan Pankov pada menit ke-63 yang memastikan Green Force mengalahkan Persija Jakarta.
Susunan pemain
Persebaya Surabaya:
Ernando Ari Sutaryadi; Arief Catur Pamungkas, Jefferson Silva, Yuran Fernandes, Risto Mitrevski; Francisco Rivera (kapten), Ricky Pratama, Toni Firmansyah; Miguel Pereira, Alex Martins, Malik Risaldi.
Pelatih: Bernardo Tavares
Persija Jakarta:
Muchamad Aqil Savik; Denis Kolinger, Ilham Rio Fahmi, Muhammad Fajar Fathurrahman, Radovan Pankov; Fabio Calonego, Figo Dennis; Agi Firmansyah, Eksel Runtukahu (kapten), Victor Dethan, Witan Sulaeman.
Pelatih: Shin Tae-yong