JawaPos.com — Teriknya matahari belum benar-benar turun ketika langkah-langkah mulai memenuhi pelataran Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Minggu (26/7/2026) sore hari.
Di antara lautan hijau yang perlahan mengalir menuju pintu stadion, terdengar percakapan dalam bahasa yang asing bagi telinga kebanyakan suporter.
Mereka bukan berasal dari Surabaya. Bukan pula dari Jakarta.
Perjalanan mereka bahkan dimulai ribuan kilometer dari sebuah kota kecil di Belanda bernama Blaricum.
Di tengah riuhnya laga pembuka Grup B Piala Presiden 2026 yang mempertemukan Persebaya Surabaya melawan Persija Jakarta, sembilan wisatawan Belanda memilih menghabiskan sore mereka dengan menikmati denyut sepak bola Indonesia.
Sebuah pilihan yang mungkin tak pernah mereka bayangkan saat berangkat berlibur ke Nusantara.
Revi Jansen menjadi salah satu wajah yang paling antusias.
Senyumnya tak pernah lepas saat memandang ribuan suporter yang terus berdatangan mengenakan atribut Green Force.
Atmosfer itu rupanya menjadi pengalaman baru yang sulit dijelaskan dengan kata-kata.
"(Atmosfer) sangat menarik, kami punya keluarga dari Solo, dan dia membawa kami ke Surabaya hari ini. Dia sedang dalam perjalanan sebagai pendukung," ujar Revi Jansen kepada JawaPos.com, Minggu, (26/7/2026).
Perjalanan mereka bermula dari Solo. Di sanalah keluarga mereka berasal sekaligus mengajak menikmati satu sisi Indonesia yang berbeda, bukan lewat pantai atau pegunungan, melainkan melalui sepak bola yang hidup di tribun stadion.
Bagi Revi, perjalanan menuju Surabaya bukan sekadar berpindah kota.
Ia seperti diajak menyelami budaya yang tumbuh bersama nyanyian suporter, warna kebanggaan, dan rasa memiliki terhadap sebuah klub.
"(Kami dari) Blaricum, Belanda, ya. Sedang liburan di Indonesia, di Solo, dan sekarang ke Surabaya."
Jumlah mereka pun tidak sedikit. Sembilan orang datang bersama, menyisihkan waktu liburan demi menyaksikan pertandingan yang bagi masyarakat Indonesia memiliki gengsi tersendiri.
"Kami (datang) sembilan orang."
Hari itu memang bukan pertandingan biasa.
Persebaya Surabaya dan Persija Jakarta merupakan dua kekuatan besar sepak bola nasional yang memiliki sejarah panjang, basis pendukung fanatik, dan rivalitas yang selalu menghadirkan cerita.
Lebih dari itu, laga tersebut menjadi sorotan karena menandai debut resmi Shin Tae-yong sebagai pelatih Persija Jakarta di ajang pramusim.
Sosok yang pernah memimpin Timnas Indonesia itu kini memulai babak baru bersama Macan Kemayoran, menghadapi Green Force di hadapan puluhan ribu penonton.
Namun, sebelum peluit pertama dibunyikan, sesungguhnya pertandingan sudah dimulai jauh di luar lapangan.
Ia hadir dalam langkah-langkah suporter yang berjalan bersama menuju stadion.
Dalam pedagang yang sibuk melayani pembeli. Dalam anak-anak kecil yang menggenggam tangan orang tuanya sambil mengenakan jersey kebanggaan.
Dan juga dalam tatapan penasaran sembilan wisatawan Belanda yang perlahan memahami mengapa sepak bola Indonesia selalu memiliki tempat istimewa di hati pendukungnya.
Mungkin mereka belum memahami seluruh chant yang bergema dari tribun.
Mereka juga mungkin belum mengenal sejarah panjang Persebaya Surabaya maupun Persija Jakarta.
Tetapi sepak bola memang tidak selalu membutuhkan bahasa yang sama.
Sorak-sorai, tepuk tangan, hingga dentuman semangat dari ribuan suporter menjadi bahasa universal yang bisa dipahami siapa saja.
Bahasa yang membuat seseorang merasa menjadi bagian dari sebuah perayaan, meski datang dari belahan dunia yang berbeda.
Sore itu, Gelora Bung Tomo bukan hanya menjadi panggung pertandingan pembuka Grup B Piala Presiden 2026.
Ia juga berubah menjadi ruang pertemuan lintas budaya.
Tempat ketika sebuah perjalanan wisata tanpa rencana akhirnya menemukan cerita yang akan terus dikenang, jauh setelah lampu stadion dipadamkan dan liburan di Indonesia usai.
Jadwal Persebaya Surabaya vs Persija Jakarta
Kompetisi: Piala Presiden 2026
Hari/Tanggal: Minggu, 26 Juli 2026
Kick-off: 19.30 WIB
Stadion: Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya
Bagi penggemar yang tidak hadir langsung di stadion, pertandingan Persebaya Surabaya melawan Persija Jakarta dapat disaksikan melalui layanan live streaming di platform Vidio serta siaran langsung Indosiar sebagai official broadcaster Piala Presiden 2026.