← Beranda
Persija Jakarta Buka Suara soal Sanksi Shin Tae-yong, Hormati KFA tapi Belum Ambil Sikap
Andika RachmansyahSabtu, 25 Juli 2026 | 06.13 WIB
Pelatih Persija Jakarta, Shin Tae-yong, di Persija Training Ground. Persija Jakarta merespons sanksi KFA kepada Shin Tae-yong. Macan Kemayoran menghormati keputusan itu, tetapi belum menentukan langkah. (Andika Rachmansyah/JawaPos.com)

JawaPos.com - Persija Jakarta akhirnya angkat bicara terkait sanksi yang dijatuhkan Federasi Sepak Bola Korea Selatan (KFA) kepada pelatihnya, Shin Tae-yong. Manajemen Macan Kemayoran menegaskan menghormati keputusan KFA, tetapi belum mengambil langkah lebih lanjut.

Dalam pernyataan resmi yang dirilis pada Jumat (24/7/2026) malam WIB, Persija menyebut masih memantau perkembangan kasus tersebut sebelum menentukan sikap resmi.

Persija Hormati Keputusan KFA

Persija menegaskan akan menghormati keputusan yang telah diambil KFA terkait kasus yang menimpa Shin Tae-yong.

"Persija menghormati keputusan yang telah ditetapkan oleh Korea Football Association (KFA) terkait situasi yang berkembang saat ini," tulis pernyataan resmi Persija.

Belum Ambil Keputusan soal Shin Tae-yong

Manajemen Persija memastikan belum mengambil keputusan apa pun terkait masa depan Shin Tae-yong.

Klub akan terus menjalin komunikasi dengan seluruh pihak terkait serta mempelajari berbagai aspek sebelum menentukan langkah selanjutnya.

"Persija akan terus memantau perkembangan, menjalin komunikasi secara intensif dengan seluruh pihak terkait, serta mempelajari berbagai aspek yang berkaitan dengan situasi ini sebelum mengambil keputusan resmi," lanjut pernyataan tersebut.

Baca Juga: Tidak Boleh Melatih Selama 10 Tahun! Ini Detail Sanksi KFA dan Respons Pelatih Persija Jakarta Shin Tae-yong

Shin Tae-yong Dijatuhi Tiga Sanksi

Nama Shin Tae-yong menjadi sorotan setelah KFA menjatuhkan sanksi disiplin usai sidang Komite Fair Play pada awal Juli 2026.

Pelatih asal Korea Selatan itu menerima tiga hukuman, yakni:

  • Larangan melatih selama 10 tahun.
  • Larangan terlibat dalam kompetisi sepak bola Korea Selatan dalam jabatan apa pun.
  • Pengusiran permanen dari klub di bawah yurisdiksi KFA.

Namun, sanksi tersebut hanya berlaku di wilayah Korea Selatan sehingga secara regulasi tidak otomatis memengaruhi status Shin Tae-yong sebagai pelatih Persija Jakarta di Indonesia.

Berawal dari Dugaan Kekerasan di Ulsan HD

Kasus yang menjerat Shin Tae-yong bermula dari laporan dugaan tindakan kekerasan terhadap sejumlah pemain saat masih menangani Ulsan HD.

Selain itu, ia juga dilaporkan bermain golf di tengah berlangsungnya kompetisi. Polemik tersebut berujung pada pemecatannya dari Ulsan HD sebelum akhirnya KFA menjatuhkan sanksi disiplin.

Meski demikian, hingga kini Persija Jakarta belum mengumumkan keputusan resmi terkait masa depan Shin Tae-yong sebagai pelatih Macan Kemayoran.

EDITOR: Hendra