JawaPos.com - Piala Presiden Elite 2026 resmi dibuka dengan duel DPMM FC melawan Tampines Rovers FC di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Sabtu (25/7) pukul 15.30 WIB.
Pertandingan Grup A ini menjadi laga internasional pertama dalam sejarah turnamen sekaligus kesempatan bagi kedua tim mengawali persaingan dengan tiga poin penting sebelum menghadapi Persib Bandung dan Arema FC.
Mengapa Laga DPMM FC vs Tampines Rovers Layak Dinantikan?
Pertandingan DPMM FC kontra Tampines Rovers bukan sekadar laga pembuka Piala Presiden Elite 2026. Duel ini menandai era baru turnamen pramusim Indonesia yang kini menghadirkan klub-klub terbaik dari Asia Tenggara sebagai peserta undangan.
Baca Juga: Baru 16 Tahun! Debut Dava Yunna di Tim Senior Persebaya Surabaya Jadi Awal Lahirnya Bintang Baru
Untuk pertama kalinya, tiga tim luar negeri ikut bersaing dengan klub papan atas Indonesia, yakni DPMM FC dari Brunei Darussalam, Tampines Rovers FC dari Singapura, dan Port FC dari Thailand. Kehadiran mereka diharapkan meningkatkan kualitas kompetisi sekaligus memberi pengalaman berbeda bagi seluruh peserta.
DPMM FC datang dengan status klub yang memiliki pengalaman panjang tampil di kompetisi lintas negara. Setelah bertahun-tahun berkiprah di Singapore Premier League, klub asal Bandar Seri Begawan tersebut kini kembali berkompetisi di Malaysia Super League.
Sementara itu, Tampines Rovers merupakan salah satu kekuatan utama sepak bola Singapura. The Stags dikenal sebagai langganan juara kompetisi domestik serta memiliki pengalaman tampil di ajang antarklub Asia sehingga tidak asing menghadapi tekanan pertandingan besar.
Baca Juga: Terbongkar! 2 Fakta Krusial Persebaya Surabaya Diungkap Diogo Ramalho Jelang Piala Presiden 2026
Dalberto Jadi Sorotan di Lini Depan DPMM FC
Salah satu perhatian utama pada pertandingan ini tertuju kepada Dalberto. Penyerang asal Brasil itu diprediksi langsung menjadi ujung tombak DPMM FC setelah bergabung dari Arema FC.
Dalberto diharapkan mampu menjadi pembeda melalui pengalaman dan naluri mencetak gol yang dimilikinya. Kehadirannya membuat lini depan DPMM FC memiliki daya gedor lebih berbahaya dibanding musim sebelumnya.
Dalam prediksi susunan pemain, DPMM FC diperkirakan menggunakan formasi 4-4-1-1. Somerville mengawal gawang dengan empat bek Shariff, Aguinaldo, Indera Putera, dan Mawat.
Hyazid Said, Ali Rahman, Murray, serta Aspegren diprediksi mengisi sektor tengah, sementara Santis bermain sebagai gelandang serang di belakang Dalberto yang menjadi striker tunggal.
Di kubu lawan, Tampines Rovers diprediksi tetap mengandalkan formasi 4-2-3-1. Buhari berada di bawah mistar, sedangkan lini belakang dihuni Haikal, Dylan Fox, Suhaimi, dan Najeeb.
Duet Kobayashi serta Mahler menjadi penyeimbang permainan di lini tengah. Faris Ramli, Joel Chew, dan Ryan Tan menopang Higashikawa yang dipercaya sebagai ujung tombak utama.
Baca Juga: Ruben Amorim Datang, Persaingan di AC Milan Memanas, Empat Pemain Inti Mulai Terancam
Rekor Pertemuan Berpihak kepada Tampines Rovers
Jika melihat sejarah pertemuan kedua tim, Tampines Rovers memiliki catatan yang lebih meyakinkan. Berdasar data Transfermarkt, kedua klub sudah bertemu sebanyak 40 kali di berbagai ajang.
Dari total pertemuan tersebut, Tampines Rovers mencatatkan 22 kemenangan. Sebaliknya, DPMM FC baru meraih 12 kemenangan, sedangkan enam pertandingan lainnya berakhir imbang.
Statistik tersebut menjadi modal psikologis bagi wakil Singapura. Namun, catatan masa lalu tidak selalu menentukan hasil karena DPMM FC datang dengan komposisi pemain baru yang berpotensi menghadirkan kejutan.
Baca Juga: Era Baru Juventus Dimulai, Luciano Spalletti Terapkan Latihan Intensif Sambil Menunggu Rekrutan Baru
Selain itu, atmosfer pertandingan di Indonesia dipastikan berbeda dibanding duel-duel mereka sebelumnya. Dukungan penonton dan tekanan laga pembuka turnamen bisa menjadi faktor yang memengaruhi jalannya pertandingan.
Prediksi Jalannya Pertandingan dan Skor Akhir
Laga diperkirakan berlangsung terbuka sejak menit awal. DPMM FC kemungkinan mencoba memanfaatkan kecepatan transisi dan mengandalkan penyelesaian akhir Dalberto untuk membongkar pertahanan lawan.
Sebaliknya, Tampines Rovers diprediksi lebih unggul dalam organisasi permainan. Pengalaman mereka menghadapi pertandingan kompetitif di level regional berpotensi membuat permainan lebih tenang, terutama saat menguasai lini tengah.
Pertarungan di sektor tengah menjadi kunci penentu hasil akhir. Jika Kobayashi dan Mahler mampu mengendalikan ritme permainan, peluang Tampines Rovers untuk mendominasi pertandingan akan semakin besar.
Di sisi lain, DPMM FC harus mampu memaksimalkan setiap peluang yang diperoleh. Efektivitas penyelesaian akhir Dalberto bisa menjadi pembeda apabila pertandingan berlangsung ketat.
Kemenangan pada laga pertama sangat penting mengingat Grup A juga dihuni Persib Bandung dan Arema FC. Tiga poin akan menjadi bekal berharga sebelum menghadapi dua lawan yang diprediksi menjadi pesaing utama menuju fase gugur.
Melihat kualitas skuad, pengalaman internasional, serta rekor pertemuan kedua tim, Tampines Rovers sedikit lebih diunggulkan. Meski demikian, DPMM FC tetap memiliki peluang mencuri hasil positif apabila mampu memanfaatkan momentum debut Dalberto.
Prediksi Skor: DPMM FC 1-2 Tampines Rovers FC
Jadwal DPMM FC vs Tampines Rovers FC
Pertandingan: DPMM FC vs Tampines Rovers FC
Kompetisi: Piala Presiden Elite 2026 – Grup A
Hari/Tanggal: Sabtu, 25 Juli 2026
Kick-off: 15.30 WIB
Stadion: Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung