JawaPos.com - Arema FC resmi bertolak ke Bandung pada Kamis, 23 Juli 2026, untuk mengikuti turnamen pramusim Piala Presiden 2026. Sebanyak 27 pemain dibawa pelatih Marcos Santos sebagai bagian dari persiapan menghadapi Super League musim 2026/2027.
Rombongan Singo Edan berangkat dari Bandara Abdul Rachman Saleh, Kabupaten Malang, menuju Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta. Setelah itu, tim Arema melanjutkan perjalanan ke Bandung yang akan menjadi markas mereka selama menjalani pertandingan Grup A.
Di fase grup, Arema FC tergabung bersama Persib Bandung, Tampines Rovers asal Singapura, dan DPMM FC dari Brunei Darussalam. Ujian pertama langsung menanti karena Arema akan menghadapi tuan rumah Persib Bandung di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, pada Sabtu (25/7).
Marcos Santos membawa komposisi skuad yang cukup berimbang. Total ada empat penjaga gawang, 10 pemain bertahan, tujuh gelandang, dan enam penyerang. Skuad tersebut memadukan pemain berpengalaman, rekrutan baru, hingga talenta muda yang diproyeksikan menjadi bagian penting tim musim ini.
Di posisi penjaga gawang, Arema mengandalkan Muhammad Adi Satryo, Syahrul Trisna Fadillah, Gianluca Claudio Pandeynuwu, dan Erlangga Setyo Dwi Saputra. Sementara lini belakang diperkuat Hansamu Yama Pranata, Alfeandra Dewangga Santosa, Robi Darwis, Johan Ahmat Farizi, Julian Guevara Munoz, Leo Guntara, Bayu Setiawan, Walisson Moreira Farias Maia, Diego Luiz Landis, serta Achmad Maulana Syarif.
Untuk lini tengah, Marcos Santos membawa Arkhan Fikri, Fikri Arjidan, Roberto Pimenta Vinagre Filho atau Betinho, Matheus Blade, Raianderson da Costa Morais atau Careca, Dendi Santoso, dan Gustavo Franca Amadio.
Baca Juga: MoU Kemenpora dan New York University Jadi Langkah Baru Mendorong Sport Industry Indonesia Mendunia
Adapun sektor depan dihuni Salim Akbar Tuharea, Hamzah Titovani Rivaldy, Gabriel Silva Costa, Joel Vinicius, Marcos Vinicius Silvestre Gaspar, serta Gustavo Henrique Rodrigues.
Bagi Arema FC, Piala Presiden 2026 bukan sekadar mengejar hasil pertandingan. Turnamen ini dimanfaatkan sebagai ajang menguji kesiapan tim setelah menjalani program latihan selama pramusim.
Seluruh pemain diharapkan semakin memahami strategi yang diterapkan pelatih sekaligus membangun kerja sama antarlini. General Manager Arema FC, Yusrinal Fitriandi, mengatakan persiapan tim musim ini berjalan lebih baik dibandingkan tahun lalu.
Meski demikian, dia menegaskan target utama klub bukanlah mengejar gelar juara pramusim. Menurut Yusrinal, Piala Presiden menjadi kesempatan bagi tim pelatih untuk mencoba berbagai skema permainan sekaligus mempercepat adaptasi pemain baru.
Dia berharap seluruh pemain mampu menunjukkan perkembangan sehingga Arema FC memiliki fondasi yang kuat saat memasuki kompetisi Super League 2026/2027.
"Pramusim bukan target utama, tetapi kalau bisa meraih trofi tentu menjadi bonus. Yang terpenting adalah tim semakin siap menghadapi kompetisi resmi," ujar Yusrinal.
Dengan persiapan yang dinilai lebih matang, Arema FC berharap turnamen ini menjadi langkah awal membangun tim yang solid dan mampu bersaing sepanjang musim.