JawaPos.com - Pemain muda Persebaya Surabaya Dava Yunna Adi Putra mencatatkan debut bersama tim senior Green Force. Momen spesial itu terjadi saat Persebaya menghadapi PSIS Semarang dalam laga 99th Anniversary Game di Stadion Gelora Bung Tomo, Minggu (19/7).
Meski pertandingan Persebaya vs PSIS berakhir imbang 2-2, laga tersebut menjadi kenangan yang sulit dilupakan bagi Dava Yunna, yang masih berusia 16 tahun itu. Dava masuk ke lapangan pada menit ke-86 dan mencatatkan penampilan pertama bersama skuad utama Persebaya di hadapan ribuan Bonek dan Bonita.
Bagi Dava Yunna, kesempatan tersebut merupakan hasil dari proses panjang yang telah dijalani sejak menimba ilmu di level pembinaan usia muda. Dia mengaku sangat bersyukur karena impian yang dipupuk sejak kecil akhirnya bisa terwujud.
Baca Juga: Bhayangkara FC Siapkan Tim Baru untuk Musim 2026/27, Awan Setho hingga Ferarri Tetap Bertahan
"Saya sangat senang dan bersyukur bisa mendapatkan kesempatan debut bersama tim senior Persebaya. Ini menjadi momen yang sangat berharga bagi saya karena sejak kecil saya bermimpi bisa bermain untuk Persebaya," ujar Dava.
Dia mengaku atmosfer Stadion Gelora Bung Tomo saat mengenakan seragam tim senior memberikan pengalaman yang tidak akan pernah dilupakannya. Namun, Dava juga menyadari bahwa debut tersebut baru menjadi langkah awal dalam perjalanan kariernya sebagai pesepak bola profesional.
Menurut diaa, masih banyak hal yang harus dipelajari agar mampu bersaing dan memberikan kontribusi lebih besar bagi Persebaya pada masa mendatang.
Baca Juga: Profil Kablan Davy N'Goma, Rekrutan Baru Borneo FC yang Pernah Berkarir di Lima Negara Berbeda
"Debut ini menjadi awal bagi saya untuk terus belajar dan berkembang. Saya masih harus meningkatkan banyak hal. Semoga ke depan saya bisa mendapatkan kesempatan lebih banyak dan memberikan kontribusi yang lebih besar untuk tim," kata Dava.
Perjalanan Dava menuju tim senior tidak berlangsung secara instan. Dia mengawali karir dari kompetisi Liga Persebaya bersama Bintang Angkasa sebelum bergabung dalam sistem pembinaan Green Force.
Perkembangannya semakin terlihat ketika memperkuat Persebaya di Elite Pro Academy (EPA). Penampilan yang konsisten membuatnya mulai dilirik tim pelatih untuk mengikuti latihan bersama skuad senior.
Selain memiliki kemampuan teknik yang baik, Dava juga dinilai berani mengambil keputusan di lapangan dan menunjukkan kematangan bermain meski usianya masih sangat muda. Performa tersebut turut membawanya masuk ke skuad Timnas Indonesia U-17.
Dava juga menyampaikan terima kasih kepada pelatih Bernardo Tavares yang telah memberikan kepercayaan tampil bersama tim utama.
"Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada Coach Bernardo Tavares dan seluruh tim pelatih yang sudah memberikan kepercayaan kepada saya. Kesempatan ini sangat berarti dan menjadi motivasi besar untuk terus bekerja keras setiap hari," ucap Dava.
Baca Juga: 5 Gelandang yang Bisa Gantikan Andrey Santos di Era Baru Chelsea bersama Xabi Alonso
Sementara itu, Bernardo Tavares menilai Dava memiliki potensi besar untuk berkembang. Meski demikian, pelatih asal Portugal tersebut mengingatkan agar pemain muda itu tidak cepat puas dengan debutnya.
Menurut Tavares, Dava harus terus bekerja keras, menjaga sikap rendah hati, dan memanfaatkan setiap kesempatan untuk berkembang agar mampu menjadi pemain penting bagi Persebaya di masa depan.