JawaPos.com - Arema FC tampil dengan wajah baru untuk menyambut kompetisi Super League musim 2026/2027. Manajemen Singo Edan melakukan perombakan besar terhadap komposisi tim dengan melepas 16 pemain dari skuad musim lalu dan mendatangkan 10 amunisi anyar.
Perubahan tersebut menjadi bagian dari upaya Arema FC membangun tim yang lebih kompetitif demi menghadapi persaingan sepanjang musim. Meski melakukan perubahan cukup besar, pelatih Marcos Santos menilai proses adaptasi para pemain berjalan sesuai harapan.
Pelatih asal Brasil itu mengaku puas melihat sikap profesional seluruh pemain selama menjalani persiapan. Menurut dia, para pemain asing maupun lokal menunjukkan semangat tinggi untuk cepat menyatu dengan tim.
Baca Juga: Persija Revisi Jadwal Pramusim, Macan Kemayoran Turunkan Skuad Terbaik di Piala Presiden 2026
"Prosesnya sangat positif. Mereka sangat profesional, bekerja keras, dan terus berusaha memahami budaya Indonesia serta karakter sepak bola Indonesia. Saya juga puas dengan para pemain lokal yang bergabung," ujar Marcos Santos.
Dia menilai kualitas pemain yang direkrut musim ini mampu menambah kekuatan tim. Dengan materi pemain yang lebih beragam, Arema FC diyakini memiliki banyak pilihan untuk menyusun strategi di setiap pertandingan.
Musim ini Arema FC memiliki total 34 pemain dalam skuad utama. Dari jumlah tersebut, empat pemain asing baru bergabung, yakni Careca, Diego Landis, Marcos Vinicius Silvestre Gaspar, dan Gustavo Henrique Rodrigues.
Sementara itu, enam pemain lokal juga resmi menjadi bagian dari Singo Edan. Mereka adalah Syahrul Trisna Fadillah, Erlangga Setyo, Robi Darwis, Alfeandra Dewangga, serta dua pemain muda hasil promosi dari Arema U-20, Abyan Adwitya dan Azmiy Aziz.
Marcos Santos menyebut tambahan pemain tersebut memberikan fleksibilitas yang lebih besar bagi tim, baik dalam menentukan komposisi starter maupun melakukan rotasi selama kompetisi berlangsung. Seluruh pemain yang direkrut telah dipantau kualitasnya sehingga diyakini mampu memberikan kontribusi maksimal bagi Arema FC.
"Kami mengenal kualitas mereka. Saya yakin mereka akan memberikan dedikasi, semangat juang, dan kualitas permainan terbaik untuk suporter Arema," kata Marcos Santos.
Selain memperkuat kedalaman skuad, persaingan memperebutkan tempat di tim utama juga diperkirakan akan semakin ketat. Situasi tersebut dinilai menjadi keuntungan karena setiap pemain dituntut terus meningkatkan performa.
Marcos Santos optimistis kompetisi internal yang sehat akan berdampak positif terhadap permainan tim sepanjang musim. Dia berharap seluruh pemain mampu menjaga konsistensi sehingga Arema FC bisa tampil lebih solid dan bersaing di papan atas Super League 2026/2027.