← Beranda
Geber Persiapan Jelang Lawan PSIS Semarang, Ricky Pratama Ungkap Persebaya Surabaya Makin Padu!
Moch. Rizky Pratama PutraSabtu, 18 Juli 2026 | 18.04 WIB
Gelandang Persebaya Surabaya Ricky Pratama menyebut persiapan Green Force menghadapi PSIS Semarang terus menunjukkan perkembangan positif setelah menjalani latihan intensif selama sepekan. (Persebaya)

JawaPos.com — Persebaya Surabaya terus mematangkan persiapan menghadapi PSIS Semarang pada laga 99th Anniversary Game yang berlangsung di Stadion Gelora Bung Tomo, Minggu (19/7/2026).

Setelah menjalani program latihan intensif selama sekitar satu pekan, Green Force mulai menunjukkan perkembangan positif dari sisi fisik, taktik, hingga chemistry antarpemain sebagai modal menghadapi laga spesial di hadapan Bonek dan Bonita.

Baca Juga: Dokter Hansel Blak-blakan! Persebaya Surabaya Pantau Kebugaran Pemain Lewat Dua Instrumen Khusus

Pertandingan tersebut memang hanya berstatus laga pramusim. Namun, momentum perayaan ulang tahun ke-99 Persebaya Surabaya membuat seluruh pemain memiliki motivasi besar untuk menampilkan performa terbaik sebelum menghadapi kompetisi resmi musim 2026/2027.

Bagaimana perkembangan persiapan Persebaya Surabaya?

Perkembangan Persebaya Surabaya dinilai terus meningkat seiring semakin padatnya agenda latihan yang dijalani dalam beberapa hari terakhir. Gelandang Ricky Pratama menyebut seluruh pemain bekerja keras agar mampu memahami konsep permainan yang diinginkan pelatih Bernardo Tavares.

Skuad Green Force musim ini memang mengalami banyak perubahan dengan hadirnya sejumlah wajah baru. Kondisi tersebut membuat tim pelatih memberikan perhatian besar terhadap pembentukan chemistry agar seluruh pemain dapat cepat beradaptasi satu sama lain.

Menurut Ricky, proses penyatuan permainan berjalan sesuai harapan. Setiap sesi latihan membawa perkembangan yang cukup signifikan sehingga para pemain semakin memahami tugas masing-masing di dalam lapangan.

"Persiapan tim sejauh ini berjalan sangat baik. Kami sudah menjalani program latihan selama kurang lebih satu pekan dan masih memiliki waktu untuk terus meningkatkan kesiapan sebelum menghadapi PSIS Semarang," ujar Ricky dikutip dari laman resmi Persebaya.id, Sabtu (17/7/2026).

Ucapan Ricky menggambarkan optimisme yang mulai tumbuh di dalam skuad Persebaya Surabaya. Waktu persiapan memang belum terlalu panjang, tetapi intensitas latihan yang tinggi dinilai cukup membantu mempercepat proses pembentukan kekompakan tim.

Apa fokus latihan Bernardo Tavares selama sepekan?

Selama tujuh hari terakhir, tim pelatih memberikan materi latihan dengan intensitas tinggi. Program yang dijalankan mencakup peningkatan kondisi fisik, penyempurnaan teknik dasar, pematangan taktik, hingga membangun komunikasi antarpemain agar permainan semakin efektif.

Seluruh aspek tersebut menjadi fondasi penting mengingat Persebaya Surabaya akan menghadapi musim baru dengan komposisi pemain yang berbeda dibanding musim sebelumnya.

Adaptasi cepat menjadi salah satu target utama agar tim bisa tampil kompetitif sejak awal kompetisi. Ricky mengakui perubahan mulai terlihat di dalam tim. Hubungan antarpemain semakin baik karena mereka mulai memahami karakter permainan masing-masing setelah menjalani latihan bersama selama sepekan terakhir.

"Saya melihat perkembangan tim sangat positif. Seiring berjalannya latihan, para pemain mulai saling mengenal karakter permainan masing-masing, memahami kelebihan dan kekurangan rekan setim, sehingga kerja sama di lapangan juga semakin baik," tandasnya.

Chemistry tersebut menjadi modal penting bagi Green Force. Dalam sepak bola modern, kekompakan tim sering kali menjadi faktor pembeda, terutama ketika sebuah tim masih berada dalam tahap membangun fondasi permainan bersama pelatih baru.

Selain meningkatkan kualitas permainan, latihan dengan intensitas tinggi juga bertujuan membentuk kebugaran pemain. Kondisi fisik yang optimal menjadi bekal penting agar para pemain mampu menjalankan strategi yang telah disiapkan selama 90 menit pertandingan.

Mengapa laga melawan PSIS Semarang begitu spesial?

Meski berstatus pertandingan pramusim, duel melawan PSIS Semarang memiliki arti yang jauh lebih besar bagi Persebaya Surabaya. Laga tersebut menjadi bagian dari perayaan 99th Anniversary Game yang menjadi momen spesial menjelang usia satu abad klub kebanggaan Kota Pahlawan.

Atmosfer Stadion Gelora Bung Tomo diperkirakan akan dipenuhi Bonek dan Bonita yang ingin memberikan dukungan langsung kepada tim. Kehadiran ribuan suporter tentu menjadi motivasi tambahan bagi para pemain untuk menunjukkan hasil latihan yang telah mereka jalani selama beberapa hari terakhir.

Ricky menegaskan seluruh pemain memandang pertandingan tersebut dengan penuh keseriusan. Baginya, laga anniversary bukan sekadar uji coba, melainkan kesempatan untuk memperlihatkan perkembangan tim sekaligus membangun kepercayaan diri sebelum memasuki kompetisi resmi.

Pengalaman Ricky yang pernah memperkuat Timnas Indonesia U-23 membuatnya memahami pentingnya setiap pertandingan sebagai proses pembentukan tim. Karena itu, ia berharap seluruh pemain mampu memanfaatkan kesempatan tersebut untuk terus berkembang.

"Saya dan seluruh pemain dalam kondisi siap menghadapi pertandingan melawan PSIS Semarang. Kami ingin menampilkan performa terbaik sesuai dengan apa yang sudah dipersiapkan selama latihan dan memberikan penampilan yang bisa dinikmati serta membanggakan Bonek dan Bonita," pungkasnya.

Optimisme yang disampaikan Ricky menjadi sinyal positif bagi Persebaya Surabaya. Meski proses pembentukan tim masih berlangsung, perkembangan yang terlihat selama satu pekan terakhir menunjukkan Green Force berada di jalur yang tepat untuk membangun fondasi permainan yang solid.

Laga menghadapi PSIS Semarang pun akan menjadi tolok ukur awal sejauh mana hasil latihan mulai terlihat di lapangan. Tidak hanya mengejar hasil pertandingan, Persebaya Surabaya juga ingin memastikan setiap pemain semakin memahami sistem permainan, memperkuat chemistry, dan memberikan harapan besar kepada Bonek dan Bonita menjelang dimulainya musim baru.

Baca Juga: Momen Au Revoir Didier Deschamps! Hadapi Inggris di Perebutan Peringkat Ketiga, Prancis Ingin Perunggu Jadi Kado Perpisahan

EDITOR: Hendra