JawaPos.com - Persija Jakarta mulai menjalani persiapan menuju kompetisi musim 2026/2027 dengan menggelar sesi latihan perdana di bawah arahan pelatih anyar, Shin Tae-yong.
Pekan pertama latihan dimanfaatkan sebagai tahap awal untuk membangun fondasi permainan sekaligus memperkuat karakter tim sebelum kompetisi resmi dimulai.
Meski skuad Macan Kemayoran belum berkumpul secara penuh, Shin Tae-yong memilih untuk langsung memulai pekerjaannya.
Beberapa pemain asing masih dalam perjalanan bergabung dengan tim, sementara enam pemain lainnya masih menjalankan tugas bersama Timnas Indonesia.
Baca Juga: Bedah Gaya Main Spanyol vs Argentina! Final Piala Dunia 2026 Janjikan Pertunjukan Terbaik
Kondisi tersebut tidak menjadi alasan bagi pelatih asal Korea Selatan itu untuk menunda proses pembentukan tim.
Menurutnya, membangun identitas permainan sejak awal jauh lebih penting agar seluruh pemain memiliki pemahaman yang sama ketika skuad sudah lengkap.
Shin Tae-yong menegaskan bahwa disiplin menjadi aspek utama dalam sistem permainan yang ingin diterapkan di Persija.
Ia menginginkan seluruh pemain mampu menjalankan instruksi dengan baik karena gaya bermain yang akan diterapkan membutuhkan intensitas tinggi selama pertandingan.
"Karena kami memainkan sepak bola yang intens, disiplin dalam sistem adalah yang paling penting. Kami harus membangun hal itu secara sistematis," ujar Shin Tae-yong.
Selain fokus pada aspek teknis dan kondisi fisik, mantan pelatih Timnas Indonesia tersebut juga memberi perhatian besar terhadap suasana di dalam tim.
Menurutnya, membangun hubungan yang harmonis antara pemain dan staf pelatih menjadi bagian penting dalam proses menuju tim yang kompetitif.
Hal itu dinilai semakin penting karena Persija musim ini dihuni banyak wajah baru. Adaptasi yang berjalan lancar diyakini akan mempercepat proses terbentuknya kerja sama antarpemain di lapangan.
Shin Tae-yong menilai sebuah tim tidak akan berkembang hanya karena memiliki banyak pemain berkualitas.
Kekompakan dan rasa saling percaya menjadi faktor yang menentukan agar kualitas individu dapat menyatu menjadi kekuatan kolektif.
"Dalam sepak bola, sebuah tim hanya bisa menjadi tim yang baik jika menjadi satu tim. Prioritas utama adalah menciptakan suasana agar mereka bisa beradaptasi dengan baik sehingga kami bisa bergerak sebagai satu kesatuan tim. Saya rasa itulah cara agar pemain-pemain hebat bisa menghasilkan pertandingan yang bagus," tuturnya.
Di sisi lain, Shin Tae-yong juga menyampaikan pesan kepada Jakmania agar tetap memberikan dukungan selama proses pembentukan tim berlangsung. Ia menyadari bahwa membangun tim dengan filosofi baru membutuhkan waktu dan tidak bisa dilakukan secara instan.
Baca Juga: Suporter Argentina Berharap Lionel Messi Belum Pensiun Usai Piala Dunia 2026
Pelatih berusia 57 tahun itu berharap kepercayaan dari para suporter menjadi tambahan motivasi bagi seluruh elemen Persija untuk terus berkembang selama masa persiapan.
"Selama waktu yang tersisa dalam periode latihan ini, kami akan membangun tim dengan sungguh-sungguh. Saat musim dimulai nanti, kami akan bekerja keras dan melakukan yang terbaik. Saya akan sangat berterima kasih jika para penggemar, Jakmania, memberikan banyak dukungan dan kepercayaan kepada kami," pungkasnya.
Dengan persiapan yang masih terus berjalan, Persija kini mulai menyusun fondasi baru di bawah kepemimpinan Shin Tae-yong.
Disiplin, kebersamaan, dan dukungan penuh dari Jakmania diharapkan menjadi modal penting bagi Macan Kemayoran untuk bersaing memperebutkan prestasi pada musim 2026/2027.