← Beranda
Ada Nuansa Inggris, PSIS Semarang Kenalkan Deri Corfe dengan Lagu Wonderwall dari Band Oasis
Andre Rizal HanafiSelasa, 14 Juli 2026 | 03.32 WIB
Penyerang anyar PSIS Semarang, Deri Corfe. (PSIS)

 

JawaPos.com - PSIS Semarang akhirnya memperkenalkan pemain asing pertamanya untuk menghadapi kompetisi Championship 2026/2027.

Sosok yang diumumkan adalah penyerang asal Inggris, Deri Corfe, yang sebelumnya memperkuat PSIM Yogyakarta.

Pengumuman tersebut disampaikan melalui akun Instagram resmi @psisofficial pada Senin (13/7/2026).

Baca Juga: Jelang Anniversary Game Lawan PSIS Semarang, Bernardo Tavares Atur Latihan Persebaya Demi Hindari Risiko Cedera Pemain

PSIS memilih konsep video yang cukup unik dengan nuansa piringan hitam atau vinyl yang memutar lagu Wonderwall milik Oasis sebelum memperlihatkan identitas rekrutan anyarnya.

Kehadiran Deri Corfe sekaligus mengakhiri teka-teki mengenai pemain asing pertama yang direkrut Laskar Mahesa Jenar untuk menyambut musim baru. Nama pemain berusia 28 tahun itu sebenarnya sudah tidak asing bagi publik Semarang.

Sebelumnya, Deri sempat menjalani trial bersama PSIS dan bahkan tampil dalam turnamen pramusim pada 2024. Namun, saat itu proses perekrutannya tidak berlanjut sehingga ia memilih melanjutkan karier bersama Persiraja Banda Aceh.

Baca Juga: Panser Biru Hadir di Latihan Perdana PSIS Semarang,  Target Kembali ke Super League Jadi Harapan Bersama

Bersama Persiraja, Deri tampil cukup tajam. Ia mencatatkan 14 gol dari 21 pertandingan dan menjadi salah satu penyerang yang paling diperhitungkan di kompetisi kasta kedua Indonesia.

Penampilan impresif tersebut membawanya bergabung dengan PSIM Yogyakarta pada musim berikutnya.

Bersama tim berjuluk Laskar Mataram itu, Deri mencatatkan 30 penampilan dengan torehan tiga gol hingga akhir musim 2025/2026.

Kini, Deri memulai petualangan baru bersama PSIS Semarang. Kehadirannya diharapkan mampu menambah daya gedor lini depan tim asuhan Widodo C Putro yang tengah membangun skuad untuk kembali bersaing memperebutkan tiket promosi.

Deri Corfe merupakan penyerang dengan postur ideal. Pemain kelahiran Chester, Inggris, pada 3 Maret 1998 itu memiliki tinggi badan 1,88 meter dan berposisi utama sebagai penyerang tengah.

Meski begitu, ia juga dapat dimainkan sebagai winger di sisi kiri maupun kanan sehingga memberikan banyak pilihan bagi tim pelatih.

Baca Juga: Latihan Perdana PSIS Semarang, Fariz Julinar Maurisal Siapkan Bonus Fantastis Demi Promosi ke Super League

Sebelum berkarier di Indonesia, perjalanan sepak bola Deri cukup menarik. Ia merupakan lulusan akademi Manchester City yang dibelanya pada periode 2010 hingga 2016.

Setelah itu, ia melanjutkan pendidikan sekaligus karier sepak bolanya di Amerika Serikat bersama Rio Grande Red Storm dan Wright State Raiders.

Karier profesionalnya kemudian berlanjut bersama Ocean City Nor'easters, New York Red Bulls II, FC Tucson, Arbroath di Skotlandia, Napier City Rovers di Selandia Baru, hingga Dandenong Thunder di Australia.

Pengalaman bermain di berbagai negara menjadi modal penting bagi Deri untuk beradaptasi dengan cepat di PSIS.

Baca Juga: Widodo C Putro Pimpin Latihan Perdana PSIS Semarang, Manajemen Bidik Promosi ke Super League Musim Ini

Selain memiliki naluri mencetak gol, ia juga dikenal sebagai penyerang yang aktif membuka ruang dan membantu permainan tim.

Berdasarkan data Transfermarkt, Deri Corfe memiliki nilai pasar sekitar Rp3,48 miliar. Nilai tersebut menjadi gambaran kualitas pemain yang kini dipercaya memperkuat lini depan Laskar Mahesa Jenar.

Dengan bergabungnya Deri Corfe, PSIS kini baru mengisi satu slot pemain asing. Artinya, masih ada dua slot yang belum terisi untuk melengkapi komposisi skuad musim 2026/2027.

Manajemen PSIS sebelumnya memastikan aktivitas transfer belum selesai. Dalam waktu dekat, klub akan kembali mengumumkan dua pemain asing tambahan agar kekuatan tim semakin lengkap sebelum kompetisi Championship 2026/2027 resmi dimulai.

Kehadiran Deri menjadi sinyal bahwa PSIS mulai serius membangun tim yang kompetitif. Suporter tentu berharap pengalaman internasional dan rekam jejaknya di sepak bola Indonesia mampu membawa Laskar Mahesa Jenar kembali bersaing di papan atas dan mewujudkan target promosi ke kasta tertinggi.

EDITOR: Edi Yulianto