JawaPos.com – Goal Aksis Cimahi memastikan satu tempat di partai final HYDROPLUS Soccer League All-Stars 2025/2026 kategori U-15 setelah melewati laga penuh drama melawan Mojang Priangan Ciamis. Bermain di Supersoccer Arena, Kudus, Sabtu (11/7), Goal Aksis menang melalui adu penalti 3-2 setelah kedua tim bermain imbang 1-1 selama waktu normal.
Pertemuan dua wakil Jawa Barat itu berlangsung ketat sejak menit awal. Mojang Priangan tampil lebih dominan dalam penguasaan bola dan berulang kali menekan pertahanan lawan melalui kombinasi umpan pendek yang terorganisasi. Upaya tersebut membuahkan hasil pada menit ke-24 ketika Kirani Hedda sukses memaksimalkan sepak pojok Ranna Dzakira Silva untuk membawa Mojang Priangan unggul 1-0.
Tertinggal satu gol membuat Goal Aksis meningkatkan intensitas serangan pada babak kedua. Sejumlah peluang berhasil diciptakan, namun rapatnya pertahanan Mojang Priangan membuat gol penyama kedudukan tak kunjung datang. Saat laga tampak akan berakhir untuk kemenangan Mojang Priangan, Goal Aksis justru menemukan momentum di penghujung pertandingan.
Pemain pengganti Syifa Ramadhani menjadi pahlawan Goal Aksis. Baru masuk pada menit-menit akhir, ia sukses mencetak gol penyama kedudukan pada menit ke-47 setelah memanfaatkan kemelut di depan gawang hasil situasi sepak pojok. Gol tersebut memaksa pertandingan dilanjutkan ke babak adu penalti.
Pada babak penentuan, mental pemain Goal Aksis berbicara. Dian Aprilia Pary, Bilqis Fatima Azzahra, dan Indira Fatima berhasil menjalankan tugas sebagai algojo. Sementara Mojang Priangan hanya mampu mencetak dua gol sehingga Goal Aksis berhak mengamankan kemenangan sekaligus tiket menuju partai puncak.
Pelatih Goal Aksis Budi Sufarlan menilai ketenangan menjadi faktor utama yang membuat timnya mampu bangkit dari tekanan dan membalikkan keadaan. “Apapun hasilnya, saya minta pemain tetap tenang karena kalau tenang kemampuan mereka bisa keluar seratus persen. Saat tertinggal satu gol, saya bilang masih ada kesempatan dan tidak ada yang tidak mungkin. Di pertandingan seperti ini bukan hanya teknik yang menentukan, tetapi juga mental pemain,” ujarnya.
Kapten Goal Aksis Elbian Devika Aryasatya menyebut kemenangan tersebut menjadi bukti kerja keras tim yang datang dengan target memperbaiki pencapaian saat regional. “Kami membawa motivasi untuk mengubah posisi runner-up di regional menjadi juara di putaran nasional. Kami ingin membuktikan bahwa kerja keras tim dan dukungan orang tua tidak sia-sia,” katanya.
Kemenangan ini membawa Goal Aksis melaju ke final U-15 dan akan menghadapi Cipta Cendikia FA Bogor yang pada semifinal lainnya berhasil mengalahkan Arema FC Women dengan skor 2-1.
Sementara itu, kategori U-18 juga telah mendapatkan dua finalis. Akademi Persib Bandung melangkah ke partai puncak setelah mengalahkan Putri JP Jakarta dengan skor 2-1. Sedangkan Putri Garut memastikan tiket final usai menundukkan Arema FC Women 1-0. Dengan demikian, final U-18 akan mempertemukan Akademi Persib Bandung melawan Putri Garut dalam perebutan gelar juara nasional.
Selain menjadi ajang perebutan gelar, HYDROPLUS Soccer League All-Stars juga dimanfaatkan untuk menjaring talenta muda sepak bola putri Indonesia. Tim Talent Scouting HYDROPLUS Soccer League All-Stars 2025/2026, Jacksen F. Tiago, menilai banyak pemain menunjukkan kualitas yang menjanjikan selama turnamen berlangsung.
“Selama turnamen ini kami melihat banyak pemain putri yang memiliki potensi besar. Penilaian dilakukan dari aspek teknik, fisik, komunikasi, hingga football intelligence. Hasil pemantauan ini akan menjadi bahan bersama tim pelatih Timnas Putri Indonesia untuk menentukan 46 pemain terbaik yang diproyeksikan mengikuti tahap seleksi berikutnya,” tutur Jacksen. (*)