← Beranda
Tokoh Bonek Andie Peci Meninggal Dunia, Panser Biru Turut Berduka dan Kirim Karangan Bunga ke Surabaya
Andre Rizal HanafiSabtu, 11 Juli 2026 | 02.33 WIB
Turut berduka cita dari panser biru atas meninggalnya andie peci. (Instagram)

JawaPos.com - Kabar duka datang dari dunia suporter sepak bola Indonesia. Salah satu tokoh Bonek, Andi Kristanto atau yang lebih dikenal dengan sapaan Andie Peci, meninggal dunia pada Jumat (10/7/2026) sekitar pukul 11.25 WIB di RSUD dr Mohamad Soewandhi, Surabaya, setelah menjalani perawatan akibat sakit yang dideritanya selama beberapa bulan terakhir.

Kepergian Andie Peci tak hanya meninggalkan duka bagi keluarga besar Bonek dan Persebaya Surabaya, tetapi juga mendapat perhatian dari kelompok suporter klub lain. Salah satunya datang dari Panser Biru, suporter PSIS Semarang.

Ketua Umum Panser Biru, Kepareng atau yang akrab disapa Wareng, menyampaikan belasungkawa melalui akun Instagram pribadinya, @kepareng_wareng. 

Baca Juga: Ramalan Zodiak Pisces Besok Sabtu, 11 Juli 2026: Percaya pada Intuisi, Jangan Biarkan Rasa Takut Menghalangi Kesempatan

Dalam unggahannya, ia membagikan foto karangan bunga dari DPP Panser Biru sebagai bentuk penghormatan terakhir kepada sosok Andie Peci.
Dalam unggahan tersebut tertulis kalimat sederhana namun penuh makna.

"Swargi langgeng cak Andi Peci konco mbonek mbiyen."

Ucapan tersebut menjadi simbol penghormatan sekaligus bukti bahwa hubungan antarsuporter dapat terjalin dengan baik meski berasal dari klub yang berbeda.

Tak hanya melalui Instagram, Wareng juga membagikan ungkapan duka melalui status WhatsApp pribadinya. Ia mengenang beberapa rekannya dari kalangan Bonek yang telah lebih dahulu berpulang.

Baca Juga: Sambangi Gedung Kejagung, Sejumlah Massa Desak Jampidsus Diganti

"Ambon, Joner, Marley dan Andie Peci koncoku Bonek jebul siji siji wes dipanggil seng kuoso," tulis Wareng.

Ungkapan berbahasa Jawa itu menggambarkan rasa kehilangan atas sahabat-sahabat lama yang kini telah tiada.

Bagi Bonek, Andie Peci dikenal sebagai salah satu sosok yang memiliki prinsip kuat dalam memperjuangkan Persebaya Surabaya. 

Namanya lekat dengan perjuangan mengawal klub berjuluk Bajul Ijo saat menghadapi masa sulit akibat dualisme dan status Persebaya yang dibekukan dari kompetisi seluruh kompetisi di Indonesia beberapa tahun silam.

Perjuangan bersama seluruh elemen Bonek pada akhirnya turut mengantarkan Persebaya kembali diakui dan tampil lagi di kompetisi sepak bola nasional pada 2017.

Baca Juga: Dapat Dana Rp 429 Miliar dari IPO, Intip Rencana Ekspansi Bisnis RANS

Ucapan belasungkawa dari Panser Biru menjadi salah satu bentuk penghormatan kepada sosok yang selama ini dikenal berdedikasi terhadap klub dan komunitas suporternya. 

Di tengah rivalitas yang kerap mewarnai sepak bola Indonesia, momen seperti ini menunjukkan bahwa rasa kemanusiaan tetap menjadi nilai yang dijunjung tinggi oleh berbagai kelompok suporter.

Kepergian Andie Peci menjadi kehilangan besar bagi Bonek dan sepak bola Indonesia. Sosoknya akan terus dikenang sebagai bagian dari sejarah panjang perjuangan Persebaya serta figur yang memiliki pengaruh besar di kalangan suporter.

EDITOR: Bintang Pradewo