← Beranda
PR Besar Diogo Ramalho di Persebaya Surabaya! Adaptasi Cuaca di Bawah Terik Matahari Kota Pahlawan
Moch. Rizky Pratama PutraKamis, 9 Juli 2026 | 16.28 WIB
Gelandang anyar Persebaya Surabaya, Diogo Sa Ramalho, mulai menjalani adaptasi dengan cuaca panas dan lembap Surabaya menjelang Super League 2026/2027. (Instagram/@diogoramalho_77)

 

JawaPos.com — Persebaya Surabaya langsung dihadapkan pada tantangan adaptasi pemain anyarnya, Diogo Sa Ramalho, yang harus menyesuaikan diri dengan cuaca panas dan lembap Surabaya setelah resmi bergabung untuk menghadapi Super League 2026/2027.

Gelandang asal Portugal itu mengakui suhu bukan masalah utama, tetapi tingkat kelembapan menjadi pekerjaan rumah yang harus segera diatasi agar bisa tampil maksimal.

Mengapa Adaptasi Cuaca Menjadi Tantangan Pertama Diogo Ramalho?

Persebaya Surabaya resmi mendatangkan Diogo Sa Ramalho sebagai amunisi baru di lini tengah pada Selasa (7/7/2026).

Baca Juga: Bintang Baru Persebaya Surabaya Sedih! Diogo Ramalho Curhat Cristiano Ronaldo Gagal di Piala Dunia 2026

Kehadiran gelandang berusia 27 tahun itu diharapkan mampu meningkatkan kualitas sekaligus menambah kedalaman skuad Green Force menghadapi kompetisi Super League 2026/2027.

Ramalho datang dengan reputasi sebagai gelandang box to box yang memiliki mobilitas tinggi.

Ia dikenal kuat membantu transisi permainan, agresif saat merebut bola, serta mampu bermain sebagai gelandang sentral, gelandang bertahan, hingga winger sesuai kebutuhan tim.

Baca Juga: Resmi Berseragam Persebaya, Alex Martins Ungkap Alasan Tinggalkan Dewa United dan Pilih Bajol Ijo

Namun, sebelum berbicara soal target bersama Persebaya Surabaya, pemain asal Portugal itu lebih dulu harus menaklukkan tantangan nonteknis.

Salah satunya adalah beradaptasi dengan kondisi cuaca Surabaya yang jauh lebih lembap dibandingkan negara asalnya.

Dalam sesi Media Day Persebaya Surabaya pada Rabu (8/7/2026), Ramalho mengaku mulai merasakan perbedaan cuaca sejak tiba di Indonesia. Meski demikian, ia optimistis proses adaptasi berjalan lancar.

"Suhu di Portugal sebenarnya mirip, tetapi kelembapan cuacanya berbeda. Di sini rasanya memang lebih panas. Namun, saya berharap bisa beradaptasi dengan baik karena cuaca di sini sebenarnya sangat bagus," ujarnya.

Pengakuan tersebut menjadi gambaran awal tantangan yang akan dihadapi Ramalho.

Baca Juga: Siap Tempur Lebih Awal! Persebaya Surabaya Umumkan Skuad Sementara demi Bidik Gelar Super League 2026/2027

Adaptasi terhadap cuaca tropis sering menjadi faktor penting bagi pemain Eropa agar mampu mempertahankan kondisi fisik selama menjalani pertandingan maupun latihan dengan intensitas tinggi.

Pengalaman Eropa Jadi Modal Besar untuk Persebaya Surabaya

Sebelum menerima tawaran Persebaya Surabaya, Ramalho memperkuat FCV Farul Constanța di kasta tertinggi Liga Rumania. Sepanjang musim lalu, ia mencatatkan 29 penampilan dan menyumbangkan satu gol bagi klub tersebut.

Pengalaman bermain di kompetisi Eropa menjadi nilai tambah yang dibawa Ramalho ke Stadion Gelora Bung Tomo.

Baca Juga: Adhyaksa Kalteng FC Dikabarkan Incar Leo Lelis, Eks Bek Persebaya Berpeluang Tetap Bermain di Liga 1

Kemampuannya mengatur ritme permainan serta fleksibilitas menempati beberapa posisi membuatnya diproyeksikan menjadi salah satu pemain penting di lini tengah Green Force.

Selain kualitas di atas lapangan, Ramalho juga dikenal sebagai sosok yang mudah beradaptasi dengan lingkungan baru.

Pemain tersebut fasih berbicara dalam lima bahasa sehingga diharapkan lebih cepat membangun komunikasi dengan rekan-rekan setim maupun jajaran pelatih.

Keputusan menerima pinangan Persebaya Surabaya juga bukan pilihan yang datang secara tiba-tiba.

Ia mengaku telah mengumpulkan banyak informasi mengenai Indonesia dan klub kebanggaan Kota Pahlawan itu sebelum menandatangani kontrak.

"Saya memiliki banyak teman yang pernah bermain atau tinggal di Indonesia. Mereka selalu berbicara hal-hal baik tentang negara ini, tentang masyarakatnya, dan terutama tentang Persebaya sebagai klub besar," katanya.

“Setelah berdiskusi dengan keluarga, saya merasa ini adalah waktu yang tepat untuk mengambil langkah baru dalam karier saya.”

Baca Juga: Bomber Asal Kongo Mesin Gol Baru Persebaya Surabaya! Yann Mabella Punya Ambisi Besar Sambut 100 Tahun

Pernyataan tersebut menunjukkan proses kepindahannya dilakukan dengan pertimbangan matang.

Dukungan keluarga serta rekomendasi dari teman-temannya menjadi alasan kuat untuk memulai petualangan baru di sepak bola Indonesia.

Ambisi Besar Bersama Green Force

Meski masih menjalani masa adaptasi, Ramalho datang dengan motivasi tinggi untuk memberikan kontribusi maksimal.

Ia ingin segera menyatu dengan permainan Persebaya Surabaya agar mampu membantu tim bersaing di papan atas Super League musim depan.

Baca Juga: Bomber Asal Kongo Mesin Gol Baru Persebaya Surabaya! Yann Mabella Punya Ambisi Besar Sambut 100 Tahun

Target yang dipasang pemain Portugal itu tidak hanya berkaitan dengan pencapaian pribadi. Baginya, kepentingan tim tetap menjadi prioritas utama sepanjang musim kompetisi berlangsung.

"Target utama saya adalah mewakili klub dan kota ini dengan sebaik mungkin. Saya ingin membantu tim meraih kemenangan sebanyak mungkin," tegasnya.

Ia juga berharap bisa memberikan kontribusi lewat gol maupun assist. Namun, Ramalho menegaskan seluruh pencapaian individu tidak akan berarti apabila tim gagal meraih hasil terbaik.

"Secara pribadi tentu saya ingin mencetak gol dan membuat assist, tetapi yang paling penting adalah membawa tim meraih hasil terbaik," imbuhnya.

Ambisi tersebut sejalan dengan harapan manajemen Persebaya Surabaya yang menginginkan pemain asing baru mampu membawa dampak positif sejak awal musim.

Dengan karakter permainan yang komplet, Ramalho diprediksi menjadi salah satu motor permainan Green Force.

Kontrak Multiyears dan Harapan Besar untuk Musim Baru

Persebaya Surabaya mengikat Diogo Sa Ramalho dengan kontrak berdurasi multiyears sebagai bentuk kepercayaan terhadap kualitas yang dimilikinya.

Baca Juga: Kenyang Pengalaman Main di Eropa! Miguel Pereira Ungkap Alasan Mantap Gabung Persebaya Surabaya

Kehadirannya diharapkan mampu menghadirkan energi baru, kreativitas, dan keseimbangan di sektor tengah sepanjang Super League 2026/2027.

Kini pekerjaan rumah terbesar Ramalho bukan lagi soal kualitas bermain, melainkan mempercepat adaptasi dengan cuaca, atmosfer sepak bola Indonesia, serta karakter permainan rekan-rekan barunya.

Jika proses tersebut berjalan mulus, gelandang asal Portugal itu berpeluang menjadi salah satu pilar penting dalam perjalanan Persebaya Surabaya mengejar prestasi pada musim mendatang.

EDITOR: Edi Yulianto