← Beranda
Persiku Kudus Pilih Stadion Sultan Agung Bantul sebagai Homebase Baru di Championship 2026/27
Andre Rizal HanafiKamis, 9 Juli 2026 | 06.23 WIB
Persiku Kudus menghadapi PSIS Semarang pada pekan ke-24 Pegadaian Championship 2025/26. (Istimewa)

 

JawaPos.com - Teka-teki mengenai markas Persiku Kudus pada kompetisi Liga 2 musim 2026/27 akhirnya terjawab. 

Tim berjuluk Macan Muria tersebut resmi menetapkan Stadion Sultan Agung, Bantul, sebagai homebase sementara selama mengarungi kompetisi kasta kedua sepak bola Indonesia musim ini.

Kepastian itu diumumkan melalui akun Instagram resmi Persiku Kudus. Keputusan tersebut diambil karena Stadion Wergu Wetan, Kudus, masih menjalani proses renovasi sehingga belum dapat digunakan sebagai lokasi pertandingan kandang.

Manajemen Persiku menjelaskan bahwa penentuan Stadion Sultan Agung bukan keputusan yang diambil secara instan. 

Sebelum menetapkan pilihan, pihak klub terlebih dahulu melakukan diskusi bersama operator liga serta meninjau sejumlah stadion yang masuk dalam daftar alternatif.

Dari proses verifikasi yang dilakukan, Stadion Sultan Agung dinilai menjadi pilihan paling memenuhi syarat. 

Stadion tersebut dianggap telah sesuai dengan regulasi kompetisi, baik dari sisi keselamatan, fasilitas pendukung, maupun kelayakan untuk menggelar pertandingan Liga 2 musim 2026/27.

Meski demikian, manajemen menyadari bahwa keputusan berkandang di Bantul akan menghadirkan tantangan tersendiri. 

Jarak antara Kudus dan Bantul cukup jauh sehingga membutuhkan pengorbanan lebih, baik dari pemain, ofisial maupun para pendukung setia Persiku.

Melalui pernyataannya, manajemen mengajak suporter untuk tetap memberikan dukungan penuh meski tim tidak bermain di kota asalnya. 

Mereka menegaskan bahwa perpindahan markas hanya bersifat sementara dan tidak akan mengurangi semangat maupun identitas Persiku Kudus.

Manajemen juga berharap atmosfer yang selama ini tercipta di Stadion Wergu Wetan tetap bisa dibawa ke Stadion Sultan Agung. 

Dukungan suporter diyakini akan menjadi salah satu kekuatan penting bagi Macan Muria dalam menghadapi persaingan sepanjang musim.

Selain memiliki homebase baru, Persiku juga akan menghadapi tantangan berbeda pada Liga 2 musim 2026/27. 

Jika musim lalu berada di Grup Timur, kali ini Persiku akan bersaing di Grup Barat bersama sejumlah tim dengan karakter permainan yang berbeda.

Perubahan tersebut membuat Persiku harus beradaptasi lebih cepat, baik dari sisi perjalanan tandang maupun persaingan di dalam grup. Persiapan yang matang menjadi salah satu kunci agar tim mampu tampil lebih kompetitif sejak awal musim.

Musim lalu, Persiku sempat berada dalam situasi sulit setelah beberapa pekan menghuni papan bawah klasemen. 

Ancaman degradasi ke Liga Nusantara sempat membayangi sebelum akhirnya tim mampu bangkit pada fase akhir kompetisi.

Berkat perjuangan tersebut, Persiku berhasil mengamankan posisi ketujuh dari 10 peserta Grup Timur Liga 2 musim 2025/26 sekaligus memastikan tetap bertahan di kasta kedua. 

Kini, dengan markas baru dan semangat baru, Macan Muria berharap dapat mencatat hasil yang lebih baik pada musim 2026/27.

EDITOR: Banu Adikara