← Beranda
Timnas Indonesia Andalkan Pemain Super League di Piala AFF 2026, Usung Misi Juara!
Andika RachmansyahSabtu, 4 Juli 2026 | 14.03 WIB
Rizky Ridho mengunggah pesan persatuan untuk Beckham Putra dan seluruh pemain Timnas Indonesia usai insiden dengan oknum suporter di SUGBK. (Instagram @rizkyridhoramadhani)

 

JawaPos.com - Ketua Badan Tim Nasional (BTN), Sumardji, memberikan bocoran soal skuad Timnas Indonesia yang akan berlaga di Piala AFF 2026. Dia mengungkapkan bahwa Skuad Garuda akan mengandalkan kombinasi pemain lokal dan diaspora yang bermain di Super League untuk ajang tersebut.

Piala AFF 2026 akan bergulir pada 24 Juli hingga 26 Agustus mendatang. Timnas Indonesia di bawah komando John Herdman akan memulai persiapannya dengan menggelar pemusatan latihan (TC) di Bali mulai Minggu 5 Juli 2026.

Meski demikian, skuad yang akan diboyong Herdman ke ajang bergengsi se-ASEAN itu masih menjadi misteri. Kemungkinan besar, pelatih asal Inggris itu akan membawa para pemain bintang yang merumput di kompetisi domestik.

Baca Juga: Elkan Baggott Diminati Leyton Orient, Bek Timnas Indonesia Berpeluang Tinggalkan Ipswich Town

Menegenai skuad Timnas Indonesia dalam ajang tersebut, Sumardji membenarkan kalau Skuad Garuda akan mengandalkan pemain-pemain yang berkarier di Super League. Terlebih, Piala AFF tidak masuk kalender FIFA.

“Kami di Piala AFF nanti akan mengandalkan gabungan pemain lokal dan juga diaspora. Hanya saja, diaspora yang dipanggil hanya yang bermain di liga kita (Super League),” kata Sumardji dalam acara diskusi Water Break PSSI Pers di N Brand Experience Center, SCBD, Jakarta Selatan, dipetik Sabtu (4/7/2026).

Sumardji menjelaskan kalau federasi memilih untuk memaksimalkan potensi pemain terbaik yang berkompetisi di Super League saat ini. Dia menyebut, potensi untuk memanggil pemain diaspora agaknya sulit karena jadwal kompetisi yang ada.

Baca Juga: PSSI Gelar Kongres Tahunan pada 3 Agustus, Malamnya Nobar Timnas Indonesia vs Vietnam di Stadion Pakansari

“Karena dengan waktu penyelenggaraan, sepertinya tidak memungkinkan jika kami memanggil diaspora yang berkarier di luar negeri," sambungnya.

Sumardji menyampaikan bahwa Timnas Indonesia mengusung misi merebut gelar juara perdananya di Piala AFF. Selama keikutsertaannya sejak edisi perdana tahun 1996, Skuad Haruda nol gelar.

Skuad Garuda bahkan memiliki cap sebagai spesialis runner-up karena sudah mencatat enam kali runner-up (2000, 2002, 2004, 2010, 2016, dan 2020). Catatan tersebut menjadikan Indonesia finalis terbanyak yang belum pernah meraih gelar juara.

“Negara kita belum pernah merasakan bagaimana indahnya, bagaimana meriahnya, dan bagaimana euforianya ketika kita bisa menjuarai, membawa trofi Piala AFF ke negara kita, khususnya senior ya,” tuturnya.

“Saya optimis di tahun 2026 ini berkaitan dengan (Piala) AFF, optimis untuk bisa mendapatkan apa yang menjadi cita-cita, apa yang menjadi keinginan, dan apa yang menjadi harapan seluruh masyarakat Indonesia,” ungkap Sumardji.

Baca Juga: Robi Darwis Pilih Arema Ketimbang Persib Bandung, Boso Walikan Bikin Bingung Gelandang Timnas Indonesia U-23

Piala AFF 2026 sekaligus menjadi debut turnamen John Herdman sebagai pelatih Timnas Indonesia. Juru taktik asal Inggris diharapkan mampu membawa Skuad Garuda meraih prestasi terbaik di turnamen tersebut.

Pada Piala AFF 2026, Timnas Indonesia tergabung dalam Grup A bersama Singapura, Vietnam, Kamboja, dan Timor Leste. Skuad Garuda akan memulai perjuangannya dengan menghadapi Kamboja di Stadion Pakansari pada 27 Juli 2026.

EDITOR: Banu Adikara