JawaPos.com - Kabar kurang sedap datang dari sepak bola Tanah Air. Timnas Indonesia U-23 dipastikan tidak ambil bagian dalam ajang Asian Games 2026 di Aichi dan Nagoya, Jepang, pada September hingga Oktober mendatang.
Kabar tersebut disampaikan langsung oleh Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia, Erick Thohir. Kata dia, Indonesia tidak bisa ambil bagian dalam cabang olahraga sepak bola karena regulasi yang ada.
"Tidak. kan memang dari aturan Asian Games sudah ada keputusan seperti itu," kata Erick kepada wartawan termasuk JawaPos.com di kantor Kemenpora, Jakarta, Selasa (23/6/2026).
Hanya saja, Erick tidak mengungkap secara rinci regulasi yang dimaksud. Namun diyakini, keputusan tersebut mengarah pada regulasi baru pada cabor sepak bola untuk Asian Games.
Kabar soal Timnas Indonesia U-23 absen dalam ajang Asian Games 2026 sejatinya sudah mencuat sejak Februari lalu. Pasalnya, terdapat perubahan format yang dilakukan oleh Dewan Olimpiade Asia (OCA) dan Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC).
Aturan baru yang dimaksud terkait pembatasan peserta pada cabor sepak bola di Asian Games 2026. Mereka yang berhak tampil di ajang tersebut adalah negara yang lolos ke putaran final Piala Asia U-23 2026.
Baca Juga: Prediksi Starting XI Timnas Indonesia U-23 vs Brunei Darussalam U-23 di Piala AFF U23 2025
Regulasi ini sebenarnya sempat dirumorkan telah dihapus. ASEAN Football melansir, Komite Olimpiade Jepang (JOC) dan Komite Olimpiade Asia (OCA) telah sepakat menghapus kebijakan itu, karena menerima banyak surat keberatan dari negara-negara Asia lain.
Namun, pernyataan Erick telah memperjelas nasib Timnas Indonesia U-23. Garuda Muda dipastikan tidak akan terbang ke Nagoya untuk berpartisipasi, karena aturan itu nyatanya masih berlaku.
Sebagaimana diketahui, Timnas Indonesia U-23 gagal lolos ke putaran final Piala Asia U-23 2026. Skuad Garuda Muda gagal lolos ke putaran final karena finis sebagai runner-up di Grup J Kualifikasi Piala Asia U-23 2026.
Di babak kualifikasi, Timnas Indonesia U-23 tergabung di Grup J bersama Korea Selatan U-23, Laos U-23, dan Makau U-23. Berstatus sebagai tuan rumah, Garuda Muda harus puas finis runner-up dengan mengemas empat poin, sementara Korea Selatan U-23 finis sebagai juara grup dengan sembilan poin.