← Beranda
Blak-blakan! Bernardo Tavares Bongkar 2 Alasan Kenapa Jasa Ramadhan Sananta Dibutuhkan Persebaya Surabaya
Moch. Rizky Pratama Putra• Sabtu, 20 Juni 2026 | 05.39 WIB
Bernardo Tavares mulai merombak skuad Persebaya Surabaya melepas tujuh pemain asing. (Persebaya)

 

JawaPos.com — Ramadhan Sananta direkrut Persebaya Surabaya untuk Super League 2026/2027 bukan hanya karena ketajamannya sebagai penyerang Timnas Indonesia, tetapi juga karena Bernardo Tavares yakin sang pemain masih memiliki potensi besar yang belum sepenuhnya keluar.

Di Surabaya, pelatih asal Portugal itu ingin membantu Sananta kembali mencapai performa terbaik sekaligus menjadi senjata utama Green Force dalam mengejar target musim ini.

Kedatangan Ramadhan Sananta membawa harapan baru bagi lini depan Persebaya Surabaya setelah penyerang berusia 23 tahun itu resmi bergabung dengan status bebas transfer.

Ia datang usai mengakhiri petualangannya bersama DPMM FC di Liga Malaysia.

Bagi Bernardo Tavares, keputusan merekrut Sananta bukan sekadar menambah opsi di sektor penyerangan.

Ada dua alasan utama yang membuat mantan pelatih PSM Makassar tersebut begitu yakin terhadap kualitas pemain asal Kepulauan Riau itu.

Baca Juga: Pesan Haru Andie Peci untuk Azrul Ananda: Semoga Persebaya Surabaya Juara, Cak!

Mengapa Bernardo Tavares Sangat Yakin dengan Kualitas Ramadhan Sananta?

Alasan pertama adalah karena Bernardo Tavares memahami karakter Ramadhan Sananta secara mendalam. Keduanya pernah bekerja sama di PSM Makassar dan menjalin hubungan yang sangat baik selama beberapa musim.

Menurut Tavares, pemahaman terhadap karakter pemain menjadi faktor penting dalam proses pengembangan kemampuan di lapangan.

Karena sudah mengenal Sananta sejak awal karier profesionalnya berkembang, ia yakin bisa membantu sang striker kembali menemukan performa terbaik.

"Kami memahami karakter dan kualitas yang ia miliki. Sekarang tugas kami adalah membantunya kembali mengeluarkan kemampuan terbaiknya, sementara dia juga harus membantu tim mencapai target yang sudah ditetapkan," terangnya.

Pernyataan tersebut menunjukkan keyakinan besar pelatih berusia 46 tahun itu terhadap anak asuhnya.

Tavares merasa Sananta masih memiliki kapasitas untuk berkembang lebih jauh dibandingkan pencapaian yang sudah diraihnya selama ini.

Baca Juga: Bocor! Dihubungi Persebaya Surabaya, Dicky Kurniawan Langsung Telepon Keluarga: Responsnya Bikin Haru

Apa Kualitas yang Membuat Sananta Tetap Dipercaya?

Alasan kedua adalah kualitas yang dimiliki Ramadhan Sananta sebagai salah satu penyerang terbaik Indonesia saat ini.

Meski sempat mengalami periode yang tidak terlalu menonjol di Liga Malaysia, Tavares menilai kualitas pemain tidak akan hilang begitu saja.

Pengalaman bermain di level internasional bersama Timnas Indonesia menjadi salah satu bukti kapasitas yang dimiliki Sananta. Hingga saat ini, pemain tersebut telah mengoleksi 18 caps bersama skuad Garuda.

Tavares percaya Sananta masih mampu memberikan dampak besar jika mendapatkan lingkungan yang tepat dan kepercayaan penuh dari tim pelatih.

Karena itu, Persebaya Surabaya berupaya menciptakan kondisi yang memungkinkan sang penyerang kembali tampil maksimal.

"Saya percaya Sananta bisa tampil lebih baik lagi. Dia adalah pemain lokal, pemain tim nasional, dan jika berada dalam kondisi terbaiknya, dia mampu memberikan dampak besar bagi tim. Itulah yang kami harapkan darinya di Persebaya," tegasnya.

Kepercayaan tersebut bukan tanpa dasar. Saat masih membela PSM Makassar pada musim 2022/2023, Sananta tampil impresif dengan mencetak 11 gol dari 24 pertandingan dan membantu tim meraih gelar juara Liga 1.

Baca Juga: Breaking News! Reno Salampessy Batal ke Persebaya Surabaya, Jauh dari Keluarga Jadi Alasan Utama

Bagaimana Peran Bernardo Tavares dalam Karier Sananta?

Hubungan Bernardo Tavares dan Ramadhan Sananta sudah terjalin sejak keduanya berada di Makassar. Saat pertama kali datang ke PSM Makassar, nama Sananta belum terlalu dikenal di level nasional.

Namun, di bawah arahan Tavares, perkembangan sang pemain berlangsung sangat pesat. Ia berhasil menjelma menjadi salah satu penyerang lokal paling produktif dan akhirnya menembus Timnas Indonesia.

"Ramadhan Sananta adalah pemain yang berkembang pesat saat bekerja bersama saya di PSM Makassar. Ketika pertama kali datang, namanya belum banyak dikenal. Namun, seiring waktu ia mampu menunjukkan kualitasnya hingga menembus Timnas Indonesia," ujar Tavares.

Pengalaman sukses tersebut menjadi modal penting bagi keduanya untuk kembali bekerja sama di Persebaya Surabaya.

Tavares memahami apa yang dibutuhkan Sananta untuk berkembang, sementara sang pemain juga mengetahui metode latihan yang diterapkan pelatih asal Portugal tersebut.

Baca Juga: Gabriel Budi Blak-blakan, Agen Pemain Persebaya Surabaya Ungkap Sosok Paling Berkesan

Mengapa Sananta Memilih Persebaya Surabaya?

Di sisi lain, Ramadhan Sananta mengakui keberadaan Bernardo Tavares menjadi salah satu faktor utama yang membuat dirinya memilih Persebaya Surabaya.

Ia merasa memiliki kedekatan profesional dengan pelatih yang berjasa besar dalam perkembangan kariernya.

Sananta menilai Tavares sebagai sosok yang mampu memahami karakter pemain secara detail. Selain memberikan arahan teknis, pelatih tersebut juga dikenal piawai membangun mental dan kepercayaan diri pemainnya.

"Kehadiran Coach Bernardo Tavares juga menjadi salah satu faktor penting. Beliau adalah pelatih yang pernah membantu perkembangan karier saya dan memberikan kepercayaan besar kepada saya," ujar Sananta.

Pemain Timnas Indonesia itu juga mengaku banyak belajar selama bekerja bersama Tavares di PSM Makassar.

Pengalaman tersebut membuatnya optimistis bisa kembali menunjukkan performa terbaik bersama Persebaya Surabaya pada musim mendatang.

"Coach Tavares memiliki peran yang sangat besar dalam perjalanan karier saya. Beliau memahami karakter pemain dengan baik, selalu memberikan motivasi, dan membantu saya bermain lebih efektif. Saya merasa banyak berkembang berkat arahan beliau," tambahnya.

Kini, reuni Bernardo Tavares dan Ramadhan Sananta menjadi salah satu cerita menarik menjelang bergulirnya Super League 2026/2027.

Jika chemistry yang pernah terbangun di PSM Makassar kembali muncul di Surabaya, bukan tidak mungkin Sananta akan kembali menjadi mesin gol andalan Green Force.

EDITOR: Banu Adikara