← Beranda
Jelang Usia 100 Tahun, Persebaya Surabaya Tegaskan Komitmen Jadi Rumah untuk Semua
Moch. Rizky Pratama Putra• Kamis, 18 Juni 2026 | 23.34 WIB
Persebaya Surabaya merayakan hari jadi ke-99 melalui ziarah, doa bersama, dan berbagai kegiatan inklusif dengan mengusung semangat Persebaya untuk Semua. (Persebaya)

 

JawaPos.com — Persebaya Surabaya merayakan hari jadi ke-99 pada Kamis (18/6/2026) dengan mengusung semangat "Persebaya untuk Semua" di Surabaya. Perayaan yang diawali ziarah ke makam pendiri klub hingga melibatkan penyandang disabilitas ini menjadi penegasan komitmen Green Force menjaga kebersamaan menjelang usia satu abad.

Memasuki tahun ke-99, Persebaya Surabaya tidak sekadar merayakan bertambahnya usia klub.

Manajemen memilih menghadirkan rangkaian kegiatan yang sarat makna dan menegaskan identitas klub sebagai rumah bagi seluruh kalangan.

Perayaan dimulai dengan ziarah ke TPU Karang Tembok Surabaya untuk mengenang sekaligus mendoakan pendiri Persebaya Surabaya, M. Pamoedji.

Baca Juga: Resmi Berseragam Persebaya, Ramadhan Sananta Bidik Prestasi dan Target Tinggi Musim Depan

Sejumlah perwakilan tim hadir dalam kegiatan tersebut sebagai bentuk penghormatan terhadap sejarah panjang klub yang berdiri sejak 1927.

Bagaimana Persebaya Surabaya Memaknai Usia ke-99?

Persebaya Surabaya memaknai usia ke-99 sebagai momentum memperkuat semangat kebersamaan menjelang perayaan satu abad klub pada tahun depan.

Baca Juga: Menjelang Seabad, Persebaya Surabaya Ziarah ke Makam Pendiri demi Menjaga Api Perjuangan

Semangat itu dirangkum dalam kampanye "Persebaya untuk Semua" yang menjadi tema utama perayaan tahun ini.

Direktur Persebaya Surabaya Candra Wahyudi menegaskan semangat tersebut bukan sesuatu yang baru. Menurutnya, nilai itu telah menjadi bagian dari perjalanan klub selama bertahun-tahun.

"Menjelang usia satu abad, kami mengusung semangat Persebaya untuk Semua. Semangat ini bukan sesuatu yang baru, melainkan nilai yang selama ini terus kami jalankan. Persebaya harus bisa menjadi rumah bagi semua kalangan yang mencintai klub ini," kata Candra.

Setelah ziarah, seluruh rangkaian acara dilanjutkan di Stadion Gelora 10 November Surabaya.

Stadion bersejarah tersebut menjadi lokasi ramah tamah bersama Bonek dan Bonita, penyerahan penghargaan kepada pengguna aktif aplikasi Persebaya Selamanya, doa lintas agama, hingga pemotongan tumpeng.

Baca Juga: Persebaya Surabaya Juara! Harapan Besar Bonek di Hari Ulang Tahun ke-99

Perayaan juga menghadirkan Difabel Football Clinic yang melibatkan Persebaya Academy. Kegiatan tersebut menjadi simbol keterbukaan klub terhadap seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali.

Mengapa Penyandang Disabilitas Menjadi Bagian Penting Perayaan?

Persebaya Surabaya ingin memastikan sepak bola dapat dinikmati semua kalangan, termasuk penyandang disabilitas.

Karena itu, keterlibatan mereka dalam perayaan ulang tahun menjadi bagian dari komitmen yang telah dijalankan selama beberapa musim terakhir.

Klub secara konsisten membuka akses yang lebih nyaman bagi penyandang disabilitas saat pertandingan kandang berlangsung.

Langkah tersebut membuat mereka bisa menikmati atmosfer pertandingan secara langsung bersama ribuan suporter lainnya.

Komitmen inklusivitas itu sejalan dengan visi "Persebaya untuk Semua". Klub ingin memastikan tidak ada kelompok yang merasa terpinggirkan dalam perjalanan menuju usia satu abad.

Tidak hanya itu, Persebaya Surabaya juga terus mendukung berbagai kegiatan yang digagas komunitas suporter.

Program-program tersebut diarahkan untuk memperkuat persaudaraan antarsesama Bonek dan Bonita sekaligus membangun hubungan yang harmonis dengan kelompok suporter klub lain.

Manajemen meyakini rivalitas sepak bola seharusnya hanya berlangsung selama 90 menit di lapangan. Di luar pertandingan, yang harus dijaga adalah rasa saling menghormati dan persaudaraan antarsuporter.

Baca Juga: Persebaya Perkuat Identitas Klub Jelang Perayaan 100 Tahun, Bernardo Tavares Andalkan Putra Lokal Surabaya!

Green Force Run Jadi Simbol Persatuan Suporter

Salah satu wujud nyata semangat kebersamaan itu adalah Green Force Run yang kembali digelar tahun ini pada 28 Juni 2026.

Event tersebut tidak hanya menjadi ajang olahraga, tetapi juga sarana mempererat hubungan antarkomunitas suporter dari berbagai daerah.

Melalui kegiatan itu, Persebaya Surabaya mengajak para pendukung datang ke Surabaya untuk menikmati olahraga bersama.

Kehadiran suporter dari berbagai kota diharapkan memperkuat pesan persatuan yang selama ini terus digaungkan klub.

Momentum ulang tahun juga dimanfaatkan manajemen untuk menyampaikan apresiasi kepada Bonek dan Bonita.

Dukungan tanpa henti yang diberikan selama ini dianggap sebagai salah satu kekuatan terbesar yang membuat Persebaya Surabaya terus berkembang.

"Kami mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada Bonek dan Bonita yang selalu setia membersamai Persebaya dalam berbagai situasi. Dukungan mereka adalah kekuatan utama yang membuat Persebaya terus berkembang dan berjuang untuk menjadi lebih baik," ujar Candra.

Apresiasi serupa diberikan kepada para sponsor dan mitra yang telah mendukung perjalanan klub. Beberapa partner bahkan telah mendampingi Persebaya Surabaya sejak kembali tampil di Liga 1 Indonesia.

Baca Juga: Jalani 125 Penampilan bersama Persik Kediri, Yusuf Meilana kini Resmi Berseragam Persebaya Surabaya

Kado Istimewa dari Pemkot Surabaya dan Target Juara Musim Baru

Perayaan ulang tahun ke-99 juga mendapat perhatian khusus dari Pemerintah Kota Surabaya.

Sehari sebelum perayaan, jajaran manajemen Persebaya Surabaya bertemu Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi untuk membahas kolaborasi yang terus diperkuat.

Dalam pertemuan tersebut, Eri menegaskan Persebaya Surabaya merupakan bagian penting dari identitas Kota Surabaya. Karena itu, hubungan antara pemerintah kota dan klub harus terus terjaga pada masa mendatang.

"Saya ingin meninggalkan legacy bahwa siapa pun yang menjadi Wali Kota Surabaya nantinya harus dekat dengan Persebaya dan tidak boleh menjaga jarak. Sebab Persebaya sudah menjadi bagian dari Surabaya dan menjadi kebanggaan masyarakat kota ini," ujar Eri.

Tahun ini Pemkot Surabaya memberikan sejumlah kado spesial berupa tiga mural perjalanan 99 tahun Persebaya Surabaya di kawasan Jalan Yono Suwoyo.

Selain itu, revitalisasi kompleks bersejarah Lapangan Karanggayam dan Mes Persebaya di belakang Stadion Gelora 10 November juga telah dituntaskan.

Menatap musim baru, manajemen menegaskan fokus utama tetap pada peningkatan prestasi tim. Penyusunan skuad dilakukan berdasarkan kebutuhan tim dan rekomendasi tim pelatih yang dipimpin Bernardo Tavares.

"Kami memahami ekspektasi besar yang dimiliki Bonek dan Bonita. Karena itu kami terus bekerja keras mempersiapkan tim sebaik mungkin," tegas Candra.

Perayaan ulang tahun ke-99 juga diwarnai pemberian penghargaan kepada pengguna aktif aplikasi Persebaya Selamanya.

Untuk kategori Tebak Skor, penghargaan diberikan kepada Fa'at Misuto, Emmanuel Dede, dan Muh. Rizal Alfaruq, sedangkan kategori Tebak Line Up dimenangkan Edy Purwantoko, Bagus Susilo, dan Wahyu Aji Pamungkas.

EDITOR: Banu Adikara