JawaPos.com - PSIS Semarang dikabarkan selangkah lagi mendapatkan tambahan kekuatan penting untuk menghadapi kompetisi Liga 2 musim 2026/2027.
Nama yang santer disebut akan bergabung dengan tim berjuluk Mahesa Jenar adalah Syahrian Abimanyu, gelandang berpengalaman yang pernah memperkuat Timnas Indonesia di berbagai kelompok umur hingga level senior.
Kabar tersebut langsung menarik perhatian pecinta sepak bola nasional. Pasalnya, Abimanyu bukanlah pemain sembarangan.
Meski musim lalu memperkuat Persik Kediri di BRI Super League, pemain asal Banjarnegara, Jawa Tengah, itu memiliki rekam jejak yang cukup panjang baik di level klub maupun tim nasional.
Baca Juga: Berikut Statistik Permainan, Gol, dan Assist 4 Pemain Persebaya Surabaya yang Perpanjang Kontrak
Jika transfer ini benar terwujud, PSIS akan mendapatkan pemain dengan kualitas dan pengalaman yang sangat berharga dalam upaya mereka kembali bersaing di kasta tertinggi sepak bola Indonesia.
Lahir pada 27 April 1999, Syahrian Abimanyu dikenal sebagai gelandang serbabisa. Dengan tinggi badan 1,71 meter, ia mampu bermain sebagai gelandang tengah, gelandang bertahan, maupun gelandang serang. Fleksibilitas tersebut menjadi salah satu keunggulan yang membuatnya selalu dibutuhkan oleh tim yang dibelanya.
Selain itu, nilai pasar pemain ini juga masih cukup tinggi. Saat ini Abimanyu memiliki market value yang diperkirakan mencapai Rp2,17 miliar, angka yang menunjukkan kualitas dan pengalaman yang dimilikinya.
Perjalanan sepak bola Abimanyu dimulai sejak usia muda. Ia sempat menimba ilmu di sejumlah akademi ternama, termasuk Real Betis Academy, Jakarta Football Academy, hingga Levante pada periode 2016-2017. Setelah itu, ia melanjutkan perkembangan kariernya bersama Persija Jakarta U-19 pada 2017.
Karier profesionalnya dimulai bersama Sriwijaya FC pada musim 2017 hingga 2019. Bersama klub asal Sumatera Selatan tersebut, ia mencatatkan delapan penampilan dan mencetak satu gol.
Penampilan menjanjikan itu membuat Madura United merekrutnya pada musim 2019-2020. Di klub tersebut, Abimanyu tampil sebanyak 20 pertandingan dan menjadi salah satu gelandang muda yang mendapat perhatian di Liga 1.
Petualangan kariernya kemudian berlanjut ke luar negeri. Pada musim 2021-2022, ia bergabung dengan klub raksasa Malaysia, Johor Darul Ta'zim. Meski hanya tampil dua kali, pengalaman bermain di salah satu klub terbaik Asia Tenggara menjadi modal berharga dalam perjalanan kariernya.
Pada tahun yang sama, Abimanyu juga sempat dipinjamkan ke klub Australia, Newcastle Jets. Bersama tim yang berlaga di kompetisi A-League tersebut, ia mencatatkan tiga penampilan.
Baca Juga: Timnas Inggris Bantai Kosta Rika, Thomas Tuchel: Semuanya Bermain Bagus
Sekembalinya ke Indonesia, Abimanyu memperkuat Persija Jakarta selama periode 2022 hingga 2025.
Bersama Macan Kemayoran, ia tampil dalam 78 pertandingan dan menyumbangkan dua gol. Setelah itu, ia bergabung dengan Persik Kediri pada musim 2025 dan mencatatkan tujuh penampilan.
Tak hanya berkiprah di level klub, Abimanyu juga menjadi bagian penting dalam perjalanan Timnas Indonesia. Ia pernah memperkuat Timnas U-16 pada 2013 dengan catatan dua pertandingan dan satu gol.
Di level U-19, ia tampil sebanyak 18 kali dan mencetak dua gol pada periode 2016 hingga 2018. Sementara bersama Timnas U-23, Abimanyu mengoleksi 18 penampilan dan satu gol antara 2019 hingga 2022.
Kariernya di Timnas Senior Indonesia berlangsung pada periode 2021 hingga 2023. Dari 12 penampilan yang dijalani, ia berhasil mencetak satu gol.
Gol tersebut tercipta saat Indonesia menghadapi Brunei Darussalam dalam ajang Piala AFF 2022 yang berakhir dengan kemenangan telak 7-0.
Sepanjang kariernya, Abimanyu juga mengoleksi sejumlah prestasi. Bersama Johor Darul Ta'zim, ia meraih gelar Liga Super Malaysia 2021.
Sementara di level tim nasional, ia pernah menjadi runner-up Piala AFF 2020 bersama Timnas Indonesia senior serta meraih medali perak SEA Games 2019 dan medali perunggu SEA Games 2021 bersama Timnas U-23.
Dengan pengalaman bermain di Indonesia, Malaysia, dan Australia, kehadiran Syahrian Abimanyu diyakini dapat meningkatkan kualitas lini tengah PSIS Semarang.
Jika resmi bergabung, pemain asal Banjarnegara itu berpotensi menjadi salah satu transfer paling menarik di Liga 2 musim 2026/2027 sekaligus memberikan harapan baru bagi ambisi Mahesa Jenar untuk kembali ke kompetisi kasta tertinggi sepak bola nasional.