JawaPos.com — Persebaya Surabaya kini mulai mencari pewaris nomor punggung 10 setelah resmi ditinggalkan Bruno Moreira yang memutuskan melanjutkan karier di luar Indonesia. Kepergian pemain asal Brasil itu tak hanya meninggalkan lubang di sektor serang Green Force, tetapi juga membuka perdebatan di kalangan Bonek mengenai siapa sosok paling layak mengenakan nomor ikonik tersebut pada Super League 2026/2027.
Bruno Moreira mengakhiri kebersamaannya dengan Persebaya Surabaya setelah menjalani empat musim yang penuh warna.
Pemain berusia 27 tahun itu menjadi salah satu figur penting dalam perjalanan Green Force sejak pertama kali bergabung pada musim 2021/2022.
Keputusan hengkang sebenarnya bukan karena faktor finansial. Berdasarkan informasi yang diperoleh JawaPos.com, Persebaya Surabaya sempat menawarkan nilai kontrak yang lebih tinggi untuk mempertahankannya.
Baca Juga: 7 Pemain Baru Masuk! Bruno Moreira Hengkang, Ini Prediksi Starting XI Persebaya
Mengapa Bruno Moreira Memilih Pergi?
Ada tiga alasan utama yang membuat Bruno Moreira memutuskan berpisah dengan Persebaya Surabaya. Pertama, ia ingin melanjutkan karier di luar negeri dan mencari tantangan baru dalam perjalanan profesionalnya.
Alasan kedua berkaitan dengan ambisi bermain di level tertinggi Asia. Bruno Moreira ingin tampil di kompetisi ACL Elite, sementara musim depan tidak ada satu pun klub Indonesia yang berlaga di ajang tersebut.
Meski mendapat tawaran gaji lebih besar dari Persebaya Surabaya, keputusan sang pemain tidak berubah.
Pilihannya tetap mengarah pada kesempatan bermain di luar Indonesia sekaligus mengejar pengalaman tampil di kompetisi elite Asia.
Melalui akun Instagram pribadinya, Bruno Moreira menyampaikan pesan perpisahan yang emosional kepada klub, kota Surabaya, serta Bonek dan Bonita.
"Empat tahun bersama klub ini, kota ini, dan para penggemar ini. Jika saya bisa mengubah apa pun tentang perjalanan ini, akankah saya? Sama sekali tidak," tulisnya.
Ia juga mengungkapkan rasa terima kasih kepada seluruh elemen klub yang telah menjadi bagian penting dalam perjalanan kariernya.
Bruno bahkan menegaskan akan selalu membawa kenangan bersama Persebaya Surabaya ke mana pun langkah berikutnya membawanya.
"Musim depan, aku akan memulai babak baru di luar Indonesia. Jika aku bisa kembali ke masa lalu, aku akan melakukan semuanya persis sama," lanjutnya.
Baca Juga: Bocor! 3 Alasan Krusial Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Nomor Dua Jadi Kunci Utama
Statistik Fantastis Sang Pemilik Nomor 10
Kepergian Bruno Moreira tentu meninggalkan standar tinggi bagi calon pewaris nomor 10 berikutnya. Selama empat musim bersama Persebaya Surabaya, kontribusinya sangat konsisten di lini depan.
Pada musim 2025/2026, Bruno mencatatkan 12 gol dan 8 assist dari 28 pertandingan Super League. Catatan tersebut menjadi yang terbaik sepanjang kariernya bersama Green Force.
Musim sebelumnya, ia menyumbang 10 gol dan 3 assist dari 31 laga. Pada musim 2023/2024, Bruno juga membukukan 10 gol dan 4 assist dalam 31 pertandingan.
Sementara pada musim debutnya tahun 2021/2022, ia mencetak 7 gol dan 3 assist dari 29 pertandingan. Jika ditotal, Bruno Moreira mengoleksi 39 gol dan 18 assist dalam 119 pertandingan liga bersama Persebaya Surabaya.
Data Transfermarkt juga menunjukkan nilai pasar Bruno Moreira saat ini mencapai Rp 7,82 miliar.
Angka tersebut menegaskan statusnya sebagai salah satu pemain asing paling berpengaruh yang pernah dimiliki Persebaya Surabaya dalam beberapa tahun terakhir.
Nomor 10 yang Selalu Identik dengan Pemain Istimewa
Nomor punggung 10 memiliki sejarah panjang di Persebaya Surabaya. Angka tersebut hampir selalu diberikan kepada pemain kreatif yang mampu menjadi pembeda dalam pertandingan.
Sebelum Bruno Moreira, nomor itu pernah dikenakan oleh nama-nama seperti Zé Valente, Higor Vidal, Taisei Marukawa, Makan Konate, Damián Lizio, hingga Robertino Pugliara.
Deretan nama tersebut menunjukkan nomor 10 bukan sekadar angka di punggung pemain. Nomor itu identik dengan kreativitas, kepemimpinan, dan kemampuan menciptakan perbedaan di lapangan.
Bruno Moreira sendiri mulai mengenakan nomor 10 sejak musim 2024/2025. Ia berhasil menjaga prestise nomor tersebut melalui performa konsisten serta kontribusi penting dalam perjalanan Green Force.
Baca Juga: Breaking News! Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Wariskan 39 Gol yang Sulit Dilupakan
Rivera Jadi Kandidat Favorit Pilihan Bonek?
Menariknya, diskusi mengenai pewaris nomor 10 langsung ramai di media sosial setelah kabar kepergian Bruno Moreira muncul.
Banyak Bonek mulai menyuarakan satu nama yang dianggap paling layak melanjutkan tradisi tersebut.
Nama yang paling sering disebut adalah Francisco Rivera. Gelandang kreatif itu dinilai memiliki karakter permainan yang cocok dengan filosofi nomor 10.
"Rivera no 10 seharusnya," tulis salah satu Bonek di kolom komentar akun fanbase @infopsby.
Komentar serupa juga bermunculan dari suporter lain. "Rivera," tulis seorang Bonek yang ikut memberikan prediksi mengenai pemilik nomor punggung 10 musim depan.
Meski belum ada keputusan resmi dari manajemen, nama Rivera memang menjadi kandidat terkuat berdasarkan aspirasi suporter saat ini.
Dengan kemampuan mengatur permainan dan kreativitasnya di lini tengah, ia dianggap mampu meneruskan warisan yang ditinggalkan Bruno Moreira.
Kini menarik menanti keputusan Persebaya Surabaya dalam menentukan pemilik nomor paling prestisius di skuad mereka.
Setelah ditinggal salah satu pemain terbaik dalam empat musim terakhir, nomor 10 Green Force kembali mencari sosok baru yang siap memikul ekspektasi besar dari ribuan Bonek dan Bonita.