← Beranda
Untaian Doa Bonek dan Bonita Iringi Kepergian Bruno Moreira, Kapten Persebaya Surabaya Wariskan Sejarah
Moch. Rizky Pratama PutraRabu, 3 Juni 2026 | 02.52 WIB
Bruno Moreira mengucapkan salam perpisahan kepada Bonek dan Bonita setelah empat musim membela Persebaya Surabaya dengan torehan 39 gol dan 18 assist. (Persebaya)

 

JawaPos.com — Bruno Moreira resmi mengakhiri perjalanannya bersama Persebaya Surabaya pada Selasa (2/6/2026) setelah empat musim penuh kenangan bersama Green Force. Keputusan sang kapten meninggalkan Surabaya memicu gelombang doa, ucapan terima kasih, dan harapan terbaik dari Bonek dan Bonita yang selama ini menjadi saksi perjuangannya dalam 119 pertandingan resmi.

Selama empat musim membela Persebaya Surabaya, Bruno Moreira bukan sekadar pemain asing biasa.

Penyerang asal Brasil itu menjelma menjadi pemimpin di lapangan, ikon perjuangan tim, sekaligus sosok yang memiliki hubungan emosional kuat dengan para suporter.

Keputusan Bruno meninggalkan Persebaya Surabaya sebenarnya bukan karena faktor finansial.

Berdasarkan informasi yang didapatkan JawaPos.com, pemain berusia 27 tahun tersebut memilih melanjutkan karier di luar Indonesia demi mengejar tantangan baru yang dianggap lebih sesuai dengan target kariernya.

Baca Juga: Resmi Tinggalkan Persebaya Surabaya, Pesan Menyentuh Bruno Moreira Bikin Bonek dan Bonita Banjir Air Mata

Mengapa Bruno Moreira Memilih Pergi?

Bruno Moreira memiliki tiga alasan utama di balik keputusannya meninggalkan Persebaya Surabaya. Pertama, ia memilih melanjutkan karier di luar negeri setelah menghabiskan empat musim berkesan bersama Green Force.

Alasan kedua berkaitan dengan ambisinya bermain di kompetisi level tertinggi Asia, yakni ACL Elite.

Saat ini tidak ada satu pun klub Indonesia yang tampil di kompetisi tersebut sehingga kesempatan Bruno untuk mewujudkan impian itu harus dicari di luar negeri.

Menariknya, faktor ekonomi bukan penyebab kepergian sang kapten.

Persebaya Surabaya disebut sempat menawarkan nilai kontrak yang lebih tinggi untuk mempertahankannya, namun keputusan Bruno tetap tidak berubah karena prioritas utamanya adalah tantangan baru dan kesempatan tampil di ACL Elite.

Keputusan itu sekaligus menegaskan profesionalisme Bruno dalam menentukan arah kariernya. Ia memilih mengejar target olahraga yang lebih besar dibanding sekadar mempertimbangkan nominal kontrak.

Baca Juga: 3 Bomber Green Force! Yann Mabella Ikut Ramadhan Sananta dan Miguel Pereira Gabung Persebaya Surabaya

Pesan Perpisahan yang Menyentuh Hati

Melalui akun Instagram pribadinya, Bruno Moreira menyampaikan pesan panjang yang penuh emosi kepada klub, kota Surabaya, dan para suporter.

Dalam pesannya, ia mengenang perjalanan empat tahun yang dipenuhi kegagalan, kemenangan, pelajaran hidup, dan proses menjadi pribadi yang lebih baik.

“Empat tahun. Empat tahun bersama klub ini, kota ini, dan para penggemar ini,” tulis Bruno membuka pesan perpisahannya.

Pemain kelahiran Cajamar, Brasil, itu mengaku tidak ingin mengubah satu pun bagian dari perjalanan yang telah dilaluinya bersama Persebaya Surabaya.

Menurutnya, setiap kesalahan, kemenangan, kekalahan, hingga keberhasilan membentuk dirinya menjadi pemain dan pribadi yang lebih matang.

Bruno juga mengungkapkan kebanggaannya pernah dipercaya menjadi pemimpin di klub sebesar Persebaya Surabaya.

Ia menyebut pengalaman menjadi kapten mengajarkannya satu hal penting, yakni tidak ada individu yang lebih besar daripada tim.

“Terima kasih, Bonek & Bonita, atas setiap dukungan, setiap nyanyian, dan setiap momen tak terlupakan. Aku akan selalu membawa kalian bersamaku,” tulis Bruno.

Pada bagian akhir pesannya, Bruno memastikan musim depan akan memulai babak baru di luar Indonesia. Kalimat itu sekaligus menjadi penegasan petualangan berikutnya akan berlangsung di kompetisi luar negeri.

Baca Juga: Bocor! 3 Alasan Krusial Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Nomor Dua Jadi Kunci Utama

Banjir Ucapan Haru dari Bonek dan Bonita

Tak lama setelah unggahan tersebut dipublikasikan, kolom komentar langsung dipenuhi ribuan respons dari suporter.

Mayoritas Bonek dan Bonita menyampaikan rasa terima kasih atas dedikasi luar biasa yang telah diberikan Bruno selama berseragam Persebaya Surabaya.

Salah satu komentar yang paling banyak mendapat perhatian berbunyi, “Pria hebat dengan janjinya. Obrigado, Bruno si anak baik.”

Komentar lain juga bernada serupa. “Terima kasih Bruno, sukses di perjalanan barunya,” tulis seorang Bonek.

Ucapan “Obrigado Bruno” dan “Terima kasih Bruno, sukses selalu” juga terus bermunculan dari berbagai akun.

Banyak suporter berharap suatu saat nanti sang kapten dapat kembali ke Surabaya, baik sebagai pemain maupun dalam peran lain.

Bahkan ada pula pesan berbahasa Inggris yang menggambarkan besarnya penghormatan kepada Bruno. “Thanks Capt! Wishing you success and happiness in your next chapter,” tulis salah satu suporter.

Baca Juga: Breaking News! Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Wariskan 39 Gol yang Sulit Dilupakan

Warisan 119 Laga dan 39 Gol untuk Green Force

Kepergian Bruno Moreira meninggalkan catatan statistik yang sulit dilupakan. Dalam dua periode pengabdiannya pada musim 2021/2022 dan 2023 hingga 2026, ia mencatatkan 119 penampilan resmi bersama Persebaya Surabaya.

Dari total penampilan tersebut, Bruno berhasil menyumbang 39 gol dan 18 assist. Kontribusi itu menjadikannya salah satu pemain asing paling berpengaruh dalam sejarah modern klub.

Musim terbaiknya dari sisi produktivitas terjadi pada Super League 2025/2026. Bruno mencetak 12 gol dan 8 assist dalam 28 pertandingan dengan total 2.350 menit bermain.

Pada musim 2024/2025, ia menorehkan 10 gol dan 3 assist dari 31 laga. Sementara pada musim 2023/2024, Bruno kembali mengoleksi 10 gol dan 4 assist dalam 31 pertandingan.

Ketika pertama kali memperkuat Persebaya Surabaya pada musim 2021/2022, ia langsung memberi dampak dengan mencetak 7 gol dan 3 assist dari 29 laga.

Konsistensi itulah yang membuatnya akhirnya dipercaya mengenakan ban kapten dan menjadi pemimpin tim.

Saat meninggalkan Surabaya, Bruno juga masih tercatat memiliki nilai pasar sekitar Rp 7,82 miliar berdasarkan data Transfermarkt.

Namun bagi Bonek dan Bonita, nilai terbesar Bruno tidak terletak pada angka tersebut, melainkan dedikasi, loyalitas, dan kenangan yang ditinggalkannya selama empat musim membela kebanggaan Kota Pahlawan.

EDITOR: Banu Adikara